kumparan
search-gray
Entertainment14 Januari 2020 20:08

Eza Gionino Bantah Tuduhan Menipu: Cuma Rp 12 Juta, Malu sama Mertua

Konten Redaksi kumparan
PTR, Pengacara Henry Indraguna dan Eza Gionino
Pengacara Henry Indraguna dan Eza Gionino. Foto: Aria Pradana/kumparan
Permasalahan ikan arwana antara pesinetron Eza Gionino dengan penjual ikan arwana, Qory Supiandi, memasuki babak baru. Qory yang sebelumnya dilaporkan Eza karena dugaan penipuan dan pengancaman, kini justru melaporkan balik.
ADVERTISEMENT
Qory melalui kuasa hukumnya, Lissa V, mengatakan Eza Gionino belum membayar ikan yang sebelumnya telah dikirim Qory dan menjadi masalah.
Eza Gionino di kantor kuasa hukumnya, Henry Indraguna di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (14/1), mengaku heran mengapa ia justru dilaporkan.
Menurut Eza, sejak ikan dari Qory ia terima dan menjadi masalah karena tidak sesuai dengan pesanan, tidak ada yang menagih pembayaran ke dirinya.
"Kayak satu ada orangnya Qory nagih ke gue, telepon atau sms lah 'Za, ini ikannya gimana, mau dibayar apa diambil ikannya?' Kalau gue ditagih dan enggak mau bayar, silakan laporin gue," kata Eza Gionino di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).
 Eza Gionino
Pesinetron Eza Gionino di kantor kuasa hukumnya, Henry Indraguna. Foto: Aria Pradana/kumparan
Eza mengatakan, pengacaranya, Henry Indraguna, sejak tanggal 2 Desember juga telah menanyakan perihal ikan yang dipermasalahkan ke pihak Qory.
ADVERTISEMENT
"Sudah menanyakan perihal ikan. 'Ini ikannya diambil?' jawabannya cuma 'Iya bang'. Ini (sekarang) lu kenapa laporin gue?" ujar Eza Gionino.
Karena laporan tersebut, Eza Gionino mengaku tidak terima. Ia sesumbar, apabila memang dirinya melakukan penggelapan uang, nominalnya tidak akan hanya di angka Rp 12 juta.
"Ya di sininya gue enggak terimanya, penggelapan uang Rp 12 juta. Kalau lo laporin gue, penggelapan Rp 12 M (miliar) keren buat gue," kata Eza Gionino.
Eza mengaku malu kepada mertuanya apabila dituduh melakukan penipuan senilai Rp 12 juta. Menurutnya, nominal tersebut tidak sebanding dengan pendapatannya syuting sinetron.
"Ya Allah, Rp 12 juta malu gue sama mertua gue, tiap hari gua kerja, Rp 12 juta paling berapa kali mancing sih, dua kali mancing," ujar Eza.
Eza Gionino mediasi di Permata Hijau, POTRAIT
Eza Gionino, Henry Indraguna, dan Qory saat mediasi di kawasan Permata Hijau, Jakarta Utara, Rabu (27/11). Foto: Alfadillah/kumparan
Menurutnya uang senilai Rp 12 juta yang dituduh digelapkan, tidak sebanding dengan harga ikan Arwana yang dimilikinya. Eza bilang, dirinya punya ikan Arwana yang harganya mencapai Rp 100 juta.
ADVERTISEMENT
"Gue jadi riya, dosa enggak apa-apa deh gue. Kalau hanya buat Rp 12 juta mohon maaf, anda harus cari tahu soal saya dulu. Waktu itu di Arwana Club Indonesia, cari tahu track record saya di sana apakah saya penipu, penggelapan apa gimana?" ujar Eza dengan nada geram.
Pesinetron berusia 29 tahun tersebut menerangkan bahwa Qory Supiandi memang sudah dikenal sebagai penipu ikan Arwana di wilayah Kalimantan. Bahkan, Eza sempat mendapatkan sejumlah foto hingga voice note terkait keburukan dari penjual ikan tersebut.
"Iya pencemaran nama baik, tadi sudah saya jelaskan dia (Qory) sendiri yang minta diviralkan. Kan, dia sendiri kan yang ngirim semua foto-foto ke gue. Dia bilang di voice note, dia bilang kalau gue bisa mati, gue udah mati dari dulu. Itu dia bilang, itu sebelum gue laporkan ke polisi dia kirim itu voice note," jelasnya.
ADVERTISEMENT
"Justru itu Mbak Lissa (pengacara Qory) yang mencemarkan nama saya, di (laporan) situ nama Eza Gionino kenapa enggak pakai inisial Mbak? Kenapa nama gue enggak lo tutup. Padahal (inisial) EG juga semua orang tahu," pungkas Eza Gionino sambil menunjukkan ikan Arwana yang dibeli dari Qory Supiandi.
Eza Gionino mediasi di Permata Hijau
Eza Gionino, Henry Indraguna, dan Qory saat mediasi di kawasan Permata Hijau, Jakarta Utara, Rabu (27/11). Foto: Alfadillah/kumparan
Aktor Eza Gionino sebelumnya terlibat konflik dengan Qory Supiandy, penjual ikan arwarna asal Kalimantan. Perseteruan terjadi setelah Qory menyampaikan ancaman pembunuhan terhadap istri Eza, Meiza Aulia Coritha, dan anaknya yang masih berusia 4 bulan, Nichole Zalya.
Qory menyampaikan ancaman pembunuhan usai Eza Gionino meluapkan ketidakpuasan terkait dua ikan arwana yang ia beli. Eza merasa tertipu karena ada cacat di bagian mata dan gigi arwana tersebut.
ADVERTISEMENT
Eza Gionino tidak terima dengan tindakan Qory mengancam membunuh istri dan anaknya. Ia lantas melaporkan Qory ke Polres Bogor pada 16 November lalu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white