Pengacara: Ruben Tak Butuh Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
·waktu baca 2 menit

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, ikut angkat bicara soal permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah ke publik. Permintaan maaf itu diutarakan Sarwendah atas perkataannya yang diduga merendahkan Ruben.
Soal permintaan maaf itu, Minola menegaskan bahwa prioritas utama Ruben Onsu saat ini bukanlah soal permintaan maaf dari mantan istrinya, Sarwendah, melainkan kesempatan untuk bertemu dengan kedua anaknya.
"Permintaan maaf dari siapa ini yang paling penting buat Ruben dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu," kata Minola di Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut Minola, permintaan maaf Sarwendah tidak akan ada artinya jika Ruben tetap tidak bisa bertemu dengan anak-anaknya. Karena bagi Ruben yang terpenting adalah ia diberikan haknya sebagai ayah.
"Permintaan maaf pun kalau kemudian ternyata tidak berujung kepada membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya buat apa," tutur Minola.
Ruben Onsu Harap Kesepakatan soal Jadwal Bertemu Anak Bisa Dipenuhi
Di samping itu, kata Minola, Ruben juga berharap kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya terkait jadwal pertemuan dengan anaknya bisa dipenuhi. Kesepakatan itu berisi agar Ruben bisa bersama anaknya selama tiga hari dalam sepekan.
"Iya, ketemukan aja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang S juga ikut tanda tangan, dua tiga hari berkumpul," ucap Minola.
Oleh karena itu, bagi Ruben bertemu dengan anak-anaknya jauh lebih penting daripada menerima permintaan maaf Sarwendah.
"Jadi jangan minta maaf tapi tetap enggak diberikan anak-anaknya untuk bertemu dengan berbagai macam cara ya percuma, kan gitu kan percuma," tandasnya.
Ruben dan Sarwendah dikaruniai dua orang putri dari pernikahan mereka. Sayangnya, hubungan antara Sarwendah dan Ruben belakangan tengah memanas usai keduanya mempermasalahkan soal jatah bertemu dengan anak hingga aset gana-gini.
Tak hanya itu, pihak Sarwendah juga menyinggung soal nafkah kedua putrinya yang sudah 6 bulan belakangan tak dipenuhi Ruben. Termasuk juga soal rumah yang dijadikan jaminan utang perusahaan Ruben yang turut disinggung Sarwendah.
Adapun Ruben dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Hak asuh anak-anaknya jatuh kepada Sarwendah sebagai ibu. Putusan tersebut dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
