Cegah Infeksi Hati, 7 Makanan dan Minuman untuk Jaga Kesehatan Liver
·waktu baca 4 menit

Kesehatan hati sangat penting untuk menunjang jalannya fungsi tubuh secara keseluruhan. Jika memiliki hati yang tidak sehat, maka bukan tak mungkin akan menyebabkan penyakit hati dan gangguan metabolisme. Salah satunya adalah infeksi liver atau hati. Diketahui, hal itu adalah penyakit yang diderita Muhammad Ameer Azzikra sebelum akhirnya meninggal dunia pada Senin (29/11).
Muhammad Ameer Azzikra meninggal dunia di usia 20 tahun. Pihak keluarga mengatakan bahwa putra kedua almarhum ustaz Arifin Ilham itu meninggal dunia karena mengidap penyakit infeksi liver atau hati. Diketahui, hati bertanggung jawab untuk mengelola semua lemak, protein, dan karbohidrat yang dikonsumsi orang.
Hati juga bertugas untuk mengontrol produksi banyak lemak dan protein lain yang penting untuk fungsi tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan hati dari lemak yang menumpuk. Misalnya dengan mengonsumsi sejumlah minuman dan makanan tertentu baik dalam mencegah infeksi hati.
Mengutip Medical News Today, berikut 7 makanan dan minuman terbaik untuk meningkatkan kesehatan hati:
1. Bawang putih
Bumbu dapur satu ini dipercaya mampu mengurangi penumpukan lemak pada hati. Pada studi tahun 2016 dalam jurnal Advanced Biomedical Research mengatakan bahwa bawang putih dapat mengurangi berat badan dan lemak tubuh pada seseorang dengan penyakit hati berlemak non alkohol (NAFLD), tanpa
kehilangan massa tubuh. Diketahui, penurunan berat badan bermanfaat bagi banyak orang, karena kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor penyebab NAFLD.
2. Anggur
Buah manis ini diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga dapat melindungi kerusakan hati. Menurut studi pada tahun 2014 dalam Indian Journal of Biochemistry & Biophysics menunjukkan bahwa biji, kulit, dan daging buah anggur mengandung antioksidan tinggi. Kandungan antioksidan yang tinggi ini telah dikaitkan dengan perlindungan dari beberapa penyebab kerusakan hati.
3. Ikan berlemak
Makanan selanjutnya yang baik untuk kesehatan hati adalah ikan berlemak. Ini karena, mengonsumsi ikan berlemak dan suplemen minyak ikan dipercaya mampu membantu mengurangi dampak dari penyakit NAFLD. Hal itu pun telah dibuktikan dalam jurnal Lipids in Health and Disease.
Selain itu, ikan berlemak juga kaya akan asam lemak omega-3; merupakan lemak baik yang membantu mengurangi peradangan. Lemak ini juga mampu membantu meningkatkan kesehatan hati, karena membantu mencegah penumpukan lemak berlebih dan mempertahankan kadar enzim di hati.
4. Kacang-kacangan
Mengonsumsi kacang-kacangan adalah cara sederhana untuk menjaga kesehatan hati. Ya, seperti halnya dengan ikan berlemak, kacang juga dipercaya mampu melindungi seseorang dari penyakit NAFLD. Hal itu pun telah dimuat dalam jurnal Liver International. Ini karena, kacang pada umumnya mengandung asam lemak tak jenuh, seperti vitamin E dan antioksidan. Diketahui, senyawa ini dapat membantu mencegah NAFLD dan mengurangi peradangan hingga stres oksidatif.
5. Minyak zaitun
Diketahui makan terlalu banyak lemak itu tidak baik untuk hati, tetapi pada dasarnya beberapa lemak dapat membantu tubuh. Oleh karena itu, mulailah mengganti lemak yang kurang sehat dengan minyak zaitun.
Bukan tanpa alasan, menurut jurnal Expert Review of Gastroenterology and Hepatology, menyebutkan bahwa minyak zaitun dipercaya mampu membantu mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan fungsi hati. Hal ini disebabkan karena tingginya kandungan asam lemak tak jenuh dalam minyak zaitun.
6. Kopi
Minuman pertama yang dipercaya baik untuk kesehatan hati adalah kopi. Menurut jurnal Liver International, kopi adalah minuman yang baik untuk hati ini karena si hitam ini mampu melindungi terhadap masalah gangguan hati; seperti penyakit hati berlemak.
Studi tersebut juga mencatat bahwa mengonsumsi kopi setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit hati kronis. Ini juga dapat melindungi hati dari penyakit kanker hati.
Selain itu, menurut studi tahun 2014 dalam Journal of Clinical Gastroenterology dilaporkan bahwa kopi mampu mengurangi penumpukan lemak di hati. Hal ini juga mampu meningkatkan antioksidan pelindung di hati. Senyawa dalam kopi juga membantu enzim hati untuk membersihkan tubuh dari zat penyebab kanker.
7. Teh hijau
Minuman yang dipercaya mampu melindungi hati selain kopi adalah teh hijau. Menurut studi tahun 2016 dalam jurnal Nutrition, menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi risiko kanker hati pada populasi perempuan Asia.
Perlu diketahui, minum teh hijau mungkin lebih baik untuk kesehatan daripada mengambil “ekstrak teh hijau”. Ini karena apabila sudah dalam berbentuk ekstrak, minuman ini memiliki dosis tinggi yang dapat merusak hati daripada menyembuhkannya.
Reporter: Destihara Suci Milenia
