Food & Travel14 September 2020 12:15

Riset: Kebiasaan Makan Lebih Awal dari Jadwal, Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

Konten Redaksi kumparan
Riset: Kebiasaan Makan Lebih Awal dari Jadwal, Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan (769235)
Ilustrasi ngemil tengah malam Foto: Shutter Stock
Kita tahu bahwa kebiasaan makan dengan porsi banyak, bisa menyebabkan kelebihan jumlah kalori dalam tubuh. Sebaliknya, mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit membuat kalori yang masuk dalam tubuh juga berkurang.
ADVERTISEMENT
Selain memperhitungkan porsi dan kalori, pemilihan jenis makanan juga memengaruhi tingkat berat badan. Namun, tak hanya itu, dilansir Eat This, sebuah penelitian baru menemukan bahwa mempertimbangkan waktu makan juga memengaruhi naik-turunnya berat badan.
Makan di siang hari bisa menambah cukup banyak total kalori dalam tubuh. Sementara, mempercepat waktu makan siangmu dari jadwal sebelumnya dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang masuk dalam tubuh; sekaligus membantu menurunkan berat badan.
Riset: Kebiasaan Makan Lebih Awal dari Jadwal, Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan (769236)
Ilustrasi memakai masker saat makan di luar Foto: dok.Shutterstock
Hal ini diungkapkan langsung oleh para ilmuwan dalam European and International Conference tentang obesitas. Para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa makan di sore hari juga akan menyebabkan jumlah kalori yang dikonsumsi meningkat.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan memperoleh 1.170 data orang dewasa yang menjawab Survei Diet dan Nutrisi Nasional Inggris; yang berlangsung mulai dari tahun 2012 hingga 2017.
ADVERTISEMENT
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta rata-rata memakan 39,8 persen dari kalori harian mereka, atau yang disebut asupan energi (EI), setelah jam 6 sore. Orang yang makan lebih awal biasanya makan lebih sedikit sehingga kalori total hariannya ikut menurun.
Riset: Kebiasaan Makan Lebih Awal dari Jadwal, Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan (769237)
Ilustrasi rencana menu diet Foto: dok.shutterstock
"Hasil kami menunjukkan bahwa mengonsumsi proporsi EI yang lebih rendah di malam hari, dapat dikaitkan dengan asupan energi harian yang lebih rendah. Sementara mengonsumsi proporsi asupan energi yang lebih besar di malam hari, dapat dikaitkan dengan skor kualitas diet yang lebih rendah," kata para penulis, dikutip dari Medical News Today.
Sebagai penemuan lebih lanjut, para ilmuwan sedang melakukan survei terkait jenis makanan yang dikonsumsi pada keesokan harinya. Meskipun begitu, mereka memperingatkan bahwa bukan hanya waktu atau porsi saja yang bisa menyebabkan naiknya berat badan; melainkan juga jenis makanan yang dikonsumsi. Mereka pun menyarankan untuk selalu memilih makanan sehat bila pengin dietmu berjalan sukses.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white