kumparan
11 Oktober 2018 10:05

Mengenal Vessel of Drops, Trofi di Kyoto International Film Festival

Kyoto International Film Festival 2018
Vessel of Drops, trofi di Kyoto International Film Festival 2018 (Foto: dok. KIFF 2018)
Perhelatan Kyoto International Film Festival (KIFF) 2018 akan digelar hari ini, Kamis (11/10). Acara tersebut akan berlangsung hingga Minggu (14/10) di Kyoto, Jepang.
ADVERTISEMENT
Layaknya di ajang penghargaan bergengsi lainnya, trofi menjadi salah satu tolok ukur pengakuan, juga kesuksesan seorang seniman. Academy Awards punya Piala Oscar, dan Kyoto International Film Festival punya trofi bernama Shizuku no Utsuwa atau Vessel of Drops. Ini adalah trofi yang akan diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi di dunia perfilman Jepang selama bertahun-tahun lamanya.
Menurut keterangan yang diterima kumparan, Vessel of Drops didesain khusus oleh ahli pembuat keramik bernama Takahiro Kondo. Dia menggunakan teknik gintekisai. Ciri khas Takahiro yakni membentuk motif metal glaze yang seolah-olah ada tetesan air atau es di atasnya.
Takahiro menjelaskan, tetes air melambangkan sebuah sirkulasi yang murni dan terlahir kembali. Sedangkan, vessel atau wadah yang terlihat seperti diteteskan air mewakili keindahan akan sesuatu yang fana, alih-alih melihatnya sebagai sebuah objek yang berguna.
ADVERTISEMENT
Selain itu, wadah yang kosong pada bagian atas trofi juga melambangkan realitas dan dunia mimpi tempat para roh datang dan pergi. Kota Kyoto juga dianggap sebagai sebuah wadah bagi para seniman dengan talenta dan imajinasi yang luar biasa. Maka dari itu, Vessel of Drops diharapkan mampu membuat Kyoto International Film Festival terus berkembang.
Kyoto International Film Festival 2018
Kyoto International Film Festival 2018 (Foto: www.2018.kiff.kyoto.jp)
Takahiro Kondo adalah lulusan Master dari Edinburg College of Art. Pria berumur 60 tahun ini pernah memenangkan penghargaan 'Kyoto City New Artist' atas karya-karyanya yang mengandalkan porselin, tanah, kaca, dan logam.
Nantinya, Vessel of Drops akan diberikan kepada mereka yang memenangkan Shozo Makino Award dan Toshiro Mifune Award. Shozo Makino Award adalah penghargaan yang ditujukan untuk filmmaker yang masih hidup, mulai dari produser, sutradara, penulis naskah, dan staf-staf lainnya yang berkontribusi besar dalam pengembangan film-film Jepang.
ADVERTISEMENT
Sedangkan Toshiro Mifune Award ditujukan pada mereka yang telah memberikan dampak positif cukup besar pada industri perfilman Jepang.
Sutradara Sadao Nakajima
Sutradara Sadao Nakajima (Foto: Dok. 2015.kiff.kyoto.jp)
Tahun ini, Masahiko Tsugawa (aktor, sutradara), Sadao Nakajima (sutradara, Honorary Chairman of Kyoto International Film and Art Festival), Tsuneyuki Kamikura (Professor Emeritus dari Osaka University), Hiroshi Yamaguchi (President Toei Kyoto Studio), dan Kazuyoshi Okuyama (produser film) menjadi nominasi untuk Shozo Makino Award.
Di sisi lain, The Toshiro Mifune menghadirkan Teruyo Nogami (penulis, Kurosawa Film Scripter), Tadao Sato (kritikus film), Daisaku Kimura (sinematografer, sutradara), Rikiya Mifune (Presiden Mifune Production), dan Kazuyoshi Okuyama (produser film) dalam daftar nominasinya.
Selama beberapa hari ke depan, kumparan akan melaporkan langsung kemeriahan KIFF 2018. Acara ini akan dibuka di Southern Noh Stage, Kuil Nishi Hongwanji, Kyoto, siang ini, waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan