Chef Axhiang, Alumni MasterChef yang Kini Bisnis Katering hingga Olahan Bandeng

20 Mei 2022 11:54
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Chef Axhiang pada ICA Chef Expo 2022 (19/5/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chef Axhiang pada ICA Chef Expo 2022 (19/5/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
ADVERTISEMENT
Alumni MasterChef Indonesia season 4, yaitu Axhiang melakukan berbagai inovasi kuliner Indonesia. Chef Axhiang sendiri memang aktif dalam berbagai kegiatan kuliner Indonesia. Selain tergabung dalam ICA (Indonesian Chef Assosiation), chef Axhiang juga aktif dalam mengembangkan bisnis kuliner miliknya.
ADVERTISEMENT
Dalam acara ICA Expo 2022 (19/5), tim kumparanFOOD melakukan wawancara eksklusif dengan chef Axhiang. Usaha yang didirikannya sejak 2010 ini langgeng hingga saat ini. Terhitung sudah 12 tahun berdiri PT Harmoni Semesta Boga terus menghadirkan berbagai variasi dan inovasi menu makanan mengikuti selera masyarakat Indonesia.
“Sebenarnya sudah jalan dari 2010 hingga sekarang. Kalau genap, sih aktifnya sudah sekitar 12 tahun. Karena kemarin COVID sempat terhenti satu tahun. Kemudian melakukan inovasi masakan dengan menyajikan Padang Box dan Leakker Box,” kisah chef Axhiang.
Awalnya usahanya ini berupa bisnis katering untuk beberapa kantor. Kemudian, chef Axhiang terus melakukan inovasi dengan terciptanya Padang Box dan Leakker Box. Tidak hanya sampai di situ, dia juga menghadirkan menu khusus vegetarian yaitu Harmoni Vegetarian yang menyajikan masakan rumahan yang simpel tetapi tetap sehat.
Chef Axhiang pada ICA Chef Expo 2022 (19/5/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chef Axhiang pada ICA Chef Expo 2022 (19/5/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
Masakan ala chef Axhiang ini menghadirkan berbagai makanan Nusantara, Asian food, hingga kuliner kekinian. Untuk para pencinta makanan pedas, ada pilihan berbagai sambal yang wajib dicoba. Mulai dari sambal honje, sambal madura, sambal matah, hingga menu sambal terbaru yaitu sambal nusantara yang terdiri dari 30 macam rempah-rempah.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penasaran dengan rasa menu tersebut kami juga mencicipi beberapa makanan yang menarik perhatian. Ada pempek dan nasi beef rendang. Untuk pempek (Rp 40 ribu), satu porsi kamu akan mendapatkan empat jenis pempek yaitu lenjer, kulit, kapal selam, dan adaan. Keempat pempek ini memiliki cita rasa ikan yang kuat. Digoreng dengan renyah di luar tetapi tetap memiliki tekstur khas pempek yang kenyal di dalam.
Menu Pempek milik Chef Axhiang. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menu Pempek milik Chef Axhiang. Foto: Monika Febriana/kumparan
Untuk kapal selam, bisa dilihat bahwa terdapat garis kuning di dalamnya yang merupakan telur. Lalu pempek kulit, sangat terasa kulitnya yang gurih dan empuk saat digigit. Ditambah dengan cuko pempek khas Palembang yang pedas dan asam bikin makin nikmat disantap.
Bagi para pencinta makanan pedas wajib, nih mencoba nasi beef rendang (Rp 25 ribu). Rice box ala masakan Padang ini memiliki rasa yang bikin melek. Daging padang yang lembut saat digigit dengan bumbu khas rendang sangat menyatu dalam satu suap. Uniknya, di sini ditambahkan sambal rawit merah yang cocok untuk kamu si penyuka pedas. Pastinya membuat kamu makin lahap memakan hidangan ini.
Menu nasi beef rendang Padang Box. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menu nasi beef rendang Padang Box. Foto: Monika Febriana/kumparan
Harmoni resto juga melakukan ekspansinya ke Karawang, “tadinya enggak kepikiran mau di Karawang, kalo ditanya kenapa mau di Karawang? Karena memang kita dapat tempat, dapat memproduksi masakan padang sebanyak ini dapatnya di Karawang. Selain itu, kita juga akan ada perilisan Abon Bandeng,” Kata Chef Axhiang.
ADVERTISEMENT
Abon bandeng menjadi inovasi chef Axhiang terbaru karena melihat potensi hasil bandeng di Karawang yang sangat banyak. Terlebih sebagian masyarakat hanya mengolahnya sebagai bandeng presto yang itu-itu saja. Kemudian chef axhiang bersama UMKM, memanfaatkan bahan yang ada untuk diolah menjadi abon yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Karawang.
Reporter: Monika Febriana
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020