kumparan
Entertainment16 Februari 2020 12:07

Irgi Fahrezi Sebut Agnez Mo Ingin Main Sinetron Lupus Milenia Lagi

Konten Redaksi kumparan
Agnez Mo
Penampilan Agnez Mo di American Music Awards 2019. Foto: Mark Ralston/ AFP
Dulu, sinetron Lupus Milenia sempat digemari oleh para penontonnya. Sinetron tersebut dibintangi oleh Irgi Fahrezi, Mona Ratuliu, Fanny Fadillah, Fahmi Bo, Herwin Effendy, Rachel Maryam, hingga Agnez Mo.
ADVERTISEMENT
Sinetronnya disutradarai oleh Key Mangunsong. Sedangkan ceritanya ditulis oleh Hilman Hariwijaya.
Bagi generasi '90-an dan awal tahun 2000-an pasti tak asing lagi dengan sinetron tersebut. Apalagi, ketika melihat tingkah laku Lulu yang diperankan oleh Agnez Mo.
Irgi Fahrezi
Irgi Fahrezi Foto: Munady
Beberapa waktu yang lalu, para alumni Lupus Milenia mengadakan acara reunian. Dalam acara tersebut, Agnez Mo ikut hadir setelah beberapa pertemuan absen karena faktor kesibukan.
Sehingga, kedatangan Agnez dinilai spesial oleh pemain-pemain lagim. Begitulah yang diungkapkan oleh Irgi Fahrezi, pemeran Lupus.
"Itu reunian, itu memang karena kita teman-teman Lupus masih punya grup, 'kan. Kenapa teman-teman Lupus masih suka memperlihatkan tali silaturahmi yang bagus, kita tuh bukan hanya cuma pemain, sutradara, hingga make up artist. Bagi kita, mereka-mereka yang pernah ada di Lupus ini adalah bagian dari sejarah atau cerita kita," ucap Irgi Fahrezi kepada kumparan, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Menurut Irgi, hampir seluruh alumni Lupus mengaku punya keinginan yang sama untuk kembali bermain dalam satu frame lagi.
"Itu sebenarnya jujur, ya, keinginan dari setiap teman-teman tuh, ada. Terakhir kemarin, kita mau bubar, 'Oke, what's next, nih?'. Mulai kepancing, tuh. Terus, kayak, Agnez (bilang), 'Ayo, kita buat sesuatu, yuk'. Itu selalu," terang Irgi.
"Kalau Agnez 'kan baru bisa kumpul kemarin karena dia tinggal di luar negeri, 'kan. Nah, pas kemarin keinginan kita ada. Tapi, jadi atau enggaknya, wallahualam," imbuhnya.
Pria berusia 43 tahun tersebut mengaku, Agnez Mo juga mempunyai keinginan untuk main bareng lagi seperti yang pernah dilakukannya pada awal merintis karier di dunia akting.
"Samalah. Kita semua punya kesadaran yang sama, pengin. Intinya, kita pengin produksi satu frame lagi, walaupun mau meluapkan kekangenan, doang," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Keinginan tersebut, kata Irgi, bukan sekadar mencari ketenaran lagi. Namun, lebih kepada mengobati kerinduan mengenang masa-masa sinetron tersebut dinikmati masyarakat.
"Apa pun itu. Tapi 'kan waktu itu saya ngomong sama teman-teman, yang penting kita enggak usah pakai merek, kita tampil bareng saja, orang sudah berpikiran bahwa ini adalah keluarga Lupus. Ya, habis gimana? Yang satu sudah go international, yang satu sudah anggota dewan. Ya, kita, sih, enggak mau muluk-muluk, dengan kayak kemarin, kita sudah happy banget," kata Irgi.
Bahkan, saat sejumlah pemain Lupus mengunggah foto-foto reunian beberapa waktu yang lalu, banyak penggemar dan followers yang menginginkan agar Lupus Milenia diproduksi lagi.
"Itu, sih, gila, menurut saya. Ternyata, masih banyak yang respons karena mereka ngikutin Lupus. Bersyukurnya gini sebenarnya, satu mungkin ada banyak orang-orang di era itu yang memang penggemar Lupus, Alhamdulillah. Tapi, yang ke-2 karena lupus itu sekarang ada juga di YouTube sebagian, dan juga di channel lain itu ada, yang di video jauh lebih lengkap. Jadi, akhirnya ke-refresh lagi orang-orang itu sampai akhirnya generasi yang baru pun ada," ungkap Irgi.
ADVERTISEMENT
Bahkan, Irgi mengaku anak-anak zaman sekarang yang diibaratkannya tidak sempat melihat aktingnya di sinetron, juga berharap agar Lupus digarap lagi.
"Ibaratnya anak saya, terus mention saya mengenai Lupus, ya, surprise saja, sih. Ya, bersyukur saja, sih," ujarnya.
Lantas, apakah keinginan para pemain Lupus dan para penggemarnya sudah sampai ke telinga sejumlah rumah produksi agar me-remake Lupus Milenia?
"Belum ada. Kita tunggu siapa yang berani," pungkas Irgi Fahrezi memberikan tantangan kepada para pemilik rumah produksi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan