kumparan
16 Maret 2018 12:23

Menikmati Sajian Khas Prancis di Anigre Restaurant

Slow Braised Beef Ribs
Slow Braised Beef Ribs (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Untuk menyambut festival kuliner Perancis ‘Good French 2018’ pekan depan, beragam restoran pun menghadirkan sajian khusus ala Prancis yang lezat dan menggugah selera, tak terkecuali Anigre Restaurant.
ADVERTISEMENT
Terletak di lantai UG Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta, Anigre menyajikan enam menu khusus Good French yang bisa dinikmati oleh para pecinta kuliner khas Prancis. Khusus tahun ini, Good French mengambil tema Nouvelle Aquitaine, yaitu sebuah wilayah di sebelah barat daya Prancis yang memiliki sajian berbahan dasar ikan, lobster dan daging.
Berdasarkan tema yang ada, Twedi Martatna selaku Executive Chef Anigre Restaurant pun mencoba menyajikan aneka olahan menu ala Nouvelle Aquitaine yang dibuat dari daging, ikan dan lobster.
Chef Twedi Martatna, Executive Chef Anigre
Chef Twedi Martatna, Executive Chef Anigre (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
“Tema tahun ini ada Nouvelle Aquitaine, suatu daerah di Prancis dengan kekayaan alamnya yang subur. Kami mencoba membuat menu yang mirip dengan wilayah tersebut, namun tetap menggunakan ingredients yang ada di Indonesia,” kata chef Twedi Martatna saat ditemui kumparan (kumparan.com) di Anigre Restaurant, Kamis (15/3).
ADVERTISEMENT
“90% menu set ini terbuat dari bahan-bahan asli Tanah Air. Kami berharap semua orang yang mencicipi menu set ini bisa senang, suka dengan sajian di restoran kami,” lanjutnya.
Terdapat enam menu Good French yang dihadirkan di sini yang terdiri dari minuman pembuka, appetizer, soup, main course, cheese, dan dessert yang bisa dinikmati saat makan malam, yaitu mulai pukul 18.00 WIB.
kumparan (kumparan.com) pun berkesempatan mencicipi menu set Good French tersebut. Untuk menu pembuka, kami mencoba valrhona gianduja martini, minuman yang terbuat dari campuran bubuk cokelat dan koktail martini.
 Valrhona Gianduja Martini
Valrhona Gianduja Martini (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Saat diminum, jejak pahit khas martini melekat kuat di lidah. Taburan bubuk kakao yang terdapat di bibir gelas juga menambah cita rasa dan aroma minuman satu ini.
ADVERTISEMENT
Menu kedua yang kami coba adalah warm asian seabass salad with baby rocket, forest honey lime vinaigrette and light comte cheese souffle, terdiri dari sebuah roti kecil, keju comte dan ikan seabass yang dipanggang sebentar lalu disiram dengan saus lemon dan biji markisa.
Warm Asian Seabass Salad
Warm Asian Seabass Salad (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Perpaduan ketiga bahan tersebut menghasilkan sensasi rasa yang unik dan berbeda. Ikan seabass yang diiris tipis terasa sangat gurih di lidah.
Lalu kami mencoba double boiled prawn bisque with papua crayfish and kemangi leaves rolled tuile, sup kaldu lobster papua yang dimasak selama satu hari penuh kemudian dicampur dengan pasta tomat, ekstrak kemangi, dan mashed potatoes.
Karena dimasak dengan jangka waktu yang sangat lama, rasa gurih khas lobster sangat terasa di mulut. Untuk menyempurnakannya, ada sebuah biskuit renyah bercita rasa manis yang disajikan dalam menu ini.
ADVERTISEMENT
Slow Braised Beef Ribs
Slow Braised Beef Ribs (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Selanjutnya, kami mencoba slow braised beef ribs with pommes aligot, roots vegetable pickle, tekstur mashed potatoesnya sangat lembut, namun rasa kejunya tak terlalu mencolok. Tekstur dagingnya pun sangat lunak dan meleleh di lidah karena dimasak selama 4 jam lamanya. Terdapat ubi manis tumbuk yang diberi potongan wortel di bagian atasnya. Lezat!
Kemudian ada menu brie de meaux with apple malang compote, salted cashew nuts croquant and spicy lavosh crackers. Saat disantap, aroma dan rasa susu dari keju brie de meaux bakar tercecap di lidah.
Brie de Meaux
Brie de Meaux (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Rasa crackernya cenderung plain namun ada sensasi pedas dari taburan cabai bubuknya, kacang medenya pun terasa empuk saat digigit
Sebagai penutup, kami mencoba delectable alfonso mango mousse, dark chocolate mocha crema and vanilla sabayon. Terbuat dari ekstrak mangga alfonso dengan tekstur berair dan sangat berserat, biskuit lembut berisi sirup raspberry, dan vanilla sabayon bercita manis seperti karamel yang dibuat dari kocokan kuning telur dan white wine.
Delectable Alfonso Mango Mousse
Delectable Alfonso Mango Mousse (Foto: Adisty Putri Utami/kumparan)
Ketiga elemen tersebut menghasilkan perpaduan rasa manis dan asam yang melebur dalam kesatuan rasa yang nikmat.
ADVERTISEMENT
Menu Good French di Anigre Restaurant bisa kamu nikmati mulai tanggal 21 hingga 23 Maret 2018 mendatang. Keenam menu khusus tersebut dibanderol dengan harga Rp 588 ribu per orang. Tertarik mencobanya?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan