Profil Gadhiza Asnanza: Hijrah dari Jakarta ke Bandung, kini Andalan Indonesia

7 November 2025 17:35 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Profil Gadhiza Asnanza: Hijrah dari Jakarta ke Bandung, kini Andalan Indonesia
Gadhiza Asnanza mengorbankan banyak hal untuk sepak bola, salah satunya meninggalkan Jakarta dan hijrah ke Bandung untuk kelangsungan kariernya. #bolanita #bola #bolasports #text
kumparanBOLANITA
Cover artikel Profil Gadhiza Asnanza, kiper Timnas Wanita Indonesia. Foto: PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Cover artikel Profil Gadhiza Asnanza, kiper Timnas Wanita Indonesia. Foto: PSSI
ADVERTISEMENT
Nama Gadhiza Asnanza sudah tak asing lagi bagi publik sepak bola wanita Indonesia. Kiper muda kelahiran Jakarta ini bolak-balik menjadi andalan Timnas Wanita Indonesia di berbagai kelompok umur, mulai dari U-17, U-19 hingga U-20.
ADVERTISEMENT
Ketangkasannya di bawah mistar gawang hingga gaya memimpinnya dari belakang lapangan menjadi pembeda antara Gadhiza dengan kiper-kiper muda lainnya. Beberapa kelebihannya itu membuat Gadhiza jadi salah satu kiper potensial Indonesia di masa depan.
Kiprahnya bersama Garuda Muda Pertiwi juga terbilang banyak. Ia merupakan andalan di AFF U-16 2023, lalu pilar utama di Piala Asia U-17 2025 hingga Kualifikasi Piala Asia U-20 2026. Dalam beberapa kesempatan juga Gadhiza promosi ke tim senior kendati belum mendapat menit bermain.
Tapi, apa yang diraih oleh Gadhiza tak datang dengan cara yang instan. Ia punya sederet cerita menarik di balik perjuangannya hingga saat ini menjadi pilar utama di bawah mistar Garuda Muda Pertiwi.
Penjaga gawang Gadhiza Ananda sedang menjalani latihan perdana di Myanmar jelang Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20. Foto: PSSI

Awalnya Bukan Kiper

Perkenalan Gadhiza dengan sepak bola baru dimulai saat dirinya menduduki bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Gadis, sapaan akrabnya, bermain sepak bola di lapangan dekat rumahnya bersama laki-laki.
ADVERTISEMENT
Namun, yang menarik, Gadis memulai sepak bola bukan dari posisi kiper seperti posisi yang saat ini dikuasainya, melainkan outfield player. Ia sempat mencoba jadi pemain bertahan saat awal bermain sepak bola.
Merasa senang dengan olahraga tersebut, Gadhiza pun kian serius menekuni sepak bola hingga akhirnya ikut berlatih dengan Akademi Persib Cikarang. Selama dua tahun, Gadis menunjukkan progres yang bagus di Akademi Persib Cikarang. Hal itu membuatnya dilirik oleh Akademi Persib Bandung lalu ditarik untuk mengisi skuad Akademi Persib Bandung U-15.
Di titik ini Gadhiza rela meninggalkan tempat kelahirannya, Jakarta, dan hijrah ke Bandung demi karier sepak bola.
Dari situ lah karier sepak bola Gadis melaju pesat. Gadis ternyata tak hanya bermain untuk tim junior Akademi Persib Bandung, namun juga menjadi andalan tim senior saat membawa timnya juara Piala Pertiwi Regional Jawa Barat 2022.
ADVERTISEMENT
“Akademi Persib lihat Gadis di Cikarang, terus ya mungkin dia melihat potensi Gadis. Gadis lalu dipanggil ke Bandung buat gabung ke Akademi Persib. Di situ Gadis latihan bareng teman-teman, terus langsung ikut event di Piala Pertiwi 2022 regional. Di situ Gadis jadi sebelas pertama dan membawa juara satu regional ke nasional buat Persib di Jawa Barat,” kata Gadhiza Asnanza kepada kumparanBOLANITA di Lapangan Pusdikpom Cimahi, Jawa Barat.
Persib Putri U-17 dari Jawa Barat sukses menjuarai Piala Pertiwi U-17 2024 di Lapangan ASIOP, Cempaka Putih, Jakarta. Kamis (19/12). Foto: Aji Nugrahanto/kumparan
Keputusan Gadhiza meninggalkan Jakarta dan bergabung Akademi Persib Bandung jadi salah satu hal terbaik dalam karier sepak bolanya. Bersama Akademi Persib, Gadis meraih banyak prestasi di tingkat regional hingga nasional.
Pada 2024 lalu, ia membawa Akademi Persib Bandung menjuarai Bandung Women’s League (BWL). Tak cuma itu, Gadis yang didaulat menjadi kapten juga memimpin rekan-rekannya membawa Akademi Persib menjuarai Piala Pertiwi U-17 regional hingga nasional di edisi 2024. Lengkap.
Gadhiza Asnanza, kiper dari Persib Bandung, sedang latihan bersama Timnas Wanita Indonesia U-17 di Ngurah Rai Training Fields. Foto: Dok PSSI

Andalan Indonesia di Berbagai Usia

ADVERTISEMENT
Ketangkasan Gadhiza Asnanza di bawah mistar membuatnya bolak-balik membela Timnas Wanita Indonesia di level junior. Perjalanannya berseragam Merah Putih dimulai di Piala AFF Wanita U-16 2023 di Palembang.
Setahun berselang, ia menjadi kapten tatkala Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia Wanita U-17 2024. Skuad arahan Satoru Mochizuki memang gagal perform dalam turnamen di Bali tersebut, kendati demikian Gadis mengungkap banyak hal yang bisa dipetik dari Piala Asia Wanita U-17.
“Piala Asia Wanita U-17 menjadi pelajaran berharga buat Gadis dan teman-teman. Bangga juga bisa jadi sebelas pertama untuk di lapangan, kerja keras bareng teman-teman,” kata pemain kelahiran 3 Maret 2008 tersebut.
“Hal positifnya kita bisa melihat lawan bermain dengan simpel, kerja sama sama tim juga. Terus kita juga dapat pelajaran, bisa mengikuti permainan lawan kita bisa ambil pelajaran dari situ,” lanjutnya.
Gadhiza Asnanza saat Timnas Wanita Indonesia latih tanding dengan Asiana U-14 di Lapangan Rugby, Kompleks SUBK, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/6/2024). Foto: Timnas Wanita Indonesia
Performa Gadhiza di berbagai kelompok usia kini mengantarkannya ke level tertinggi. Gadhiza akhirnya mendapat panggilan Timnas Wanita Indonesia senior untuk Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026.
ADVERTISEMENT
Meski belum pernah mendapat menit bermain, Gadhiza mengaku senang akhirnya bisa masuk dalam daftar susunan pemain Timnas Wanita Indonesia. Dari situlah Gadhiza belajar banyak dari senior-seniornya seperti Laita Roati hingga Iris de Rouw.
Mimpi Gadhiza masih berlanjut, dan ia tinggal menunggu waktu yang tepat untuk bisa debut di timnas senior.