kumparan
1 November 2018 20:46

Timnas U-23 Asian Games Jadi Tulang Punggung di Piala AFF

Indonesia vs Myanmar , Irfan Jaya
Pemain timnas Indonesia, Irfan Jaya (kanan) berusaha merebut bola dalam pertandingan uji coba antara Indonesia vs Myanmar di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (10/10). (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Tak bisa dipungkiri ada sentuhan Luis Milla di skuat Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Sebanyak 16 dari 23 pemain yang mengikuti pemusatan latihan untuk turnamen dua tahunan se-Asia Tenggara itu merupakan penggawa Timnas U-23 asuhan juru taktik asal Spanyol itu di Asian Games 2018.
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, mengonfirmasi kondisi tersebut. Menurut Jokdri --demikian Joko disapa-- ada sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan PSSI menempuh langkah itu. Salah satunya adalah faktor waktu.
"Kami serahkan itu ke pelatih sepenuhnya. Bisa saja mempertimbangkan efektivitas dan konsep. Seperti adanya pertimbangan banyak pilihan, tetapi waktu mepet dan (kami) harus fokus," kata Jokdri di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Kamis (1/11/2018).
Di Piala AFF 2018, skuat 'Garuda' memikul target dari PSSI menjadi kampiun. Misi tersebut tergolong berat karena Tim yang bakal dipimpin Bima Sakti itu tergabung dalam Grup B bersama Singapura, Timor Leste, Filipina, dan Thailand.
Untuk merealisasikannya, PSSI bergerak cepat dan telah menjadwalkan pemusatan latihan per 1 November 2018 di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Hal tersebut dilakukan karena Timnas akan memainkan laga pertama fase grup melawan Singapura pada 9 November mendatang.
ADVERTISEMENT
Karena itu, Jokdri menilai bahwa dominasi pemain Timnas U-23 dalam skuat asuhan Bima itu merupakan pilihan yang logis. Lagi pula, skuat 'Garuda Nusantara' memang diproyeksikan untuk Piala AFF. Kehadiran pemain senior, lanjut Jokdri, akan berdampak positif.
Joko Driyono
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. (Foto: kumparan/Alan Kusuma)
"Sebenarnya, rencana awal dari PSSI, pelatih, dan event yang kami ikuti selama dua tahun terakhir adalah proyeksi untuk (Piala) AFF ini. Bima Sakti waktu ditunjuk meneruskan Coach Milla menjadi bagian penting dalam pembentukan tim dari Sea Games dan Asian Games," katanya.
"Ini menjadi sangat rasional kalau tim Asian Games jadi tulang punggung di Piala AFF. Sekalipun ini dikhususkan untuk senior. Asian Games dinilai punya konsep main yang bagus. Bima punya keyakinan tentang itu. Pemain senior menjadi pilar penguat di tim (Timnas) saat ini," ucap Jokdri menutup.
ADVERTISEMENT
Di bawah asuhan Bima, Timnas telah memainkan dua uji tanding melawan Myanmar dan Hong Kong. Hasil dari dua laga itu tergolong apik. Bersua Myanmar pada 10 Oktober silam, Timnas menang 3-0. Sementara mnelawan Hong Kong, Timnas cuma bermain imbang 1-1 di Stadion Wibawa Mukti, Selasa (16/10).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan