kumparan
Food & Travel2 Oktober 2019 17:28

Kaya Antioksidan, Ini 7 Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan

Konten Redaksi kumparan
Tumis daun pepaya
Tumis daun pepaya Foto: Shutter Stock
Selain buahnya, bagian lain dari pepaya yang kerap dikonsumsi adalah daunnya. Daun pepaya ini kerap diolah menjadi berbagai hidangan nikmat, mulai dari tumis daun pepaya, lalapan, hingga sayur buntil.
ADVERTISEMENT
Meski banyak yang kurang suka dengan rasanya yang pahit, namun bila diolah dengan cara tepat, daun pepaya akan menghasilkan tekstur lembut nan nikmat. Kandungan nutrisinya pun begitu kaya. Bahkan, berbagai pengobatan tradisional kerap memanfaatkan daun ini untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
Kira-kira, manfaat kesehatan apa saja yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi daun pepaya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:
1. Mengobati demam berdarah
Daun Pepaya-RM. Medan Baru
Daun Pepaya-RM. Medan Baru Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Ketika kita mengidap demam berdarah, muncul beberapa gejala lainnya seperti demam tinggi, ruam, dan sakit kepala yang diiringi nyeri sendi serta otot. Gejala-gejala ini kerap memicu turunnya trombosit darah secara drastis.
Salah satu cara alami untuk mengatasinya adalah mengonsumsi ekstrak daun pepaya. Bagian daunnya mengandung komponen penting, seperti papain dan carocain yang meningkatkan trombosit darah serta mengurangi infeksi akibat demam berdarah.
ADVERTISEMENT
Disarankan untuk mengonsumsi 25 ml jus pepaya dua kali sehari, untuk menstabilkan kadar trombosit, dan mendapatkan manfaatnya secara maksimal.
2. Antimalaria
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Daun pepaya juga mengandung komponen antimalaria yang kuat bernama acetogenin. Senyawa tersebut dapat mencegah penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria.
Sebuah studi pada tahun 2011 yang dipublikasikan dalam Journal of Victor Bone Disease menunjukkan, ekstrak daun pepaya dapat mengobati malaria dengan efektif. Daun ini mengandung komponen plasmodiasatatic yang mengurangi tingkat pertumbuhan plasmodium --salah satu parasit penyebab malaria.
Bukan itu saja, jus daun pepaya juga meningkatkan kadar antioksidan pada pasien, sehingga mencegah timbulnya anemia yang disebabkan oleh malaria.
3. Menjaga pencernaan dan mengobati permasalahan perut
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Menurut penelitian berjudul Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders pada tahun 2013, mengonsumsi daun pepaya muda dan empuk, dapat menyembuhkan masalah pencernaan seperti; kembung, konstipasi, dan nyeri di dada akibat naiknya asam lambung.
ADVERTISEMENT
Sebab, daun pepaya kaya akan antioksidan dan senyawa aktif seperti papain, chymopapain, serta serat esensial. Seluruh komponen tersebut berfungsi untuk melancarkan kinerja pencernaan.
Jus daun pepaya, juga bisa meredakan kerusakan dinding usus yang mengarah ke lambung akibat konsumsi alkohol dan stres.
4. Meredakan sakit perut akibat menstruasi
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Apakah siklus menstruasimu kerap membuat tubuh terasa sakit dan nyeri? Cobalah mengonsumsi jus daun pepaya yang bisa menyeimbangkan hormon, dan mengatur siklus menstruasi.
Daun pepaya yang sudah diekstrak ataupun masih dalam keadaan segar; mengandung polifenol, saponin, dan alkaloid yang berperan sebagai pereda nyeri dan anti-inflamasi.
Supaya rasa nyeri akibat haid terminimalisir, cukup rebus selembar daun pepaya, sejumput garam dan asam, serta air hingga mendidih.
ADVERTISEMENT
5. Menjaga kesehatan kulit
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Daun pepaya mengandung antioksidan tinggi yang bisa melembapkan kulit tubuh dan wajah kita. Tak hanya itu, terdapat pula kandungan vitamin C dan A yang akan menekan dampak buruk radikal bebas serta meningkatkan sirkulasi kulit.
Hasilnya, kulit akan jadi lebih cerah dan sehat. Selain itu, adanya komponen karpain dalam daun pepaya, akan mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan membersihkan kulit dari racun, sehingga membuat kulit terbebas dari jerawat.
6. Mengurangi risiko timbulnya kanker
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Ekstrak daun pepaya diklaim memiliki khasiat antikanker yang besar, karena mengandung senyawa acetogenin. Berdasarkan riset yang dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmocology, enzim pada daun pepaya dapat melawan kanker hati, kanker paru-paru, kanker pankreas, hingga kanker payudara.
ADVERTISEMENT
Komponen anti-inflamasi pada daun pepaya juga dapat mengurangi peradangan dan efek samping kemoterapi.
7. Melindungi organ hati
Daun pepaya
Daun pepaya Foto: Shutter Stock
Mengonsumsi jus daun pepaya dapat membersihkan darah dari kolesterol jahat. Hal ini bisa terjadi karena senyawa fitosterol di dalam jus pepaya, punya struktur yang mirip dengan kolesterol jahat (LDL).
Dengan begitu, kerusakan akibat radikal bebas dapat terminimalisir, membuat organ hatimu tetap aman dari gangguan penyakit seperti sakit kuning dan sirosis.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan