kumparan
25 Apr 2019 12:50 WIB

Britney Spears Minta Fans Tidak Terpancing Rumor Miring Tentangnya

Britney Spears Foto: Instagram/@britneyspears
Beberapa waktu lalu, penggemar Britney Spears melakukan aksi unjuk rasa di luar West Hollywood City Hall dengan spanduk-spanduk bertuliskan "Bebaskan Britney" dan "Kebenaran Akan Membebaskannya".
ADVERTISEMENT
Aksi unjuk rasa itu dipicu oleh kabar bahwa pelantun lagu 'Toxic' itu dirawat di sebuah pusat rehabilitasi mental, di luar kehendaknya. Aksi tersebut disiarkan langsung di channel YouTube, Senin (22/4).
Penyanyi berusia 37 tahun itu diketahui mendaftarkan diri dalam program perawatan di pusat rehabilitasi mental selama sebulan, pada Maret lalu. Hanya saja, rumor miring itu beredar setelah Spears masuk ke pusat rehabilitasi mental.
Britney Spears konser di iHeartRadio Jingle Ball. Foto: Mario Anzuoni/Reuters
Untuk meredam kehebohan para penggemar, Britney Spears akhirnya buka suara lewat unggahan di Instagram. Ia menjelaskan kondisinya saat ini, dan meminta para penggemar untuk tetap tenang.
"Aku ingin menyapa kalian, karena banyak hal yang diucapkan menjadi lepas kendali," tulis Spears dalam kolom keterangan video di Instagram.
ADVERTISEMENT
Britney Spears memang kerap menghadapi berbagai hal sulit dalam hidupnya selama ini. Ia pernah mengalami depresi beberapa kali karena hal tersebut.
Untuk saat ini, mantan kekasih Justin Timberlake itu butuh waktu untuk menenangkan diri sampai semua masalahnya selesai. Dia berjanji kepada para penggemarnya, bahwa dirinya akan baik-baik saja.
"Aku hanya butuh waktu untuk sendiri. Tapi semua yang terjadi justru membuatku semakin berada dalam posisi yang sulit. Situasiku saat ini memang unik. Tapi aku berjanji akan melakukan yang terbaik," katanya.
Pemilik album 'Glory' ini kemudian meminta para penggemar agar tidak mudah percaya dengan rumor miring tentang dirinya yang beredar di media sosial. Ia yakin jika sosok Sam Lutfie yang merupakan mantan manajernya, adalah dalang di balik semua kekacauan ini.
ADVERTISEMENT
Konflik antara Britney Spears dan Sam Lutfi telah terjadi bertahun-tahun lalu. Spears sempat menuntut Lutfi di tahun 2009 dengan tuduhan perencanaan menguasai hidupnya. Hal itu membuat Spears tertekan dan depresi.
Loading Instagram...
"Jangan percaya apapun yang kamu baca dan dengan. Email palsu ada di mana-mana dan itu dibuat oleh Sam Lutfi. Aku tidak menulisnya. Dia berpura-pura menjadi diriku dan berkomunikasi dengan timku melalui email palsu," ujar Spears.
Di akhir tulisan, Britney Spears mengucapkan terima kasih kepada para penggemar dan semua orang yang sudah menunjukkan kepedulian padanya. Dia juga meminta agar orang-orang agar tak terlalu mengkhawatirkan keadaannya saat ini.
"Cinta dan dedikasi kalian begitu luar biasa. Tapi yang ku butuhkan sekarang adalah sedikit privacy untuk menghadapi situasi yang serba sulit ini. Kalau kalian bisa melakukannya, aku akan sangat bersyukur. Aku mencintai kalian," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan