kumparan
search-gray
Food & Travel18 Juli 2018 16:20

5 Fakta Menarik Seputar Rumah Makan Padang

Konten Redaksi kumparan
Nasi Padang
Nasi Padang (Foto: Instagram @the.lucky.belly)
Tak bisa dipungkiri, rumah makan Padang nampaknya telah menjadi salah satu bagian terpenting bagi kehidupan sosial masyarakat Ibu kota.
ADVERTISEMENT
Bagaimana tidak, dengan sederet menu nikmat yang dikemas dengan balutan bumbu kuat, serta porsi yang melimpah, sajian ala rumah makan Padang tentunya sangat ampuh untuk mengisi perut yang kosong setelah beraktivitas.
Namun, dibalik cita rasanya yang tidak perlu diragukan lagi, terdapat beberapa fakta unik seputar rumah makan Padang yang cukup menarik untuk ditelusuri. Apa saja? Dilansir dari berbagai sumber, berikut kumparanFOOD rangkum lima fakta unik dari rumah makan Padang:
1. Potret kakek berkopiah hitam selalu terpajang di hampir seluruh rumah makan di Padang
Merasa tak asing dengan foto di atas? Ya, potret seorang kakek bernama Ungku Saliah ini memang sering ditemui di berbagai rumah makan Padang. Bukan sembarang orang, kakek Ungku Saliah merupakan sesepuh asal Pariaman yang sangat disegani oleh masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
Konon, beliau memiliki sejumlah keahlian tertentu sehingga sering disebut-sebut sebagai Wali Songo dari Sumatra.
2. Porsi Nasi Padang lebih banyak jika dibungkus
Bagi para penikmat Nasi Padang, tentunya sudah familiar betul dengan ungkapan ' Nasi Padang yang dibungkus lebih banyak daripada yang disantap di restoran'. Bukan tanpa alasan, konon pada masa kolonial, menyantap Nasi Padang dalam restoran merupakan aktivitas yang cukup ekslusif, dan hanya bisa dilakukan oleh kaum elite saja.
Berbeda halnya dengan nasi Padang bungkus yang ditujukan untuk kaum buruh. Biasa dikonsumsi secara bersama-sama, porsi pun tentu akan lebih banyak dibandingkan dengan yang menyantapnya langsung di tempat.
3. Di Sumatra Barat, tidak ada nama 'Rumah Makan Padang'
ADVERTISEMENT
Menemukan rumah makan Padang di Ibu kota tentu sangat mudah. Namun, jangan harap bisa menemukan rumah makan Padang di kota aslinya.
Ya, karena dianggap sebagai 'rumah' bagi nasi Padang, penduduk Sumatra Barat tidak lagi menggunakan papan nama 'Rumah Makan Padang' pada etalase rumahnya. Berbeda dengan daerah lain yang selalu menambahkan keterangan 'Padang' sebagai pembeda dengan warung makan biasa.
4. Nasi Padang lebih nikmat disantap memakai tangan
Menyantap Nasi Padang pakai tangan memang lebih nikmat dibandingkan menggunakan sendok. Kenapa? Alasannya cukup sederhana kok. Dalam penyajiannya, nasi hangat akan dipadukan dengan aneka lauk pauk seperti rendang, sayur nangka, sambal hijau, dan daun singkong.
Dan, saat kita membaurkan nasi padang dengan tangan, bumbu pada lauk-pauk akan tercampur sempurna dengan nasi, sehingga akan menambah kenikmatan ketika menyantapnya.
ADVERTISEMENT
5. Selalu ada daun singkong dan sayur nangka dalam Nasi Padang
Untuk menyempurnakan sajian Nasi Padang, mayoritas rumah makan akan membubuhkan daun singkong rebus dan sayur nangka ke dalamnya. Kendati demikian, kebiasaan tersebut tidak berlaku di Sumatra Barat, lho. Di kota asalnya, sayur yang digunakan adalah gulai kol, yang terdiri dari lembaran daun kol berpotongan besar dengan kuah kuning pekat yang kental nan gurih.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white