kumparan
search-gray
Food & Travel30 Mei 2020 11:00

Tangkal Stres dan Jaga Sistem Imun dengan Gaya Hidup Sehat dan Kebaikan Susu

Konten Redaksi kumparan
Tangkal Stres dan Jaga Sistem Imun dengan Gaya Hidup Sehat dan Kebaikan Susu (144015)
com-Ilustrasi pentingnya menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh. Foto: Shutterstock
Sel, jaringan, dan organ saling terhubung untuk membangun pertahanan terhadap setiap ancaman bagi tubuh. Sistem ini merupakan perlindungan alami yang dihasilkan tubuh untuk menangkal ancaman yang masuk ke dalam tubuh. Kita mengenalnya dengan nama sistem imun.
Sistem imun terdiri dari berbagai jenis sel, salah satunya adalah sel darah putih (atau leukosit) yang bergerak di dalam pembuluh darah dan sistem limfatik, yaitu jaringan pembuluh tempat racun dan limbah tubuh dibersihkan.
Leukosit bekerja seperti petugas keamanan: secara terus-menerus memindai darah, jaringan, dan organ untuk tanda-tanda yang mencurigakan. Begitu leukosit menemukan kejanggalan, respons imun langsung bekerja seketika itu juga.
Sistem imun dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain asupan gizi harian dan kondisi psikologis seseorang. Zat gizi bersifat esensial, artinya tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh dan hanya didapatkan dari luar tubuh, yaitu dari bahan makanan atau minuman. Sementara faktor psikologis dapat diatur dan dikendalikan oleh seseorang dengan pengelolaan stres yang baik.
Tangkal Stres dan Jaga Sistem Imun dengan Gaya Hidup Sehat dan Kebaikan Susu (144016)
com-Ilustrasi berbagai macam sumber protein hewani. Foto: Shutterstock
Berbicara mengenai gizi, setiap orang mempunyai angka kecukupan gizi yang harus dipenuhi setiap harinya, tentunya sesuai pedoman gizi seimbang. Gizi berperan penting untuk mendukung sistem imun, karena sistem imun tidak dapat bekerja optimal tanpa didukung dengan beragam asupan gizi yang dibutuhkan, salah satunya adalah protein hewani.
Protein hewani dapat ditemukan dari berbagai bahan makanan, seperti daging, telur ayam, ikan dan susu. Susu sebagai salah satu sumber protein hewani terbaik (menurut DIAAS Score) mengandung asam amino esensial yang salah satu fungsinya untuk menjaga daya tahan tubuh.
Asupan nutrisi yang baik, walau demikian, merupakan sebagian dari upaya menjaga kesehatan sistem imun. Selain kesehatan fisik, kinerja sistem imun juga sangat bergantung pada kesehatan psikologis.
Ketika kita merasa stres, kemampuan sistem imun untuk membasmi antigen menurun. Hal ini sudah dibuktikan lewat penelitian Kiecolt-Glaser dkk pada tahun 1984. Penelitian mengenai kaitan stres dengan sistem imun tersebut menunjukkan bahwa stres menurunkan efektivitas fungsi sistem imun.
Hormon yang dihasilkan tubuh saat stres, kortisol, menekan efektivitas sistem imun karena menurunkan jumlah limfosit. Karena itulah orang-orang yang mengalami stres lebih mudah jatuh sakit.
Tangkal Stres dan Jaga Sistem Imun dengan Gaya Hidup Sehat dan Kebaikan Susu (144017)
com-Ilustrasi olahraga yang dibarengi konsumsi susu untuk hasil optimal. Foto: Shutterstock
Salah satu cara terbaik mengelola stres dengan berolahraga. Olahraga teratur terbukti dapat menurunkan tingkat hormon stres di dalam tubuh, seperti adrenalin dan kortisol serta menstimulasi produksi endorfin, zat yang memberi perasaan rileks dan optimis.
Selepas berolahraga, tubuh memproduksi glikogen yang terpakai selama berolahraga dan memperbaiki otot-otot yang jenuh. Untuk membantu proses ini, tubuh membutuhkan karbohidrat dan protein, salah satunya dengan susu.
Menurut riset berjudul “Chocolate milk: a post-exercise recovery beverage for endurance sports” yang terbit di jurnal Medicine and Sport Science (2012), susu cokelat dapat dikonsumsi sebagai post workout nutrient yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi, karena susu mengandung lisin yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan otot pasca berolahraga.
Pada akhirnya, asupan gizi seimbang akan lebih terasa manfaatnya saat diimbangi dengan pengelolaan stres yang baik untuk mengoptimalkan sistem imun. Asupan gizi tersebut dapat ditemui pada berbagai macam bahan makanan, salah satunya melalui kebaikan susu.
Artikel ini merupakan hasil kerja sama dengan Frisian Flag
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white