Witan Sulaeman & Egy Maulana Vikri Mogok Main, FK Senica Dilibas Lawan

17 April 2022 5:16
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Witan Sulaeman membela FK Senica saat melawan Slovan Bratislava. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Witan Sulaeman membela FK Senica saat melawan Slovan Bratislava. Foto: Instagram/@fk_senica
ADVERTISEMENT
FK Senica menghadapi Liptovský Mikuláš dalam lanjutan Liga Slowakia 2021/22. Hasilnya, mereka kalah 0-3. Jelas saja, karena mereka tak diperkuat Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, dan sebagian besar pemain senior. Mereka dikabarkan mogok main.
ADVERTISEMENT
Menurut laporan Sport Aktuality, FK Senica memainkan laga ini dengan tim muda, yang dilengkapi oleh 4 pemain dari skuad utama, yakni Mario Mihal, Daniel Masulovi, Raphael Anaba, dan Dominik Duda. Ada lima debutan musiman di line-up dasar, usia rata-rata skuad di laga ini adalah 19,5 tahun.
Lebih lanjut, seorang pesepak bola yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa ini adalah keputusan para pemain untuk tidak mau bertanding. Alasan mereka adalah ketidakpatuhan berulang kali terhadap persyaratan yang disepakati oleh pemilik.
Pengunduran diri massal mengancam di FK Senica pada 1 April 2022. Saat itu, manajemen membayar sekitar 150.000 euro (sekitar Rp 2,3 miliar) untuk asuransi sosial dan kesehatan untuk mendapatkan lisensi. Dan tampaknya, sampai saat ini, ada indikasi manajemen belum bisa melunasi gaji pemain.
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
FK Senica sekarang tertahan di urutan 3 grup degradasi Liga Slowakia. Mereka harus menghindari finis di urutan 5 dan 6 agar tetap bertahan di liga utama. Untuk sementara, FK Senica (28 kali main) masih unggul 8 poin dari Zlate Moravce (26 kali main) di urutan 5.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-23 di Korsel. Belum ada kabar resmi dari FK Senica maupun PSSI, apakah keduanya diizinkan berangkat ke Korsel di tengah masalah klub ini.
Musim ini, kondisi keuangan FK Senica kian mendapatkan sorotan. Beberapa waktu lalu, klub yang dibela Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman ini dilaporkan terlilit utang hingga 1 juta euro (sekitar Rp 15,7 miliar). Gaji para pemain juga tertunggak.
Presiden Union of Football Professionals (Persatuan Pesepak Bola Profesional di Slowakia), Jan Mucha Jr., menilai bahwa krisis finansial yang dialami FK Senica sudah sangat buruk, meski sudah berganti-ganti kepengurusan.
Egy Maulana Vikri bersama FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
zoom-in-whitePerbesar
Egy Maulana Vikri bersama FK Senica. Foto: Instagram/@fk_senica
''Situasi di FK Senica sangat buruk. Ini bukanlah hal yang baru, kita semua sudah tahu itu. Senica telah lama menaruh beban kepada pemilik sebelumnya,'' katanya, dikutip dari Sport Aktuality.
ADVERTISEMENT
''Situasi semakin tak tertahankan! Pemain dan karyawan klub yang menanggung itu,'' tegas Jan Mucha.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020