kumparan
Entertainment19 Maret 2020 14:37

Indonesia Belum Lockdown, Ibnu Jamil Masih Tetap Syuting

Konten Redaksi kumparan
Ibnu Jamil Potrait
Ibnu Jamil. Foto: Dian Rosalina/kumparan
Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk berkegiatan di rumah. Namun, aktor Ibnu Jamil masih aktif di luar rumah dan menjalani aktivitas seperti biasa.
ADVERTISEMENT
Saat ini, ia tengah menjalani syuting film layar lebar. Alasan Ibnu masih menjalani syuting adalah karena pemerintah belum menetapkan status lockdown akibat virus corona.
"Masih syuting film layar lebar, belum bisa disebut judulnya, tapi masih keep going karena berkaitan banyak hal. Kan, statusnya belum lockdown, masih bisa bekerja. Ini, kan, urgent. Enggak bisa jarak jauh kerjanya, harus ketemu, gitu," ucap Ibnu Jamil saat dihubungi, Kamis (19/3).
 Ibnu Jamil
Ibnu Jamil Foto: Munady
Menjalani syuting di tengah pandemi corona membuat aktor 37 tahun tersebut merasa khawatir. Oleh karena itu, ia menyiapkan sejumlah peralatan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
"Adalah khawatir, tapi enggak terlalu panikanlah gue orangnya. Cuma, tetap jaga-jaga saja. Ya itu penting, sanitizer, cuci tangan, jaga jarak," ujar Ibnu Jamil.
ADVERTISEMENT
Pemain film Kulari Ke Pantai itu berupaya untuk menambah daya tahan tubuhnya dengan sejumlah vitamin dan makanan bergizi. Ia juga senantiasa rajin berolahraga seperti yang telah rutin dilakukan selama ini.
"Minum vitamin sudah pasti. Makanan dijaga, yang sehat. Kondisi badan jangan sampai drop. Aktivitas olahraga masih gue lakuin. Lari, pagi tadi, sendiri saja. Kurangi yang rame-ramenya," terang Ibnu Jamil.
Jika tak ada aral melintang, proses syuting yang dijalani Ibnu akan berakhir pada April mendatang. Tetap bekerja di tengah kondisi bahaya ini ia anggap sebagai konsekuensi dari pekerjaan yang telah diambil.
"Beberapa teman ada yang syuting judul lain, beberapa judul ada yang menunda. Balik lagi, keputusan masing-masing pihak, sih, di luar wewenang. Lebih kepada kita sudah ambil keputusan, ya sudah, dijalani. Karena kita sudah komitmen saja," pungkas Ibnu Jamil.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan