kumparan
14 Mei 2019 16:17

Hijrah, Ki Joko Bodo Tetap Tekuni Profesi Paranormal

Buser, dukun, konten spesial, joko bodo
Ki Joko Bodo. Foto: Jafri Anto/kumparan
Nama Ki Joko Bodo mencuat setelah dirinya disebut-sebut memutuskan hijrah di bulan Ramadhan ini. Padahal kata Ki Joko Bodo dirinya sudah berhijrah sejak lama.
ADVERTISEMENT
Perubahan penampilannya yang kini lebih rapi dengan potongan rambut pendek dan wajah yang bersih dari jenggot juga diakuinya sudah lama ia lakukan.
"Beneran aku enggak berubah-ubah gimana penampilannya. Aku tetap apa adanya dan aku tidak bisa meninggalkan jati diriku sendiri. Ini kemauan dari pribadiku, aku mau rambut pendek, ya pendek. Bisa aja nanti aku gondrong. Aku kan cuek," ujar Ki Joko Bodo kepada kumparan, Selasa (14/5).
Meski penampilannya kini tak seseram dulu, namun paranormal bernama asli Agus Yulianto itu menegaskan bahwa dirinya masih menggeluti profesi sebagai paranormal--hal ini pun menjawab kabar yang menyebutkan dirinya meninggalkan dunia paranormal setelah hijrah--.
Penampilan Ki Joko Bodo
Penampilan Ki Joko Bodo. Foto: Jafri Anto/kumparan dan Instagram/@feripurwo
Bedanya, kini Ki Joko Bodo tak lagi menjurus ke arah-arah yang berbau klenik--seperti yang selama ini dinilai masyarakat--, melainkan lebih spiritual.
ADVERTISEMENT
"Ya kalau profesi sih tetap. Tapi kalau sekarang orang minta petuah, aku akan berikan bimbingan secara islami," tuturnya.
Di bulan ramadhan, Ki Joko Bodo juga lebih memilih melakukan kegiatan keagaamaan. Seperti misalnya salat dan berbuka puasa bersama di masjid.
Buser, dukun, konten spesial, joko bodo
Ki Joko Bodo. Foto: Jafri Anto/kumparan
"Ya, lebih safari di masjid-masjid gitu sih. Itu kegiatanku sekarang. Setiap keinginan manusia itu kan ingin lebih baik, terutama kehidupan akheratnya," ujarnya.
Lantas bagaimana tanggapan keluarga dengan kondisi Ki Joko Bodo saat ini?
"Ya dukung. Dari dulu aku juga sudah mengajarkan anak-anak dekat dengan Tuhan. Hukumnya itu wajib mengajak mereka mendekatkan diri kepada Tuhan. Apalagi mereka kan juga sekolah di sekolah islam," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan