kumparan
21 Februari 2020 14:02

5 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pola Makan Saat Menopause

Ilustrasi apel hijau
Ilustrasi apel hijau Foto: dok.shutterstock
Menopause adalah salah satu masa tersulit dalam kehidupan perempuan. Bagi sebagian perempuan, dampak pasca-menopause bisa berlanjut hingga bertahun-tahun. Beberapa bahkan mengalami lonjakan gula darah hingga kurangnya penglihatan.
ADVERTISEMENT
Namun, sebenarnya dampak menopause ini bisa diminimalisir. Beberapa di antaranya dengan olahraga dan makanan yang tepat. Begini, olahraga memainkan peran penting untuk perubahan suasana hati. Orang yang berolahraga lebih rentan stres.
Sementara itu, makanan sehat juga sangat berperan penting. Selain mood, makanan sehat juga bisa mengurangi risiko penyakit lainnya. Jadi, sebelum stres, ada baiknya kita membangun pola makan sehat, seperti yang kumparan rangkum berikut ini:

1. Perbanyak buah dan sayur

com-Buah dan sayuran
com-Buah dan sayuran Foto: Shutterstock
Dalam studi yang diterbitkan di The Journal of the North American Menopause Society, asupan buah dan sayur sangat penting dalam masa gejala menopause.
"Studi cross-sectional kecil ini memberikan beberapa bukti awal mengenai pengaruh asupan buah dan sayuran pada gejala menopause," kata peneliti studi Stephanie Faubion dari The North American Menopause Society (NAMS) di AS. NAMS ini merupakan organisasi nirlaba terkemuka di Amerika Utara yang menerbitkan studi tersebut.
ADVERTISEMENT
Oleh karenanya, dalam masa menopause, sebaiknya kita memperbanyak makan buah dan sayur. Hidari makanan olahan serta tinggi minyak.

2. Diet mediterania

Ilustrasi Diet Mediterania
Ilustrasi Diet Mediterania Foto: Instagram @signemeirane
Berhubung sayuran dan buah-buahan sangat penting saat masa menopause, diet gaya mediterania bisa kita aplikasi. Dikutip dari Times of India, studi soal buah dan sayuran ini berpengaruh terhadap gejala menopause.
Secara khusus, konsumsi buah-buahan atau diet gaya Mediterania dikaitkan dengan lebih sedikit keluhan menopause. Pasalnya, diet ini melibatkan banyaknya kandungan sayuran, buah-buahan, sereal, dan kacang-kacangan yang tinggi serat.

3. Masukkan apel dalam menu diet

Ilustrasi Apel
Ilustrasi Apel Foto: Shutterstock/Baibaz
Studi oleh NAMS di atas juga punya satu fakta menarik; penelitian ini menemukan bahwa satu apel sehari dapat membantu mengurangi gejala menopause.
Memang, apel sudah lama jadi andalan orang yang tengah berdiet sehat. Di balik renyahnya apel, terdapat serat, vitamin C, hingga antioksidan yang baik bagi kecantikan. Menyantap sebutir apel setiap hari juga ampuh menurunkan berat badan karena kandungan lemak dan kalorinya yang sangat rendah.
ADVERTISEMENT
Setidaknya, makan apel setiap hari juga bikin lonjakan berat badan pasca-menopause bisa diminimalisir.

4. Perbanyak kalsium

Ilustrasi ikan salmon
Ilustrasi ikan salmon. Foto: Shutter Stock
Saat menopause, perempuan rentan terkena osteoporosis. Oleh karenanya, ketika memasuki masa menopause, sebaiknya kita banyak mengonsumsi kalsium.
Tak hanya dari susu, tapi ada juga makanan lain yang kaya akan kalsium. Misalnya saja, salmon, ubi, yoghurt, dan bayam. Pastikan kamu mengonsumsinya setiap hari.

5. Air putih

air putih
air putih Foto: shutterstock
Perempuan menopause biasanya mengeluhkan kulit dan vagina kering. Ini disebabkan karena penurunan hormon estrogen. Oleh karenanya, minumlah air putih setidaknya delapan gelas sehari untuk menjaga kelembaban kulitmu.



Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan