kumparan
26 Mar 2019 23:13 WIB

Alasan Elvy Sukaesih Terima Muhammad sebagai Calon Suami Dhawiya Zaida

Elvy Sukaesih. Foto: Munady Widjaja
Anak pedangdut senior Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, akan menikah dengan kekasihnya, Muhammad, pada 29 Maret mendatang. Padahal, keduanya tengah menjalani rehabilitasi narkotika berupa rawat jalan selama 1 tahun 6 bulan.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, dua sejoli ini ditangkap di kediaman Elvy di kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada 16 Februari 2018. Polisi menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,38 gram di dalam ban pinggang Muhammad yang telah dimodifikasi.
Adapun Dhawiya tengah mengonsumsi sabu bersama sang kakak, Syechan, dan iparnya, Chauri Gita. Selain itu, ditemukan pula sabu seberat 0,45 gram, dan 0,49 gram dalam bungkus terpisah milik Dhawiya.
Konpers Penangkapan Dhawiya Foto: Puti Cinintya/kumparan
Terkait pernikahan Muhammad dan Dhawiya Zaida, Elvy pun menjelaskan kabar bahagia tersebut. Menurut sang Ratu Dangdut, anak bungsunya itu telah meminta izin padanya untuk melepas masa lajang.
Pelantun 'Gula Gula' tersebut tidak mempermasalahkan anaknya untuk dinikahi oleh Muhammad yang mempunyai masa kelam sebagai penyalah guna narkoba. Menurut Elvy, anaknya sangat percaya dengan Muhammad dan sudah saling mencintai.
ADVERTISEMENT
"Manusia ini 'kan semua ada proses. Kita enggak bisa bilang selamanya penjahat jadi penjahat. Pengguna ini, insyaallah, dengan niat dan tekadnya dia, insyaallah Dhawiya juga seperti itu. Jadi, saya percayakan banget Muhammad," ucap Elvy Sukaesih saat ditemui di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
"Saya lihat, mereka saling cinta, kayak gitu. Dan perkawinan saya sama Abahnya juga cinta awalnya. Cinta yang saya utamakan. Pengagum cinta. Jadi kita enggak bisa namanya anak sudah saling cinta terus saya cut lagi. Akhirnya nanti malah enggak bagus," sambungnya.
Elvy Sukaesih. Foto: Ronny
Elvy Sukaesih mengatakan, Dhawiya sempat menangis saat meminta izin dan ridhonya untuk menikah dengan lelaki pujaannya. Sebagai orang tua, ia pun memberikan restu kepada anak bungsunya agar bahagia dengan pria pilihannya sendiri.
ADVERTISEMENT
"Dhawiya ini, enggak tahu, sudah nangis saja dia bilang, 'Aku minta keridhoannya Mama, aku minta maaf banget'. Saya sebagai ibu sudah pasti memberi keridhoan karena kasihan kalau enggak saya berikan ridho untuk nikah," terang Elvy.
Sementara itu, Fitria Sukaesih, kakak Dhawiya, merasa yakin bahwa Muhammad merupakan pria yang berasal dari keluarga baik-baik. Sementara, kesalahan yang pernah dibuat adiknya dan Muhammad hingga sempat mendekam di balik jeruji besi merupakan sebuah proses kehidupan yang salah.
Penyanyi dangdut Elvy Sukaesih (kiri) bersama anaknya Fitria Sukaesih (kanan) saat konferensi pers terkait pernikahan Dhawiya di Jakarta, Selasa (26/3). Foto: Ronny
"Biasalah, proses kehidupan bisa kena kepada siapa saja. Mudah-mudahan, mereka bisa kembali ke jalan yang Allah ridhoi," ujar Fitria di tempat yang sama.
Keluarga pedangdut tersebut juga berharap agar proses pernikahan Dhawiya dapat berjalan lancar. Tak hanya itu, mereka berharap keluarga kecil Dhawiya nantinya selalu diberikan perlindungan dan kebahagiaan dari Allah SWT.
ADVERTISEMENT
"Harapannya memang buat Dhawiya bisa mewujudkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah, menjadi istri yang taat, bisa menyenangkan suami, menyenangkan orang tua juga, bisa beradab menghormati keluarga, karena itu yang selalu saya ajarkan. Tapi, jangan lupa meskipun ketaatan pada suami juga, jangan lupa sama ibu yang melahirkan," terang penyanyi 'Kereta Malam' itu.
"Mudah-mudahan, Tuhan mengangkat derajatnya dia sama Muhammad biar dia bisa berpijak di atas kakinya. Bisa membahagiakan Dhawiya dunia akhirat," pungkas Elvy Sukaesih.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan