kumparan
18 Februari 2019 7:30

Military Diet, Klaim Mampu Turunkan Berat Badan Hingga 4 Kilo Seminggu

Diet
Capai berat badan ideal Foto: Thinkstock
Tentu saja berbagai program diet ketat selalu punya satu tujuan yaitu menurunkan berat badan sebanyak-banyaknya. Inginnya sih semudah mungkin, namun turunkan sebanyak mungkin. Setuju?
ADVERTISEMENT
Baru-baru ini, TheMilitaryDiet.com membuat sebuah perencanaan untuk menurunkan berat badan hingga lebih dari empat kilo dalam satu minggu. Situs ini juga mengklaim kamu bisa melakukannya tanpa berolahraga sambil makan biskuit serta es krim. Mereka menamakannya sebagai military diet atau diet militer.
Dilansir situs tersebut, diet militer mengharuskan kamu sarapan, makan siang, dan makan malam dengan menu tertentu selama tiga hari. Menu makanan harian ini sangat membatasi asupan kalori. Misalnya di menu hari pertama, kamu hanya makan sekitar 1078 kalori. Sementara itu, laki-laki yang cukup aktif membutuhkan sekitar 2.400 hingga 2.600 kalori per harinya.
Setelah melalui tiga hari pertama, kamu bisa makan apa pun yang kamu inginkan selama empat hari ke depan. Ini pun dengan catatan sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari 1.500 kalori. Dengan demikian bila kamu melakukannya selama satu bulan penuh, laman ini meyakinkan bahwa kamu bisa turun hingga 13 kilo.
ADVERTISEMENT
Lantas apa saja yang jadi menu harian military diet ini?
Kopi
Kopi Foto: Shutter Stock
Seperti dikutip dari Delish, untuk sarapan mereka menyarankan secangkir kopi hitam, setengah buah jeruk bali, dan sepotong roti panggang kering. Sementara itu, untuk makan siang, kamu bisa menikmati setengah cangkir tuna, sepotong roti panggang kering, dan kopi hitam. Untuk makan malam, kamu bisa memakan tiga ons daging apa pun, secangkir kacang hijau, setengah buah pisang, apel kecil, dan secangkir es krim.
Itu menu standarnya, namun TheMilitaryDiet.com juga punya pilihan lain bila kamu tidak bisa makan makanan tertentu. Misalnya, jika kamu tidak suka jeruk, maka kamu akan mendapat manfaat penurunan berat badan yang serupa dengan meminum soda kue yang dilarutkan dalam air.
ADVERTISEMENT
Selain pengertian diet militer, lama ini juga punya banyak informasi seputar diet seperti rencana makan, Frequently Asked Questions, blog, serta aneka tips. Serunya, dalam laman tersebut si penggagas —yang belum diketahui siapa— juga memberikan beberapa review orang yang melakukan diet ini.
Video
Menariknya pada laman About, si penggagas mengungkapkan bahwa ia menyukai jalan cepat untuk menurunkan berat badan. Ia juga tidak kurus walaupun ia menjalankan gagasan diet militer ini. Ia mengungkap bahwa dalam 15 tahun, berat badannya naik hingga 26 kilo.
“Ketika saya kehilangan 20 pound (kira-kira 26 kilo), saya merasa luar biasa. Saya mengeluarkan skinny jeans yang terlalu kecil ketika saya membelinya tetapi berharap (ukurannya) cocok satu hari. Saya tidak pernah membuang skinny jeans saya. Tapi saya benar-benar membuang pakaian 'gemuk' saya ketika sudah kebesaran. Tak perlu dikatakan, saya tahu perasaan mengerikan membeli jeans yang LEBIH BESAR ketika skinny jeans tidak cocok lagi,” tulisnya pada laman About.
ADVERTISEMENT
MensHealth mencari tahu soal diet militer ini dan mereka menghubungi Roland Paquette, PA-C, asisten profesor dalam studi asisten dokter di UT Health San Antonio. Mantan Baret Hijau yang bertugas di Pasukan Khusus Amerika Serikat dari 2004 hingga 2006 itu menjelaskan pada MensHealth bahwa tentara tidak melakukan diet khusus untuk membentuk taruna.
"Saya cukup banyak memakan semua yang tersedia, karena kamu sangat aktif sepanjang waktu," kata Paquette. Ia menambahkan bahwa pancake, roti panggang Prancis, dan biskuit serta saus adalah menu sarapan yang biasa ia temui dan semuanya tidak ada yang masuk dalam diet militer.
Hal ini juga disetujui Mayor Carla Gleason, juru bicara Pentagon. Dilansir MensHealth, Departemen Pertahanan Amerika Serikat tidak mendukung rencana makanan atau diet apa pun di luar apa yang tercantum dalam Warfighter Nutrition Plan —sebuah panduan yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anggota mereka.
ADVERTISEMENT
Keamanan diet militer
Ilustrasi Prajurit Militer
Ilustrasi Prajurit Militer Foto: Pixabay
Mungkin untuk jangka pendek dan di saat kamu benar-benar membutuhkannya, diet militer bisa jadi jalan pintas. Namun, efek sampingnya mungkin kamu bisa mengalami sakit kepala, dan kelelahan, terutama jika terasa lapar dan rutin berolahraga.
Namun, menurut Paquette, diet militer ini memang memiliki satu keunggulan dibandingkan rencana penurunan berat badan lainnya. Tidak seperti diet lain --misalnya keto— yang cenderung menghilangkan seluruh kelompok makanan, diet militer mencakup campuran protein, karbohidrat, dan lemak, meskipun dalam jumlah kecil.
Kendati demikian ia mengatakan pedoman ini masih terlalu umum untuk dikategorikan sebagai diet sehat.
Walaupun penurunan berat badan terjadi secara signifikan, tidak dijelaskan dengan tepat perkara mempertahankannya dalam jangka panjang. Bahkan, penjelasan situs TheMilitaryDiet.com yang menyatakan bahwa makanan spesifik yang kamu makan bisa membantu pembakaran lemak pun masih perlu dipertanyakan.
ADVERTISEMENT
Apakah mungkin ini dinamakan military diet karena diet ini terasa sangat menyiksa?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan