Entertainment
·
18 April 2021 9:00

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102673)
Pengacara Hotma Sitompul usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/2/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
Sekretariat Presiden (Setpres) yang angkat bicara soal pernyataan Arie Untung terkait Raja Salman yang membawa tangga sendiri ke Indonesia karena takut Riba menjadi berita populer di sepanjang hari kemarin. Selain itu, perseteruan antara Hotma Sitompul dan Hotman Paris juga masih menjadi sorotan.
ADVERTISEMENT
Berikut 5 berita populer di hari Sabtu (17/4) yang telah dirangkum kumparan.

1. Setpres Bantah Arie Untung soal Raja Salman Bawa Tangga Sendiri sebab Takut Riba

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102674)
Arie Untung. Foto: Jafrianto/kumparan
Presenter Arie Untung kembali jadi sorotan publik. Ia membuat sebuah pernyataan kontroversial ketika menjadi bintang tamu di kanal YouTube Daniel Mananta.
Saat itu, pria berusia 45 tahun tersebut sedang membahas tentang dosa riba dengan Daniel. Ia menyinggung soal Raja Salman dari Arab yang membawa tangga pribadi saat berkunjung ke Indonesia beberapa tahun lalu.
Menurutnya, Raja Salman takut dengan riba karena harus memakai tangga dari negara yang dipinjami uang olehnya. Terkait hal ini, Sekretariat Presiden (Setpres) akhirnya angkat bicara.
Kepala Setpres Heru Budi Hartono dengan tegas membantah pernyataan Arie Untung.
ADVERTISEMENT
"(Raja Salman) tidak (bawa tangga karena takut riba)," ujarnya saat dihubungi kumparan, Jumat (16/4).
Ia pun akhirnya menjelaskan mengapa pada saat itu Raja Salman membawa tangga pribadi dari negara asalnya.
"Saat itu, Raja Salman pergerakannya terbatas, maka beliau bawa tangga khusus," ujarnya.

2. Fajar Umbara Mendekam di Penjara karena Kasus Kekerasan, Ini Kata Anggy Umbara

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102675)
Sutradara film Si Manis Jembatan Ancol Anggy Umbara saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Dicky Adam Sidiq
Fajar Umbara telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak sambungnya yang berinisial H. H yang merupakan anak kandung Yuyun Sukawati ini, sempat mendapat pukulan dari Fajar saat ingin melerai pertengkaran Fajar dan Yuyun.
Anggy Umbara, adik kandung Fajar mengaku sudah mendengar bahwa sang kakak kini mendekam di Rutan Polres Tangerang Selatan. Hanya saja, Anggy tak mau banyak bicara soal kasus yang menjerat Fajar.
ADVERTISEMENT
"Saya juga enggak tahu kasusnya seperti apa, karena enggak mendalami sampai mana. I have no clue. Saya sama Fajar juga ketemu dua tahun lalu, sudah sibuk sendiri-sendiri. Jadi benar-benar enggak tahu kabarnya dan enggak bisa komentar, kalau mau komentar apa pun rasanya enggak relevan," ujar Anggy di kawasan Setiabudi.
Anggy mengetahui bahwa Fajar berada di dalam penjara juga dari grup keluarga. Akan tetapi Anggy hanya bisa mendoakan sebagai bentuk supportnya kepada sang kakak.
"Tahu kok (Fajar dipenjara). Kita ada grup keluarga dari kakak dan lain juga ngabarin. Kalau saya, apa pun yang diberikan Allah pasti terbaik. Jadi, kita percaya saja apa yang dikasih sama Allah buat semua orang terbaik buat mereka. Lihat sisi baiknya saja. Apa yang terbaik buat mereka, buat dia apa pun itu, gue percaya Allah masih di atas sana. So far, masih doa saja (dukungannya), doa yang terbaik," bebernya.
ADVERTISEMENT

3. Tak berkomunikasi dengan Yuyun Sukawati, Anggy Umbara: Saya Gak Mau Ikut Campur

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102676)
Artis Yuyun Sukawati (kanan) saat mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Menteng, Jakarta, Rabu, (7/4). Foto: Ronny
Kasus kekerasan yang dialami oleh anak Yuyun Sukawati, H, membuat Fajar Umbara meringkuk di dalam penjara. Fajar telah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 14 April lalu.
Menurut Yuyun, sejak kasus KDRT yang menimpanya dan juga kekerasan terhadap H mencuat ke publik, Yuyun tak lagi berkomunikasi dengan keluarga Fajar.
Ia mengaku hanya berhubungan dengan om dari Fajar yang juga mengetahui tabiat Fajar selama ini kepada istri dan anak sambungnya. Sementara itu, dengan keluarga lainnya, Yuyun mengaku tak pernah dihubungi.
Anggy Umbara, adik Fajar, mengakui bahwa dirinya memang sudah lama tak komunikasi dengan Yuyun. Komunikasi terakhirnya pun sudah sangat lama dan tidak membicarakan soal rumah tangga Yuyun dan Fajar.
ADVERTISEMENT
"Kapan terakhir, ya. Sudah lama, tapi enggak ngomongin soal itu. Saya juga enggak mau tahu urusan rumah tangga orang," ungkap Anggy Umbara belum lama ini.
Lantas, apakah Anggy tak mau mencoba menghubungi Yuyun?
"Saya enggak mau ikut campur, saya buat tahu aja. Enggak mau tahu, soalnya ini masalah keluarga," tutupnya.

4. Polisi Akan Gelar Perkara Terkait Laporan Rizky Febian terhadap Teddy Pardiana

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102677)
Rizky Febian dan Teddy Pardiana. Foto: kumparan
Polisi bakal segera melakukan proses gelar perkara terkait laporan dugaan penggelapan yang dilayangkan oleh Rizky Febian kepada Teddy Pardiana. Proses gelar perkara dilakukan untuk menentukan kasus itu dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak.
"Masih penyelidikan. Rencana akan kita gelar apakah bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak," kata Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Patoppoi, ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (17/4).
ADVERTISEMENT
Patoppoi menambahkan, gelar perkara akan dilakukan apabila terlapor, yakni Teddy telah dimintai keterangan. Dia memang tak menyebut kapan pastinya Teddy bakal diminta keterangannya. Akan tetapi, Teddy diketahui akan dipanggil dalam waktu dekat.
"Waktu gelar setelah pihak terlapor, diklarifikasi," ujarnya.
Diketahui, saat ini ada sekitar 12 aset harta peninggalan mendiang ibunda Rizky Febian, Lina Jubaedah, yang dikuasai oleh Teddy dan belum dikembalikan.

5. Hotman Paris vs Hotma Sitompul Berujung Laporan PERADI, Ini Kata Otto Hasibuan

5 Berita Populer: Setpres Bantah Arie Untung; Hotma Sitompul vs Hotman Paris (102678)
Hotma Sitompul dan Hotman Paris. Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan dan Munady
Perseteruan antara Hotma Sitompul dan istrinya, Desiree Tarigan, masih terus bergulir. Konflik keduanya pun merembet ke mana-mana termasuk perang kata-kata antara Hotma dengan Hotman Paris selaku kuasa hukum Desiree.
Hal ini membuat kuasa hukum Hotma Sitompul, Partahi Sihombing dan Muara Karta, melaporkan Hotman Paris ke PERADI pada 12 April lalu. Partahi dan Muara tidak menjelaskan secara mendetail mengenai materi laporan mereka. Namun, menurut Partahi, laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Hotman Paris.
ADVERTISEMENT
Terkait laporan tersebut, Otto Hasibuan yang merupakan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) mengatakan bahwa benar dirinya telah menerima laporan dari kuasa hukum Hotma. Namun, saat ini laporan tersebut masih dipelajari olehnya.
"Apakah nanti kita putuskan akan serahkan ke Dewan Kehormatan atau Komisi Pengawas. Atau mungkin juga saya akan mengundang mereka, apakah bisa diselesaikan secara baik-baik dengan mediasi," ungkap Otto Hasibuan saat ditemui di kawasan Senayan, Sabtu (17/4).
Saat ini, Otto mengaku juga sedang berupaya sebagai mediator antara Hotma dan Desiree agar konflik di antara keduanya mereda dan semua masalah selesai dengan baik.
"Jadi, harus dibedakan, ya, masalah Pak Hotma dan Pak Hotman yang dilaporkan ke Peradi. Nah yang kedua, saya sebagai mediator Ibu Desiree dan Pak Hotma," ujar Otto.
ADVERTISEMENT
Bila ke depannya masalah antara Hotma dan Desiree berakhir dengan baik, Otto pun berharap hal yang sama terjadi dengan Hotma dan Hotman.
"Ini tahap berikutnya, saya pikir kalau antara Ibu Desiree dengan Pak Hotma bisa selesai, mungkin antara Pak Hotma dan Pak Hotman juga bisa selesai. Sebagai Ketua Umum PERADI saya punya kewajiban moral untuk menyelesaikan dua teman sejawat saya ini. Karena apa, ada kode etik di advokat, pertama kali menyelesaikan perkara apa pun itu harus mengutamakan perdamaian dulu sebelum melanjutkan perkara itu," bebernya.