kumparan
14 November 2019 12:20

Bertemu dengan Animator-animator Kelas Dunia di BEAST 2019

BEAST 2019
BEAST 2019 Foto: Bengkel Animasi
Saat ini, di Indonesia, sudah banyak studio animasi atau game yang melahirkan karya-karya nan apik. Perkembangannya cukup signifikan, membuat karya anak bangsa mampu bersaing di industri animasi dan computer graphics (CG).
ADVERTISEMENT
Banyak studio animasi atau game di Indonesia yang memiliki kapasitas tenaga kerja berkisar antara 100-300 orang. Beberapa di antaranya mengerjakan proyek sendiri, sedangkan studio-studio lainnya menunjang produksi film dari dalam dan luar negeri.
Thanos, Musuh Besar Avengers di Dunia Marvel
Thanos, musuh besar Avengers di dunia Marvel. Foto: Marvel
Meski demikian, studio-studio tersebut banyak yang masih kesulitan dalam mencari sumber daya manusia. Tepatnya, yang sesuai dengan standar kualitas perusahaan mereka. Di sisi lain, banyak animator Indonesia yang telah menembus dunia animasi Hollywood.
Mike Wiluan, misalnya, CEO Infinite Studio, yang telah mengerjakan beberapa film animasi seperti 'Meraih Mimpi' hingga film-film internasional seperti 'Hitman: Agent 47' dan 'Crazy Rich Asian'. Ada juga Ronny Gani yang menjadi bagian dalam tim visual effects film 'The Avengers: End Game', 'Avengers: Infinity War', 'Ready Player One', dan 'Aquaman'.
BEAST 2019
BEAST 2019 Foto: Instagram @bengkelanimasi
Yap, kamu bisa bertemu mereka di acara Bengkel Animasi CG festival (BEAST) 2019 yang akan berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 16 November mendatang.
ADVERTISEMENT
Menurut keterangan pers yang diterima kumparan baru-baru ini, acara yang merupakan kerja sama Bengkel Animasi, Sinar Mas Land, dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia ini adalah wadah bertukar informasi dan kolaborasi antar stakeholder dari industri animasi dan CG di Indonesia. Mulai dari studio animasi atau game, praktisi, institusi pendidikan, pelajar, mahasiswa, dan institusi-institusi pemerintah terkait.
Loading Instagram...
Selain Mike Wiluan dan Ronny Gani, akan hadir Aditya Triantoro selaku CEO The Little Giantz, Irvan Rifai dari Brown Bag Films Bali, Johanes Kurnia selaku Generalist Supervisor ILM di film 'Star Wars: The Last Jedi', Stephen Putra selaku Pipeline TD film 'Gemini Man' dan 'Alita: Battle Angel', serta David Lojaya, Character Designer Dreamworks Animation.
Nantinya, ketujuh orang ini akan berbagi informasi dan pengetahuan dari pengalaman mereka selama berkarier di studio animasi besar di dalam dan luar negeri.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
“Sebagai negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang sangat besar. Namun, dari segi kualitas, harus diakui adanya ketertinggalan jika dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara,” jelas Ronny dalam keterangan tertulis tersebut.
“Kualitas animator Indonesia yang harus mampu bersaing secara internasional menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dan perkembangan industri animasi kita,” sambungnya.
Untuk tiket, harga dibanderol mulai dari Rp 150 ribu hingga Ro 300 ribu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan