kumparan
28 Februari 2018 16:56

Radja Rilis 'Malaikat Cinta' dengan Label Musik Sendiri

Radja Band
Radja Band (Foto: Giovanni/kumparan)
Band Radja berhasil mencapai puncak popularitas mereka di era tahun 2000-an. Melalui single 'Jujur' band yang yang beranggotakan Ian Kasela (Vocal), Moldy (Gitar), Indra (Bass) dan Seno (Drum) ini sempat melejit dan disukai oleh pendengar musik Indonesia.
ADVERTISEMENT
Namun, berjalannya waktu Radja seolah 'tenggelam' dari industri musik. Kini, mereka pun siap menyapa para penggemarnya dengan single terbaru yang berjudul 'Malaikat Cinta'.
Ian sang vokalis mengaku bahwa single tersebut sudah dirilis sejak 14 Februari lalu. Menariknya, 'Malaikat Cinta' rilis dibawah label naungan milik band Radja.
“Single kita tuh sudah dirilis dari 14 Februari dan per kemarin kita sudah blast radio seluruh indonesia, terus video klipnya juga sudah bisa dinikmati lewat ‘Istana Musik Official’. Jadi di tahun 2018 ini langkah awal kami single perdana ‘Malaikat Cinta’ di bawah label kita sendiri yakni ‘Istana Musik’,” ujar Ian ketika ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/2).
Rupanya keputusan Radja untuk vakum sementara dari ingar bingar industri musik Tanah Air dikarenakan mereka mempersiapkan gebrakan baru untuk karya-karya terbaru dibawah label mereka sendiri.
ADVERTISEMENT
Ian mengatakan redupnya Radja beberapa waktu lalu, menjadi momen Ian dan para personel Radja lainnya belajar mandiri untuk bersaing di industri musik.
“Sekarang kita pakai Istana Musik yang notabenenya adalah milik kami juga. Jadi itu menjadi bahan pertimbangan kenapa kami harus lama merilis single baru, karena kami mencoba untuk memahani insustri dan bisnisnya seperti apa,” jelasnya.
Ian juga menampik jika Radja disebut vakum total. Hal ini dikarenakan memang Radja sempat membuat rekaman dengan mendaur ulang lagu-lagu dari band era 70-an, yaitu D’Lloyd.
“Kalau dibilang vakum banget kita sih enggak. 2017 kemarin kita sempet rilis lagu recycle ya. Kita pinjam lagu senior D’Lloyd, kita rekaman kita publish juga,” kata Ian.
ADVERTISEMENT
Yang menarik, di single terbarunya Radja justru menghadirkan kembali musiknya yang dulu. Bahkan di tengah maraknya EDM mereka justru lebih memilih untuk mengembalikan unsur musik mereka yang terdahulu.
“Mungkin kalau orang menilai kita melakukan perubahan, perbedaan-perbedaan musik sudah dari tahun-tahun kemarin. Jadi usia Radja 17 tahun sekarang justru kami mau mengembalikan lagi, kami kangen dengan musik kami yang dulu,” beber Ian.
"Enggak (mau) kan udah banyak (band dengan unsur EDM), kita mau anti mainstrem,” kata Indra menambahkan.
Lebih jauh Ian menambahkan bahwa respons dari masyarakan terhadap single terbaru mereka cukup baik. Mereka bahkan sudah bisa ikut bernyanyi dalam lagu tersebut.
So far bagus. Kemarin kita melakukan promo alhamdulillah aware-nya sudah dapat. Orang sudah mulai bergumam, sudah mengikuti lagunya, yang paling gampang itu kata-kata di bridge-nya, ‘Jujur tahu tidak’ di bagian situ orang selalu mengikuti, artinya baru kita rilis respons udah sangat bagus,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan