kumparan
23 November 2018 20:40

Vera: Menyelamatkan Sriwijaya Rasanya Akan seperti Juara

Sriwijaya FC
Sriwijaya FC saat berlaga melawan Bali United. (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp/18)
Tak ada target besar yang diusung Angel Alfredo Vera saat dipilih menjadi nakhoda Sriwijara FC. Juru taktik asal Argentia itu hanya menargetkan 'Laskar Wong Kito' terhindar dari zona degradasi.
ADVERTISEMENT
Sebuah keputusan logis mengingat Sriwijaya FC tengah berada dalam kondisi pelik ketika Vera diresmikan manajemen di pekan ke-26. Saat itu, Alberto Goncalves dan kolega berada satu setrip dari zona merah dengan berbekal 30 poin.
Alih-alih mengembalikan Sriwijaya FC ke jalur kemenangan, debut Vera justru berakhir dengan kekecewaan. Bersua PSIS Semarang di Stadion M. Soebroto pada 23 Oktober 2018, Sriwijaya FC keok 0-1. Atas hasil tersebut, mereka kian terjepit di klasemen sementara.
Pada empat pertandingan selanjutnya, Sriwijaya FC di bawah kepemimpinan Vera mengalami inkonsistensi. Kekalahan dibalas dengan kemenangan pada pekan sebelumnya, tetapi kembali menelan kekalahan di laga berikut.
Alhasil, sampai laga pekan ke-31 usai, Sriwijaya FC berada di posisi ke-14 berbekal 36 poin atau cuma unggul dua angka atas PSMS Medan yang berada di dasar klasemen.
ADVERTISEMENT
Vera mengakui bahwa mengeluarkan Sriwijaya FC dari situasi pelik adalah tugas berat karena ada beberapa persoalan yang sulit untuk diatasi. Salah satunya adalah mental pemain.
"Saya tahu kalau situasi Sriwijaya FC seperti ini. Masalah utama adalah waktu yang mepet untuk latihan saat saya memegang tim ini. Saya juga tahu menangani tim ini tak akan mudah karena [masalah] mental tak bisa langsung diperbaiki. Kami berusaha selalu memotivasi agar keluar dari situasi ini," ucapnya.
Alfedo Vera
Alfredo Vera mundur dari kursi kepelatihan Persebaya. (Foto: Twitter: Persebaya)
Kendati begitu, Vera tetap mengantongi ambisi besar untuk menunaikan misinya. Itu tercermin dari target besar yang ia usung saat Sriwijaya FC bersua Persija Jakarta pada pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (24/11/2018) pukul 15:30 WIB.
ADVERTISEMENT
Di samping itu, Vera mengatakan bahwa keberhasilan menyelematkan Sriwijaya FC akan sama rasanya ketika ia mampu mengantarkan Persebaya Surabaya menjuarai Liga 2 2017. Terlebih, Vera pun datang pada saat Persebaya tengah dalam situasi pelik usai dicoretnya Iwan Setiawan sebagai pelatih.
"Semua elemen di dalam tim punya motivasi sama menyelamatkan tim. Kami sekarang belum masuk zona degradasi, harus seperti itu [sampai akhir musim]. Semaksimal mungkin kami akan mengumpulkan poin di tiga laga sisi agar Sriwijaya FC selamat," katanya.
"Berat juga membawa Persebaya juara [Liga 2 2017]. Tapi, kalau Sriwijaya FC selamat dari degradasi, rasanya seperti juara," tutup Vera.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan