kumparan
7 September 2019 17:43

Timnas U-19 Kalah 2-4 dari Iran

Timnas Indonesia U-19, timnas Iran U-19
Pemain Timnas U-19 Indonesia, Beckham Putra Nugraha (kedua kiri), berebut bola dengan dengan pemai Timnas Iran U-19 pada pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Laga persahabatan melawan Timnas U-19 Iran di Stadion Patriot Chandrabhaga, Sabtu (7/9/2019), sore WIB, berakhir tak sesuai harapan untuk Timnas U-19 Indonesia. Tampil dengan tim lapis kedua, 'Garuda Muda' takluk 2-4.
ADVERTISEMENT
Gol-gol Iran U-19 diciptakan oleh Yassin Salmani, Aria Barzegar, Ali Sobhani, dan Mahadi Hashemnezhad. Sementara, gol Timnas U-19 muncul berkat Fatur Rahman dan Bagus Kahfi.
*
Timnas U-19 menurunkan sejumlah pemain cadangan dalam sistem 4-3-3. Sehingga, jangan kaget jika saudara kembar, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, hingga David Septian Maulana malah berada di bench.
Risky Muhammad dipercaya menjaga gawang, sementara back-four 'Garuda Muda' dipimpin oleh Rizky Ridho. Di lini tengah ada Beckham Putra. Kemudian hadir Muhammad Fajar Fatur Rachman, Saddam Gafar, Mochamad Supriadi sebagai ujung tombak Timnas U-19.
Iran juga tampil dalam sistem 4-3-3. Dalam urusan mencetak gol, pasukan Abbas Chamanyan ini bergantung pada trio Mahadi Hashemnezhad-Aria Barzegar-Mahdi Mohammad Ahmadi.
ADVERTISEMENT
Timnas Indonesia U-19, timnas Iran U-19 (NOT COVER)
Pemain Timnas U-19 Indonesia berpose sebelum pertandingan persahabatan melawan Timnas U-19 Iran di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Terlihat celah di mana-mana dalam permainan Timnas U-19 sepanjang babak pertama. Dalam urusan bertahan, skuat besutan Fakhri Husaini ini sempat menciptakan blunder pada menit ke-15.
Alih-alih merebut bola dengan bersih, Rizky malah menjatuhkan Yassin Salmani di kotak penalti. Wasit melihat kejadian ini, penalti diberikan untuk Iran U-19, dan Salmani mampu menyelesaikan tugasnya dengan dingin.
Ketika menyerang pun, Timnas U-19 kesulitan menembus jantung pertahanan lawan. Setiap kali diserang, Iran U-19 selalu berusaha menggiring Beckham Putra cs. menuju ke tepi lapangan.
Baru pada menit ke-37 Timnas U-19 sukses menembus kotak penalti. Sayangnya, kala itu, umpan pendek Supriadi disapu bersih Ahmad Reza.
Karena serangan Timnas U-19 terus mandek, Beckham memutuskan untuk mendribel bola seorang diri ke kotak penalti di akhir babak pertama. Sayangnya, aksi ini berhasil dipatahkan berkat koordinasi back-four Iran yang solid.
ADVERTISEMENT
Tertinggal 0-1 pada babak pertama, Timnas U-19 melakukan pergantian pemain. Saddam keluar, Bagus Kahfi masuk. Langkah ini nyatanya membuahkan gol untuk Timnas U-19 pada menit ke-47.
Menariknya, skema gol ini mirip betul dengan skema latihan pada Jumat (6/9/2019). Iran melancarkan serangan cepat, tetapi dipatahkan Timnas U-19. Kemudian Timnas U-19 melancarkan serangan balik cepat dan terorganisir dari sisi kiri yang berujung assist Beckham ke Fatur Rahman.
Sayangnya, Timnas U-19 kembali tertinggal 1-2 akibat gol Ali Sobhani pada menit ke-52. Lagi-lagi skema bola mati masih menjadi momok bagi Timnas U-19. Gol dengan cara serupa diciptakan Aria Barzegar lima menit berselang.
Tertinggal 1-3 membikin Timnas U-19 makin agresif untuk mencetak gol. Namun, agresivitas ini membuat mereka tak sadar betapa hancurnya struktur lini belakang mereka. Alhasil, serangan balik dilancarkan Iran pada menit ke-61 berbuah gol Mahadi Hashemnezhad dalam situasi satu lawan satu.
ADVERTISEMENT
Timnas U-19 masih berusaha mencetak gol. Sesekali Beckham menebar bahaya melalui umpan dan aksi dribelnya. Gol pada akhirnya tercipta. Catatannya, ini bukan dari penyelesaian akhir pemain Persib ini, melainkan melalui Bagus pada menit ke-87.
Setelah gol ini, Timnas U-19 terlihat makin getol menyerang. Di akhir pertandingan, lagi-lagi Bagus mendapatkan kans emas untuk mencetak gol via serangan balik. Namun, akurasi masih menjadi masalah pemain kelahiran Magelang ini. Laga ini pun berakhir dengan skor 2-4 bagi Timnas U-19.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan