kumparan
15 Apr 2019 19:43 WIB

5 Manfaat Talas untuk Kesehatan

talas Foto: Shutterstock
Talas merupakan jenis umbi-umbian yang sudah tak asing lagi di Indonesia. Nama lainnya Colocasia esculenta. Rasanya sedikit manis dengan tekstur yang mirip kentang.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia, talas sering diolah menjadi beragam kudapan manis. Sebut saja bolu talas hingga mochi.
Selain bisa diolah menjadi beragam jenis kudapan, talas menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut kami rangkum manfaatnya untuk kamu.
1. Dapat mengurangi risiko penyakit jantung
Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Thinkstock
Talas mengandung serat dan pati untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The BMJ, orang yang mengkonsumsi banyak serat cenderung punya tingkat penyakit jantung yang lebih rendah.
Lebih lanjut, studi tersebut juga menemukan fakta bahwa setiap tambahan 10 gram serat yang dikonsumsi per hari, bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 17%.
2. Bisa membantu menurunkan berat badan
Waktu yang Tepat Menimbang Berat Badan. Foto: Shutterstock
Talas merupakan sumber serat yang baik, karena mengandung 6,7 gram per cangkir (132 gram).
ADVERTISEMENT
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition, orang yang mengkonsumsi sumber serat dengan jumlah banyak, cenderung memiliki berat badan yang lebih rendah. Lemak tubuhnya juga lebih sedikit.
Hal ini disebabkan karena serat bisa memperlambat pengosongan perut, sehingga membuat seseorang kenyang lebih lama. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan.
3. Mengatasi masalah pencernaan
Usus besar dan saluran pencernaan manusia. Foto: Elionas2 via pixabay
Serat dan pati juga baik untuk kesehatan lambung dan usus alias gastrointestinal.
Tak hanya itu, keduanya juga bisa membantu makanan yang dicerna oleh lambung. Proses pencernaan bisa jadi lebih lancar.
Beberapa penelitan menyebut bahwa mengkonsumsi serat dan pati bisa melindungi dari beberapa penyakit; seperti radang usus, dan kanker usus besar.
4. Mengurangi risiko kanker
Ilustrasi kanker Foto: THINKSTOCK
Talas mengandung senyawa nabati yang disebut polifenol. Polifenol memiliki berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya untuk mengurangi risiko kanker.
ADVERTISEMENT
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal MDPI, jenis polifenol dalam talas adalah quercetin. Berdasarkan uji laboratorium, senyawa ini bisa memicu kematian sel kanker. Senyawa ini juga memperlambat pertumbuhan beberapa jenis kanker.
Selain itu, quercetin merupakan antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dikaitkan dengan kanker.
5. Dapat membantu mengontrol gula darah
Diabetes biasanya disebabkan oleh gula. Foto: pixabay.com
Kandungan serat dan pati dalam talas juga menjaga gula darah. Serat merupakan jenis karbohidrat yang tak bisa dicerna manusia. Serat tidak berdampak pada kadar gula darah, dan mampu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.
Penelitian juga mengungkapkan bahwa diet tinggi serat --yang mengandung hingga 42 gram per hari-- bisa membantu mengurangi kadar gula sekitar 10 mg/ dl pada penderita diabetes tipe-2.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan