Riset: Vegetarian Bisa Terhindar dari Risiko Kanker 14 Persen Lebih Rendah

20 Oktober 2022 9:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi vegetarian Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vegetarian Foto: dok.shutterstock
ADVERTISEMENT
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menjadi seorang vegetarian yang tidak mengonsumsi daging, memiliki tingkat risiko terkena kanker lebih rendah, bahkan hingga 14 persen, lho.
ADVERTISEMENT
Ya, mengutip The Guardian, sebuah penelitian telah dilakukan oleh tim dari Universitas Oxford; dengan melibatkan 470.000 data warga Inggris yang dikumpulkan dalam UK Biobank.
Hasilnya, penelitian menunjukkan bahwa seorang pemakan sedikit daging, ikan, dan vegetarian dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terkena kanker; bila dibandingkan dengan pemakan daging biasa.
Ilustrasi makanan vegetarian Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan vegetarian Foto: dok.shutterstock
Penelitian yang dipimpin oleh Cody Watling, seseorang dari unit epidemiologi kanker kesehatan populasi Oxford ini, menunjukkan tiga hasil utama. Pertama, para pemakan daging rendah atau yang mengonsumsi daging kurang dari lima kali dalam seminggu, memiliki tingkat risiko dua persen lebih rendah terkena kanker dibandingkan daging biasa.
Kedua, para pemakan ikan atau pescatarians memiliki tingkat risiko lebih rendah terkena kanker sebanyak 10 persen, dibandingkan pemakan daging biasa.
ADVERTISEMENT
Terakhir, para vegetarian memiliki tingkat lebih rendah terkena penyakit kanker hingga mencapai 14 persen. Adapun, sebagai pembanding; pemakan daging biasa adalah mereka yang mengonsumsi daging lebih dari lima kali dalam seminggu.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menurut Dr Giota Mitrou, selaku direktur penelitian dan inovasi di World Cancer Research Fund International (WCRF), yang juga ikut mendanai penelitian, mengatakan, “Hasilnya (penelitian) menunjukkan bahwa perilaku diet tertentu; seperti diet rendah daging, vegetarian atau pescatarian dapat berdampak pada pengurangan risiko kanker tertentu. Dalam hal ini (kanker seperti) usus, payudara, dan prostat.”
Ilustrasi deteksi dini kanker. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi deteksi dini kanker. Foto: Shutter Stock
Selain itu, Dr Giota juga menambahkan bahwa hasil dari penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine, seakan mengkonfirmasi bahwa pilihan makanan yang baik adalah dengan membatasi olahan daging merah. Sebagai gantinya, kamu dapat mengonsumsi lebih banyak makanan; seperti gandum utuh, sayuran, buah dan kacang-kacangan.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, menurut Richard McIlwain, selaku kepala eksekutif Vegetarian Society, mengatakan bahwa penelitian ini semakin memperbanyak bukti yang memperkuat, bahwa menjadi seorang vegetarian memberikan dampak positif lebih bagi kesehatan.
“Dengan kanker yang sekarang memengaruhi satu dari kita berdua di seluruh negeri, mengadopsi pola makan vegetarian yang sehat jelas dapat memainkan peran dalam mencegah penyakit ini. Bahkan, selain kanker, penelitian sebelumnya juga menunjukkan diet vegetarian yang seimbang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes,” ujar Richard.
Namun, hasil penelitian ini, tidak berarti kamu yang menyukai daging tidak boleh mengonsumsinya lagi, ya. Akan tetapi, cobalah untuk memadukannya dengan buah dan sayuran. Dengan begitu, pola makan kamu akan seimbang dan kesehatan optimal akan didapatkan. Salam Sehat!
ADVERTISEMENT
Penulis: Riad Nur Hikmah
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020