kumparan
6 Juni 2018 21:12

Anisa Bahar Rugi Ratusan Juta Usai Kecelakaan Mobil

Anisa Bahar dan Jelita Bahar
Anisa Bahar dan Jelita Bahar (Foto: sarah yulianti purnama/kumparan)
Kejadian nahas belum lama ini menimpa pedangdut Anisa Bahar dan keluarganya. Mereka mengalami kecelakaan tunggal di Tol Wiyoto Wiyono KM 12 arah Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (5/6) sekitar pukul 11.46 WIB.
ADVERTISEMENT
Akibat dari kecelakaan tersebut, kondisi mobil Nissan Juke bernomor polisi B 1768 DT yang ditumpangi oleh pemilik goyang patah-patah itu hancur, terutama di bagian depan mobilnya. Melihat hal tersebut, mereka mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
“Mobil aku hancur ya. Tapi enggak aku pikirin mobil, yang penting anak-anak selamat. Kerugian mobil ratusan juta,” ujar Anisa saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (6/6).
Mobil Anisa Bahar
Mobil Anisa Bahar (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Tidak hanya mengalami kerugian pada mobilnya saja, ada juga barang-barang milik Egi, anak angkat dari wanita berumur 43 tahun itu hilang. Meski begitu, mereka lebih memilih untuk menyelamatkan diri.
“Handphone kelempar, dompet Egi hilang, itu ada ATM, KTP, kartu nama, SIM. Karena kan kondisi panik banget. Kita menyelamatkan diri, anak-anak aku keluarin, mobil ditinggal,” ucap Anisa.
ADVERTISEMENT
Selain mengalami kerusakan materi, hampir semua yang berada di dalam mobil mendapat luka-luka pada bagian tubuhnya. Untungnya, kecelakaan tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.
“Kebanyakan luka dalam. Egi (luka di) kaki sama dada, karena dia kebentur juga. Jelita kaki memar, tangan robek, kepala benjol, punggung mungkin, kebentur tulang iganya, ya. Kita benar-benar diguncang sekali. Aku (sakit di) engkel kaki, tangan masih biru,” katanya.
Annisa Bahar
Annisa Bahar alami kecelakaan mobil. (Foto: Alexander Vito Edward Kukuh/kumparan & Insagram @anisabaharreal)
Setelah kejadian tersebut, wanita kelahiran Jakarta itu tidak dibawa ke rumah sakit. Dia lebih memilih untuk melakukan pengobatan secara tradisional. Namun, apabila kondisinya tak kunjung membaik, dia akan melakukan tindakan lebih lanjut.
“Aku langsung dibawa ke rumah kakakku, dipanggil tukang urut aja. Tadinya aku mau rontgen ya, kalau nanti keadaan masih enggak bagus, aku ke dokter,” sahut ibu empat orang anak itu.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, kecelakaan terjadi saat wanita yang memiliki nama asli Ani Setiawati itu bersama keluarganya akan mengunjungi Dinas Sosial Jakarta Utara. Anisa pun mencium bau tak sedap dan membuka kaca untuk menghirup udara. Tak lama kemudian, mobil mereka oleng dan menabrak pembatas tol.
“Ya sudah dari habis pas tutup kaca, langsung ‘Gubrak-gubrak’ langsung oleng mobilnya nabrak-nabrak dan aku kebentur, ‘Allahuakbar’. ‘Egi ini kenapa?’ ‘Enggak tahu Mam’ ‘Rem’ ‘Enggak bisa’, akhirnya pas aku melipir aku tarik rem tangan pelan-pelan,” beber Anisa.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan