kumparan
Entertainment26 Februari 2020 16:42

Endorse Tiket Kekinian, Tyas Mirasih dan Gisella Anastasia Dipanggil Polda Jatim

Konten Redaksi kumparan
(NOT COVER) Tyas Mirasih, konferensi pers " Nostalgila 90's"
Tyas Mirasih saat hadir di konferensi pers " Nostalgila 90's" di kawasan SCBD, Jakarta. Foto: Dok. Ronny
Kepolisian Daerah Jawa Timur bakal memanggil dua artis ibu kota terkait kasus dugaan pembobolan kartu kredit atau illegal access. Rencananya, artis ini bakal dipanggil sebagai saksi pada Rabu (26/2) ini.
ADVERTISEMENT
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, menyebutkan bahwa kedua artis itu adalah Tyas Mirasih dan Gisella Anastasia.
Menurutnya, kedua artis itu dimintai keterangan mengenai kegiatan mempromosikan produk jasa dalam kasus tersebut, dengan nama Instagram Tiket Kekinian.
“Untuk endorsement itu gandeng beberapa artis. Untuk mempromosikan, membuat testimoni. Kemudian di-upload di Instagram dia, di-tag ke Instagram Tiket Kekinian. Kemudian artis ini kompensasi ada uang, tiket gratis,” ujar Gidion saat dihubungi, Rabu (26/2).
Gisella Anastasia
Artis Gisella Anastasia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, Senin, (6/1/2020). Foto: Ronny
Namun kata Gidion, Tyas Mirasih dan Gisella Anastasia tak jadi datang ke Polda Jatim, lantaran kondisi beberapa titik di Jakarta masih terendam banjir.
“Mohon maaf baru dikabari pengacaranya, belum bisa datang hari ini. Mungkin menunggu surut banjir di Jakarta,” katanya.
ADVERTISEMENT
Gidion menyebut sebenarnya ada empat artis yang diduga ikut mempromosikan Tiket Kekinian tersebut. Namun,dua lainnya masih belum mau disebutkan.
Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih
Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih. Foto: Dok. Ronny dan Munady Widjaja
Sementara untuk tersangka pembobolan kartu kredit itu, Polda Jatim sudah mengamankan 3 orang. Masing-masing memiliki peran yang berbeda.
“Tiga (sudah) ditahan. Yang nyambung (menghubungi) ke artis satu orang, yang dua eksekutor mendapatkan kartu kredit orang,” jelasnya.
Gidion menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku dengan mengelabui korban melalui pembelian tiket hotel, pesawat, dan lainnya, melalui kartu kredit pemesan. Kemudian pelaku membobol kartu kredit tersebut.
"Tersangka kita tahan tiga (orang) berkaitan dengan (kasus) ini. Buka akun Instagram Tiket Kekinian. Produk yang ditawarkan menjual tiket promo hotel, terus paket-paket gitu lah ya,” ungkapnya.
“Pembelian tiket ini gunakan kartu kredit orang lain. Jadi ujungnya illegal access,” lanjut Gidion.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan