kumparan
16 September 2019 20:56

Timnas U-16 Hantam Filipina Empat Gol Tanpa Balas

Indonesia U-16 vs Filipina U-16, Ahmad Athallah
Pemain Timnas Indonesia U-16 Ahmad Athallah melakukan seleberasi usai mencetak gol saat pertandingan laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9/2019). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Laga perdana Indonesia U-16 di Grup G Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 berakhir dengan kemenangan. Skuat berjuluk 'Garuda Asia' itu berhasil menekuk Filipina U-16 dengan skor 4-0.
ADVERTISEMENT
Indonesia tampak kebingungan mencari celah menembus pertahanan tim tamu pada lima menit pertama pertandingan. Anak-anak asuh Bima Sakti Tukiman itu pun lebih sering menguasai bola di daerah sendiri.
Kepercayaan diri menguasai bola di wilayah lawan pun belum tumbuh. Marselino Ferdinan dan kolega lebih memilih melepaskan umpan panjang dari belakang ke depan.
Keberanian menekan lawan baru muncul pada menit kedelapan. Berhasil menguasai bola di garis pertahanan Filipina, Valeroen langsung melepas umpan terobosan kepada Elvateeh Varesia yang berdiri bebas di kotak penalti. Sayang, tendangan Elvateeh berhasil diblok kiper Emmanuel Martin Puno.
'Garuda Asia' kembali mendapat peluang pada menit ke-16. Operan jarak jauh Kadek Arel dari garis pertahanan mendarat di kaki Elvateeh yang berada di sisi kanan pertahanan Filipina.
ADVERTISEMENT
Pemain bernomor 16 itu langsung mengirim umpan silang menuju Ahmad Athallah Araihan. Meski bek Filipina berusaha menyapu bola, si kulit bulat malah berhasil dikuasai Valeroen. Tanpa pikir panjang gelandang bernomor 21 itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya masih melambung.
Tiga menit berselang, Indonesia mendapat peluang emas. Felix dari sisi kiri melakukan penetrasi dan melepaskan umpan silang. Araihan yang sudah menunggu bebas di kotak penalti menyambut dengan sundulan. Lagi-lagi, belum mengubah skor karena sundulan melebar tipis.
Semenit berikutnya 'Garuda Asia' menciptakan tembakan ke gawang lewat aksi Raka Cahyana Rizky. Dua peluang pada menit ke-28 dan 35 dibuat anak asuh Bima Sakti melalui sundulan Araihan dan Felix. Namun, usaha keduanya cuma melahirkan tendangan gawang dan sepak pojok.
ADVERTISEMENT
Filipina bukan tanpa kesempatan mencetak gol ke gawang Indonesia. Anak asuh Roxy Dorlas itu sebetulnya mampu menggetarkan gawang Garuda Asia lewat skema tendangan bebas. Sayang, wasit lebih dulu mengangkat bendera offside.
Valeroen dan kawan-kawan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Adalah Araihan yang menjadi pemeran utama terjadinya gol.
Bola liar di luar kotak penalti berhasil dikuasainya. Ia cukup membalikkan badan lalu memutuskan menembak jarak jauh. Gol! Bola meluncur deras ke kanan atas kiper Adrian de Sola yang baru masuk menggantikan Puno.
Pada babak kedua, Indonesia makin menjauh dari kejaran Filipina. Dua gol dilesakkan 'Garuda Asia' pada menit ke-46 dan 52.
Satu menit setelah sepak mula, Indonesia langsung menekan. Operan pendek Alfin Farhan Lestaluhu dari sisi kanan diterima Raka. Pemain bernomor 17 itu langsung mengirim umpan mendatar ke Marselino Ferdinan yang tengah bebas di tengah.
ADVERTISEMENT
Tanpa menahan, Marselino langsung melepaskan tembakan. Sepakan mendatar itu meluncur deras tanpa bisa dihalau De Sola.
Gol ketiga dicetak Alfin setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti Filipina. Bola tanpa penguasaan mengalir ke sisi kiri kotak 12 pas. Alfin langsung menyambar bola tersebut dengan sepakan keras.
Unggul tiga gol, Indonesia makin percaya diri dalam bermain. Anak asuh Bima Sakti lebih berani menguasai bola di wilayah lawan.
Tercatat, beberapa peluang emas tercipta. Salah satu kesempatan yang nyaris berbuah gol ialah pada menit ke-64. Raka berhasil melewati bek lawan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Ia lantas mengarahkan bola mendatar ke tiang jauh. Namun, bola sempat mengenai kaki kiper Filipina sehingga membuat bergulir lambat. Bek tamu langsung sigap menyapu bola sebelum melewati garis gawang, Filipina lagi-lagi tak diberi kesempatan menyerang. Mereka sama sekali tak menciptakan peluang.
ADVERTISEMENT
Dalam kondisi terus ditekan Indonesia, anak asuh Dorlas kebobolan lagi pada menit ke-78. Lini kedua Garuda Asia melepas umpat lambung yang berhasil ditahan Valeroen dengan dadanya.
Ia berhasil melewati kiper lawan, tapi bola tidak dapat dikontrol. Bola lantas meluncur mengenai tiang dan langsung disapu bek Filipina. Hanya saja, sapuan tersebut tidak sempurna dan malah lebih dekat ke Wahyu Agong Drajat.
Pemain bernomor 9 itu langsung menyambut bola liar dengan tendangan voli. Gol! Indonesia unggul 4-0.
Skor itu bertahan hingga laga usai. Timnas U-16 berhasil memperpanjang rekor tak terkalahkan ketika berjumpa Filipina. Sebelumnya, Indonesia juga mampu menekuk Filipina di Piala AFF U-16 2019 lalu dengan skor sama, 4-0.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan