Entertainment
·
29 Juni 2020 13:05

21 Tahun Berkarya, Badai eks Kerispatih Putuskan Rehat dari Dunia Musik

Konten ini diproduksi oleh kumparan
21 Tahun Berkarya, Badai eks Kerispatih Putuskan Rehat dari Dunia Musik (4963)
Badai eks Kerispatih Foto: Instagram @_.badaithepianoman
Mantan keyboardist Kerispatih, Doadibadaihollo alias Badai, memutuskan untuk rehat dari dunia musik. Keputusan ini ia sampaikan lewat unggahan di akun Instagram miliknya.
ADVERTISEMENT
Bukan hal yang mudah bagi Badai untuk mengambil keputusan tersebut. Dia perlu memikirkan selama berbulan-bulan.
“Kali ini saya mohon izin berhenti membuat karya, sampai saya melihat matahari baru dari perjuangan saya ini,” tulis Badai.
21 Tahun Berkarya, Badai eks Kerispatih Putuskan Rehat dari Dunia Musik (4964)
Badai Kerispatih Foto: Giovanni/kumparan
Badai eks Kerispatih tidak menyebutkan sampai berapa lama ia akan rehat dari dunia musik. Namun, ia memastikan hal itu tidak akan berlangsung selamanya.
“Hanya sebentar… tidak selamanya. Semangat terus para creator lagu!! Kalian jantung musik dunia dan bangsa ini… I’m off,” tulis Badai.
Sebelum memutuskan untuk rehat, ia sudah 21 tahun berkarya di dunia musik Tanah Air. Dia merasa bersyukur dengan hal itu.
“Menciptakan lagu, nada, lirik, bahkan komposisi musik yang bisa dinikmati banyak orang. Saya bangga dan bersyukur. Tidak semua orang seberuntung saya,” tulis pria 42 tahun itu.
21 Tahun Berkarya, Badai eks Kerispatih Putuskan Rehat dari Dunia Musik (4965)
Badai eks Kerispatih Foto: Instagram @_.badaithepianoman
Badai mengatakan, menjadi seorang musisi tidak sekadar piawai menghasilkan karya yang dikenal banyak orang dan bisa memperoleh banyak pekerjaan. Tapi, menurutnya, lebih dari itu.
ADVERTISEMENT
“Bagaimana kita merasa harus memperjuangkan hak kita, membela dan menentang penyelewengan, mengubah cara pikir orang tentang bisnis musik, bahkan melawan ketidakadilan. Yang lebih parah lagi, ternyata tidak semua pencipta lagi merasa ini perlu. Enggak sedikit yang menertawakan, menganggap lebay, bahkan masa bodoh terhadap semua ini,” tulis Badai.
Dalam unggahannya tersebut, Badai juga membicarakan mengenai hak cipta di tengah dunia digital yang semakin berkembang. Termasuk tentang peran negara.
“Para pemilik hak cipta terlihat seperti seakan-akan bodoh membela haknya. Konsistensi sangat minim dalam perjuangan hak cipta. Negara serasa antara ada dan tiada mengurusi ini. Sistem perlindungan, perangkat, dan mentalitasnya terkadang dipertanyakan,” tulis Badai.
Badai menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan dukungan kepada dirinya. Pun yang menyukai dan membawakan karya-karya buatannya
ADVERTISEMENT
“Kalian begitu indahnya bagi saya sepanjang 21 tahun ini,” tutup Badai eks Kerispatih.