Food & Travel
·
19 Agustus 2021 12:04
·
waktu baca 3 menit

Riset: Tomat dan Minyak Zaitun Cegah Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Riset: Tomat dan Minyak Zaitun Cegah Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung (44426)
searchPerbesar
Ilustrasi Tomat Foto: goffkein.pro
Dari beragam jenis sayuran atau buah, tomat tergolong sebagai asupan dengan kaya manfaat kesehatan. Wajar, kalau tomat hampir selalu ada baik itu sebagai bumbu maupun sayuran pelengkap dalam banyak masakan.
ADVERTISEMENT
Kebiasaan makan tomat setiap hari tanpa kita sadari rupanya dapat menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit kronis. Sayangnya, masih sulit bagi kebanyakan orang untuk menerapkan rutinitas makan menyehatkan itu.
Padahal, bila membiasakan konsumsi tomat risiko penyakit jantung sampai stroke dapat diminimalisir. Seperti yang kita pahami juga, jenis penyakit tersebut merupakan salah satu penyebab kematian paling umum. Kasus seperti ini sudah sering terjadi pula di negara Amerika bahkan di Indonesia.
Menurut CDC, setiap tahunnya sebanyak 868 ribu orang mati akibat serangan jantung atau gangguan kardiovaskular lainnya. Saat ditelaah lebih lanjut, meta-analisis penelitian Cardiovascular Research, University of Naples menemukan adanya hubungan antara risiko kematian akibat gangguan jantung dengan pola diet orang-orang di sana.
Riset: Tomat dan Minyak Zaitun Cegah Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung (44427)
searchPerbesar
Ilustrasi jus tomat Foto: Pixabay
Peneliti pun menemukan bahwa korban kerap tidak memasukkan sayur atau buah dalam pola makan sehari-hari. Mereka lebih sering makan daging merah, unggas, biji-bijian, telur, serta produk susu.
ADVERTISEMENT
Sementara, temuan lain dalam penelitian ini juga menjelaskan kalau ada sejumlah makanan yang efektif kurangi risiko penyakit jantung koroner dan kardiovaskular. Satu di antaranya adalah tomat serta sayuran berdaun hijau.
“Beberapa jenis sayuran yang layak konsumsi guna mengurangi risiko penyakit mematikan, yakni sayuran hijau dan tomat. Keduanya mampu menurunkan risiko jantung dan kardiovaskular sebesar 17 persen dan 10 persen, secara signifikan,” terang salah seorang peneliti University of Naples, dikutip dari Eat This.
Tomat dinilai tinggi antioksidan, yang disebut likopen. Dengan adanya kandungan likopen tomat terbukti meningkatkan fungsi pembuluh darah dalam tubuh. Ketika aliran darah bekerja secara maksimal, maka kemungkinan besar tubuh akan terlindungi dari serangan penyakit mematikan.
Riset: Tomat dan Minyak Zaitun Cegah Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung (44428)
searchPerbesar
Minyak zaitun bisa mengurangi jumlah keringat Foto: pixabay
Tak hanya itu saja, faktor lain penyebab buruknya kualitas jantung dan pembuluh darah, yaitu karena jumlah lemak jenuh tinggi dalam tubuh. Orang-orang yang kerap makan gorengan dan sebagainya, mempunyai kadar lemak jenuh sangat tinggi.
ADVERTISEMENT
Guna menguranginya, peneliti menyarankan agar mengganti jenis minyak atau mentega. Menurut mereka, minyak zaitun dapat menjadi alternatif terbaik mengingat jenis olahan minyak satu ini tak mengandung lemak jenuh.
Peneliti pun menemukan, jika konsumsi minyak zaitun setidaknya 5-13 gram, maka ampuh mencegah serangan gejala kardiovaskular. Risiko penyakit jantung koroner pun dapat berkurang sebesar 7 persen, serta 8 persen pengurangan risiko kematian.
Rajin konsumsi tomat serta minyak zaitun diyakini membawa manfaat kesehatan jangka panjang. Peneliti mengaku manfaat dari jenis asupan bernutrisi tersebut mampu meminimalisasi 34 persen kematian akibat penyakit jantung.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020