5 Pola Makan yang Dilakukan Penduduk Tertua di Dunia, Terapkan Hara Hachi!

18 Mei 2022 17:06
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Alasan orang Jepang suka makan sambil duduk di lantai. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Alasan orang Jepang suka makan sambil duduk di lantai. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Menerapkan pola makan tertentu untuk memiliki umur yang panjang bukan merupakan hal mustahil. Faktanya 25 persen orang berumur panjang disebabkan oleh faktor genetika. Sementara itu, gaya hidup juga memengaruhi berapa lama kamu bisa hidup, termasuk dalam menjaga pola makan.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Eat This, penduduk "Zona Biru” seperti di Okinawa, Jepang menyadari hal ini. Lantaran kebiasaan makan yang sehat, mereka memiliki populasi centenarian (orang yang berusia di atas 100 tahun) lebih besar daripada di tempat lain di dunia.
Lexi Endicott spesialis nutrisi kuliner di To Taste Culinary Nutrition mengatakan, "Tidak pernah terlalu dini atau terlambat untuk membuat pilihan makanan yang meningkatkan kesehatan jangka panjang,” katanya.
“Prinsip makan Zona Biru tidak hanya membantu kamu menjalani hidup yang lebih lama dan lebih sehat, tetapi mereka juga secara alami mempromosikan kehidupan yang lebih lama dan lebih sehat untuk planet kita," sambungnya.
Berikut ini beberapa kebiasaan makan yang bisa kamu ikuti. Yuk, simak penjelasan berikut!
ADVERTISEMENT

1. Jangan ngemil sembarangan!

Orang Jepang tidak ngemil makanan sehat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Orang Jepang tidak ngemil makanan sehat. Foto: Shutterstock
Nonton drama atau sedang bosan terkadang membuat seseorang tergiur untuk ngemil. Mungkin kebiasaan ini yang sering kamu lakukan. Tanpa kamu sadari, makan tanpa berpikir terkadang membuat kamu mengonsumsi makanan lebih dari semestinya. Salah satu kebudayaan di Jepang, adalah Hara Hachi yaitu makan hingga 80 persen kenyang. Ini merupakan strategi agar seseorang tidak terlalu banyak makan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

2. Hindari makanan olahan!

llustrasi sosis makanan olahan. Foto: Valentina_G/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
llustrasi sosis makanan olahan. Foto: Valentina_G/Shutterstock
Makanan olahan tidak sehat karena cenderung kelebihan gula, garam, lemak, kalori, dan zat adiktif lainnya. Serta kekurangan vitamin esensial, mineral, protein, serat, air, dan fitonutrien. Asupan makanan olahan dapat mengakibatkan peningkatan risiko diabetes dan berbagai penyakit lain. Penduduk Zona Biru fokus mengonsumsi makanan alami dengan berbagai macam vitam, serat, dan mineral di dalamnya yang bagus untuk melawan penyakit.
ADVERTISEMENT

3. Kurangi minum alkohol

sake Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
sake Foto: Shutterstock
Alkohol dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker tertentu; seperti kanker payudara dan hati, serta kematian dini. Bakhan pedoman Diet 2020–2025 untuk orang Amerika merekomendasikan membatasi asupan alkohol hingga dua gelas atau kurang dalam sehari; untuk mencegah risiko kesehatan yang terkait dengan alkohol.

4. Memakan protein hewani

Ilustrasi membuat shabu-shabu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat shabu-shabu. Foto: Shutter Stock
Menurut Endicott, sebagian besar nutrisi mereka berasal dari makanan nabati. Penduduk Blue Zone biasanya hanya makan sekitar dua ons daging dalam lima kali per bulan, sekitar tiga ons tiga kali per minggu, dan sekitar dua sampai empat telur per minggu. Dengan membatasi asupan protein hewani, mereka secara alami menghindari kelebihan kalori, lemak jenuh, dan senyawa karsinogenik lainnya.

5. Hindari kelebihan gula

Ilustrasi makanan manis Foto: dok.Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan manis Foto: dok.Shutterstock
Kelebihan gula tidak hanya dapat merusak gigi. Tetapi juga dapat menimbulkan diabetes, obesitas, dan berbagai penyakit lain. Penduduk Zona Biru tidak makan banyak makanan dengan tambahan pemanis dan secara keseluruhan hanya mengonsumsi sekitar tujuh sendok teh gula per hari. Cobalah untuk tidak melebihi batas maksimal 12 sendok teh per hari.
ADVERTISEMENT
Bisa hidup panjang umur dan memiliki tubuh yang sehat bukanlah mitos semata, ya. Dengan pola hidup yang disiplin serta menjaga pola makan sehat. Tidak menutup kemungkinan untuk kamu memiliki umur yang panjang sama seperti mereka.
Penulis: Monika Febriana
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020