kumparan
28 November 2019 17:27

Xhaka Berpeluang Comeback saat Lawan Frankfurt

Granit Xhaka, PORTRAIT
Kapten Arsenal, Granit Xhaka, dicemooh suporter timnya sendiri. Foto: REUTERS/David Klein
Apakah ada di antara kalian, utamanya suporter Arsenal, yang merindukan Granit Xhaka? Kalau iya, kalian wajib menyaksikan laga Liga Europa 2019/2020 antara Arsenal dan Eintracht Frankfurt, Jumat (29/11/2019) dini hari WIB. Pasalnya, di laga tersebut, Xhaka berpotensi untuk comeback.
ADVERTISEMENT
Xhaka absen di lima laga terakhir Arsenal dalam semua kompetisi. Bukan, bukan karena cedera, melainkan akibat kekisruhan antara gelandang asal Swiss itu dengan suporter Arsenal.
Ya, Xhaka dipinggirkan oleh Emery setelah berseteru dengan suporter timnya sendiri di laga Premier League melawan Crystal Palace (27/10). Kala itu, kelompok suporter bertepuk tangan tanda gembira saat Xhaka ditarik keluar.
Tak terima dengan aksi tersebut, Xhaka memutuskan untuk berlama-lama keluar dari lapangan. Tepuk tangan kemudian berubah menjadi siulan dan ejekan. Xhaka kemudian melempar ban kapten dan seragamnya.
Akibat aksinya itu, Xhaka tak hanya dipinggirkan, tetapi juga dicopot dari jabatannya sebagai kapten Arsenal. Meskipun begitu, pelatih Arsenal, Unai Emery, menyatakan bahwa Xhaka dicadangkan agar kondisi mentalnya membaik.
ADVERTISEMENT
Emery sempat menyiratkan bahwa Xhaka bakal kembali tampil di laga teraktual Arsenal—melawan Southampton (23/11). Namun, nama eks penggawa Borussia Moenchengladbach itu bahkan tak ada di daftar skuat untuk laga pekan ke-13 Premier League tersebut.
Emery mungkin melihat laga melawan Frankfurt lebih cocok untuk menjadi ajang comeback Xhaka. Yang pasti, eks pelatih Paris Saint-Germain itu sudah tak sabar melihat Xhaka kembali merumput.
“Xhaka berada di tim dan memiliki kemungkinan untuk bermain (melawan Frankfurt). Saya berharap semua suporter mendukung kami. Kembalinya Xhaka sangat penting buat kami,” ucap Emery, dilansir situsweb resmi Arsenal.
Xhaka memang bukan figur yang populer buat sebagian besar suporter Arsenal. Namun, sosoknya tampak dibutuhkan Emery dan rekan-rekan setimnya.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, Arsenal gagal menang satu kali pun dalam lima laga tanpa Xhaka itu. ‘Meriam London’ kalah dari Liverpool di laga Piala Liga dan Leicester di Premier League.
Granit Xhaka
Granit Xhaka, si Spesialis Gol Jarak Jauh Arsenal. Foto: REUTERS/Eddie Keogh
Sisanya, melawan Wolverhampton Wanderers dan Southampton di Premier League, serta versus Vitoria di Liga Europa, berakhir imbang.
Kebetulan, laga melawan Frankfurt penting buat Emery, dan tentunya Arsenal. Jika kalah melawan Frankfurt, kelolosan Arsenal ke fase gugur Liga Europa bakal tertunda, dan Emery mungkin akan dipecat. Akan terasa luar biasa apabila Xhaka-lah yang menyelamatkan Emery dan Arsenal.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan