kumparan
Entertainment18 Desember 2019 18:20

Kecewa Divonis 18 Tahun, Zul Bandingkan Kasusnya dengan Steve Emmanuel

Konten Redaksi kumparan
Zul Zivilia, PN Jakarta Utara, POTRAIT
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Zul Zivilia bersiap untuk menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Setelah menjalani proses sidang yang cukup lama, Zul 'Zivilia' akhirnya mendapatkan vonis atas kasus narkotika yang menjeratnya. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (18/12), Zul divonis dengan hukuman pidana 18 tahun penjara.
ADVERTISEMENT
Usai sidang, Zul nampak berusaha menghindari dari awak media. Sembari menelungkupkan lengannya dan merunduk, Zul mengaku kecewa dengan vonis yang dibacakan oleh hakim ketua tersebut.
“Enggak puas, enggak puas. Masih berat,” kata Zul 'Zivilia' saat digiring ke ruang tunggu tahanan.
sidang vonis Zul Zivilia
Zul Zivilia usai sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (18/12). Foto: Giovanni/kumparan
Dalam kesempatan tersebut, Zul sempat membandingkan kasusnya dengan kasus Steve Emmanuel. Kata Zul, seharusnya vonis yang diberikan untuknya bisa lebih rendah dari Steve.
“Dibandingkan dengan Steve Emmanuel yang menyelundupkan kokain ke Indonesia dihukum 8 tahun dan saya yang tidak bersalah sama sekali, mengapa seperti ini,” tukas Zul.
Atas putusan hakim tersebut, Zul mengaku akan mengajukan banding.
“Banding, saya banding. Saya cuma korban, karena saya berada di bawah tekanan,” kata dia.
Vonis Kasus Narkoba Zul Zivilia
Vonis Kasus Narkoba Zul ‘Zivilia’ di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (18/12). Foto: Giovanni/kumparan
Kuasa hukum Zul 'Zivilia', Andi Bahtiar juga mengaku kecewa dengan putusan hakim. Kendati demikian, dia masih belum menentukan sikap atas vonis tersebut.
ADVERTISEMENT
“Ya jelas kecewa lah,” tuturnya dalam kesemptan yang sama.
Menurut Andi, pihaknya juga masih pikir-pikir terkait sikapnya atas putusan hakim. Mengenai kemungkinan banding, Andi juga masih belum mau bicara banyak.
“Kita pikir-pikir dulu lah,” pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan