Mediasi Ditunda karena Dewi Perssik Tak Hadir, Terduga Pelaku Fitnah Minta Maaf

11 November 2022 18:31
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dewi Perssik jalani mediasi dengan pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dewi Perssik jalani mediasi dengan pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan
ADVERTISEMENT
Dewi Perssik beberapa waktu lalu melaporkan hater yang diduga telah melakukan tindak pencemaran nama baik dan fitnah. Saat ini kasus tersebut sudah diproses pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Terduga pelaku yang bernama Winarsih juga masih berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara damai. Apalagi sebelumnya, Dewi memutuskan untuk tidak mencabut laporannya.
Hari ini, Jumat (11/11), Winarsih didampingi kuasa hukumnya, Stervins Mok, hadir ke Polres Jakarta Selatan untuk mengupayakan mediasi. Kendati demikian, proses mediasi harus tertunda lantaran Dewi berhalangan hadir.
"Ternyata hari ini mba Dewi selaku pelapor ada kesibukan yang enggak bisa ditinggalkan. Akhirnya kami masih berkomunikasi dengan kuasa hukum saudara pelapor, kita jadwalkan mediasi berikutnya," kata Stervins.
Terlapor Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Terhadap Dewi Perssik, Winarsih, Polres Jakarta Selatan, Jumat (11/11). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Terlapor Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Terhadap Dewi Perssik, Winarsih, Polres Jakarta Selatan, Jumat (11/11). Foto: Giovanni/kumparan
Stervins mengatakan bahwa pihaknya tak masalah karena mediasi tertunda. Pihak terlapor juga akan terus membangun komunikasi yang baik dengan Dewi.
"Enggak (kecewa), kok. Kita, kan, masih komunikasi baik juga sama pihak pelapor, komunikasi kita masih baik. Jadi, diagendakan lagi berikutnya," tukasnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sebelumnya, pihak Dewi dan terlapor sudah bertemu dan melakukan mediasi pertama. Namun, mediasi dinyatakan gagal dan Dewi memutuskan untuk tetap melanjutkan proses hukum.
Hal ini tak membuat pihak terlapor putus asa. Sebagai kuasa hukum, Stervins mengaku akan terus mencari titik tengah dalam menentukan jalan terbaik atas persoalan tersebut.
"Intinya kami masih berkomunikasi untuk mediasi," tuturnya.
Terlapor Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Terhadap Dewi Persik, Winarsih, Polres Jakarta Selatan, Jumat (11/11). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Terlapor Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Terhadap Dewi Persik, Winarsih, Polres Jakarta Selatan, Jumat (11/11). Foto: Giovanni/kumparan
Dalam kesempatan yang sama, Winarsih tampak tak banyak berkata-kata. Namun, dia sempat mengungkapkan permintaan maafnya kepada mantan istri Angga Wijaya itu.
"Minta maaf sama mba Dewi," kata Winarsih dengan suara yang kecil.
Dewi Perssik usai jalani agenda mediasi dengan terduga pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dewi Perssik usai jalani agenda mediasi dengan terduga pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan
Seperti telah diberitakan, Dewi Perssik dihujat setelah mengungkapkan rasa kecewanya usai Lesti Kejora memutuskan mencabut laporan mengenai dugaan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) oleh Rizky Billar.
ADVERTISEMENT
Dalam sejumlah hujatan yang datang, Dewi Perssik melihat beberapa pernyataan yang mengarah kepada fitnah, salah satunya tudingan yang menyebut dirinya sebagai PSK. Oleh sebab itu, dirinya mantap membuat laporan kepolisian.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020