
Jalan-jalan Sambil Kulineran, Ini 5 Destinasi Wisata yang Punya Sajian Khas Unik
4 Oktober 2021 9:54 WIB
·
waktu baca 6 menit
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), telah merilis daftar destinasi wisata prioritas yang ada #DiIndonesiaAja. Mulai dari Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Likupang-Manado, Tanjung Kelayang, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi, Pulau Morotai, hingga Raja Ampat.
Tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang memesona, beberapa destinasi pariwisata prioritas tersebut juga mempunyai suguhan kuliner yang menggugah selera. Bahkan, mungkin saja belum pernah kita cicipi sebelumnya.
Sambil jalan-jalan nanti, kita juga bisa kulineran dan menjelajahi kekayaan rasa dari berbagai daerah #DiIndonesiaAja. Jadi, apa kamu punya rencana untuk mengunjungi beberapa destinasi pariwisata prioritas dalam waktu dekat? Sebelum itu, yuk, catat kuliner unik yang bisa kamu coba kelak saat liburan!
1. Danau Toba, Sumatera Utara
Pesona Sumatera Utara ternyata tidak hanya terletak pada pemandangan danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara yang sudah tersohor sejak dulu. Di sekitar kawasan Danau Toba, kita juga bisa mencoba beberapa kuliner khasnya.
Pertama ada arsik, sajian dari ikan mas dengan bumbu kuning yang dari dulu sudah dikenal sebagai makanan khas daerah tersebut. Bahkan, sajian ini juga jadi salah satu hidangan spesial yang wajib ada dalam tradisi pernikahan masyarakat Batak.
Arsik punya cita rasa gurih, pedas, dan asam yang khas karena penggunaan andaliman pada bumbunya. Ditambah daging ikan mas yang gurih dan lembut, tak heran jika kuliner ini jadi salah satu kebanggaan warga lokalnya.
Lalu ada mi gomak yang punya rasa gurih dan agak creamy di lidah sehingga dikenal juga dengan julukan spaghetti Batak. Sajian ini terbuat dari mi lidi bertekstur tebal yang dimasak dengan santan dan berbagai bumbu khas seperti andaliman, kecombrang, hingga asam patikala. Mi gomak bisa disajikan dalam dua macam, yaitu kuah atau goreng.
2. Borobudur, Jawa Tengah
Setelah berkeliling kawasan Candi Borobudur yang luas, memang enak menyantap hidangan dengan cita rasa menyegarkan. Nah, sop senerek bisa jadi hidangan tepat untuk mengenyangkan perut sekaligus mengembalikan tenaga setelah lelah berjalan-jalan.
Sop senerek merupakan salah satu kuliner klasik yang telah ada sejak masa penjajahan ratusan tahun silam. Seperti sop pada umumnya, sajian ini terdiri dari perpaduan sayur seperti bayam dan wortel. Tapi, yang membuatnya unik adalah tambahan kacang merah, daging sapi, dan tetelan sehingga rasanya semakin gurih.
Setelah kenyang, saatnya segarkan tenggorokan dengan minuman khas Magelang, salah satunya es pleret. Minuman tradisional ini terdiri dari sejenis bola-bola yang terbuat dari tepung beras dan diisi gula merah, lalu disajikan bersama santan serta es serut. Perpaduan rasanya yang gurih dan manis menyatu pas di lidah.
3. Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur
Pemandangan menakjubkan dan kekayaan budaya yang masih dijaga hingga kini membuat kawasan Bromo-Tengger-Semeru jadi destinasi favorit pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri. Tapi agar liburan makin lengkap, jangan lupa juga untuk mencoba beberapa sajian khas masyarakat Tengger.
Nasi aron adalah makanan khas Suku Tengger yang terbuat dari jagung yang telah dikeringkan dan dihaluskan, kemudian dikukus menggunakan penanak nasi tradisional. Sebagai pelengkap, nasi aron biasanya juga disajikan dengan berbagai lauk tradisional, seperti tempe, bakwan, ikan teri, sambal, hingga sayur rebus.
Suku Tengger juga punya camilan khas yang dikenal dengan nama sawut kabut. Kudapan ini terbuat dari singkong rebus yang ditambah gula merah lalu ditumbuk hingga teksturnya agak halus. Untuk menambah rasa gurih, biasanya sawut kabut juga disajikan bersama taburan kelapa parut.
4. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
Dikenal dengan julukan ‘surga kecil di Sulawesi Tenggara’, pesona Wakatobi memang tidak pernah habis, begitu pula dengan kekayaan kuliner khasnya. Ya, selain menonjolkan wisata alamnya, ada beberapa makanan khas Wakatobi yang patut dicoba, seperti kasuami, Parende, hingga ikan bakar colo-colo.
Masyarakat di Wakatobi punya sajian pengganti nasi yang bisa kamu coba bernama kasuami. Terbuat dari parutan singkong yang diperas sampai tidak tersisa airnya, lalu dibentuk kerucut menyerupai tumpeng. Kasuami biasanya disantap bersama dengan berbagai lauk khas Wakatobi lainnya seperti ikan bakar.
Lalu, yang tidak boleh ketinggalan tentu saja ikan bakar colo-colo. Bukan ikan bakar biasa, yang membuat sajian ini istimewa adalah adanya sambal colo-colo yang menambah rasa pedas dan segar. Berbeda dari sambal biasanya yang diulek, sambal colo-colo terbuat dari tomat hijau, cabai rawit, dan bawang merah yang diiris dengan ditambah perasan jeruk nipis.
5. Raja Ampat, Papua Barat
Pemandangan alam menakjubkan dan kekayaan biota laut yang masih terjaga membuat Raja Ampat masuk ke dalam list destinasi pariwisata prioritas #DiIndonesiaAja. Lebih dari itu, jika berkunjung ke Raja Ampat akan semakin lengkap kalau mencicipi kuliner tradisionalnya.
Bagi pencinta kuliner Indonesia, mungkin sudah familier dengan papeda. Ya, sajian ini bisa dibilang jadi salah satu kuliner paling terkenal dari Papua. Terbuat dari sagu yang dimasak dengan air panas, papeda yang kenyal ini disajikan dengan lauk khas lain seperti ikan kuah kuning. Cara makannya juga unik, lho yakni dengan cara diseruput.
Sebagai kawasan pesisir, belum lengkap rasanya bila tidak menyantap seafood di sana. Kamu bisa mencoba ikan bakar Manokwari sebagai menu makan siang setelah puas berjalan-jalan. Rasanya gurih dan segar karena terbuat dari perpaduan ikan laut bakar dengan siraman sambal mentah giling kasar di atasnya. Sedap!
Selain menu-menu di atas, tentunya masih banyak lagi kuliner dari daerah lain dengan cita rasa yang tidak kalah menggugah selera. Bahkan dari Sabang sampai Merauke, kita bisa mencoba berbagai jenis sajian dengan tampilan, rasa, dan keunikan yang berbeda-beda.
Kalau kamu, mana kuliner yang ingin dicoba? Atau sudah punya kuliner favorit andalan?
Yuk, bagikan ceritamu tentang kuliner nusantara favorit lewat kompetisi Jelajah Kuliner bersama Kemenparekraf dan kumparan yang berlangsung hingga 20 Oktober 2021.
Tulis promosi sekreatif mungkin tentang hidangan, produk, atau tempat kulineran favorit dan raih kesempatan mendapatkan uang tunai senilai total Rp 10 juta.
Simak mekanismenya di bawah ini:
1. Follow akun Instagram @pesonaid_travel dan @kumparancom.
2. Unggah foto di Instagram feed mengenai tempat kuliner (rumah makan, restoran, kafe, dan lain sebagainya) atau produk kuliner lokal favoritmu.
3. Ceritakan foto tersebut di kolom caption.
4. Tag dan mention @pesonaid_travel dan @kumparancom, sertakan juga hashtag #kumparanxwonderfulindonesia #WonderfulIndonesia.
5. Tag dan mention juga 3 teman kamu, lalu pastikan akun Instagram kamu tidak dalam mode private, ya!
Kamu boleh mengikuti kompetisi ini lebih dari satu kali dengan konsep yang berbeda. Bagi 10 pemenang yang beruntung, akan mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 1 juta dan merchandise Wonderful Indonesia.
Tunggu apa lagi? Ini saatnya bagi kamu untuk mempromosikan tempat atau brand kuliner lokal favoritmu!
Untuk informasi lengkap seputar program, kamu bisa menanyakannya melalui email onlineactivation@kumparan.com dengan subjek kumparan x Kemenparekraf.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Kemenparekraf