kumparan
26 November 2019 13:03

Pengamat Musik: Ucapan Kontroversial Agnez Mo Tak Pengaruhi Kariernya

Agnez Mo
Agnez Mo Foto: Instagram @agnezmo
Penyanyi Agnez Mo menjadi pembicaraan di media sosial. Hal ini beredar potongan wawancaranya dengan Build Series by Yahoo belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Dalam wawancara itu, Agnez Mo membicarakan mengenai single terbarunya, ‘Diamonds’, bersama French Montana dan beberapa hal lain terkait dirinya.
Host sempat menanyakan keberagaman di Indonesia. Agnez Mo mengatakan Indonesia memiliki banyak pulau dengan beragam etnis dan budaya. Agnez mengaku tumbuh besar dengan hal itu. Namun, ia mengaku tidak memiliki darah Indonesia.
“Sebenarnya, aku enggak punya darah Indonesia atau apapun itu. Aku (berdarah) Jerman, Jepang, China, dan aku hanya lahir di Indonesia," kata Agnez dalam video yang diunggah ke YouTube pada 22 November lalu itu.
Video
Selain itu, Agnez Mo juga membahas mengenai masalah agama. Ia beragama Kristen, yang merupakan minoritas di Indonesia. Kendati demikian, orang-orang menerimanya.
"Aku juga (beragama) Kristen, dan mayoritas di sana (Indonesia) Muslim. Jadi, aku... Aku enggak akan bilang aku enggak pantas berada di sana karena orang-orang menerimaku apa adanya. Tapi, selalu ada perasaan kalau, aku tidak seperti orang-orang lainnya," ucap Agnez.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal itu, pengamat musik Bens Leo mengatakan bahwa pernyataan yang keluar dari mulut Agnez Mo tidak perlu dibesar-besarkan.
“Anggap aja itu pernyataan personal dari Agnez,” kata Bens saat dihubungi kumparan, Selasa (26/11).
Agnez Mo
Agnez Mo Foto: Munady
Bens Leo memiliki alasan tersendiri mengapa ia menyarankan hal itu. Hal ini mengingat prestasi Agnez di luar negeri. Selain itu, perempuan 33 tahun ini juga tetap membawa identitas Indonesia dalam penampilannya.
“Dia rekaman sama artis luar, tetap aja dia mewakili bangsa Indonesia. Dia tetap memakai batik (saat menghadiri event di luar negeri. Di event internasional, kita terwakili dia (Agnez Mo),” ucap Bens Leo.
Agnez Mo, misalnya, sempat mengenakan batik dalam video klip ‘Long As I Get Paid’. Penampilan perempuan kelahiran 1 Juli itu mampu menarik perhatian publik internasional.
Bens Leo
Bens Leo Foto: Munady
Bens Leo mengatakan, pernyataan Agnez Mo tersebut juga tidak akan berpengaruh terhadap karier dia, termasuk di Indonesia. Sebab, ia sudah memiliki fans yang begitu besar di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
“Tidak akan berefek buruk (untuk karier Agnez),” ujar Bens Leo memprediksi.
Untuk meredam polemik yang kini muncul, Bens Leo menyarankan Agnez Mo untuk memberikan klarifikasi secara langsung ke media di Indonesia. Tidak hanya melalui media sosial.
“Itu (pernyataan Agnez) ada keterkaitan dengan keberadaannya di luar negeri. Tapi jiwanya tetap merah putih. Dia aset kita di luar negeri,” tutup Bens Leo.
Wendi Putranto selaku COO Hammersonic 2017
Wendi Putranto. Foto: Prabarini Kartika/kumparan
Pengamat musik lainya, Wendi Putranto, juga mengatakan bahwa karier bermusik Agnez Mo tidak akan terpengaruh karena adanya polemik yang timbul saat ini. Prediksinya, dampak negatif dari pernyataan Agnez hanya sebatas ia di-bully netizen. Tidak lebih dari itu.
“Agnez Mo sudah pernah sampai peak (puncak) di Tanah Air. Sebenarnya enggak ngaruh juga, cuma jadi bahan bully,” ucap Wendi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan