kumparan
19 Apr 2018 2:41 WIB

Sejumlah Musisi Lelang Lagu di Konser Amal untuk Anak Robbie Suharlim

Ipe dan Andien. (Foto: Munady Widjaja)
Malam Konser Donasi untuk sebagai wujud dukungan pada putra fotografer Robbie Suharlim, Roberto Raphael Suharlim baru saja berakhir. Dalam konser bertajuk 'Living in Faith Together (LIFT)', sebagian besar pengisi acara yang terlibat melelang lagu mereka. Hasil lelang tersebut didonasikan untuk pengobatan Rafa, sapaan Raphael, yang terserang penyakit Guillain Barre Syndrome, penyakit autoimun langka.
ADVERTISEMENT
Panggung yang tampak sederhana berubah meriah, ketika pengisi acara tampil. Layar besar menampilkan foto Rafa seolah mewakili kehadirannya dalam acara berlangsung di No Boundary Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/4).
Perjuangan ayah menyembuhkan anaknya (Foto: Dok. Robbie Suharlim)
Penyanyi Andien dan Nikita Dompas pun membuka acara tersebut. Terlihat anggun dengan dress bermotif bunga-bunga, Andien membawakan lagu ‘Indahnya Dunia’ dengan versi akustik diiringi petikan gitar Nikita.
Reza The Grove menjadi penampil kedua. Dia menyumbangkan sejumlah lagu dalam acara tersebut. Lagu ‘Khalayan’ tidak ketinggalan ia bawakan.
Ipang. (Foto: Munady Widjaja)
Setelahnya, giliran Ipang Lazuardi yang mendapat kesempatan tampil. Lagu ‘Sahabat Kecil’ yang ia bawakan mampu membuat penonton bernyanyi bersama.
“Terima kasih sekali teman-teman yang sudah berpartisipasi dalam penggalangan dana,” katanya.
Sama seperti Andien, Ipang juga melelang lagunya. ‘Ada yang Hilang’ akhirnya dinyanyikan setelah dilelang dengan harga 600 ribu. Para penonton sontak kembali bernyanyi bersama dengan lagu yang menjadi hits di era 2000 an.
ADVERTISEMENT
Setelahnya ada sesi video call dengan Rafa. Para penonton menyapa Rafa yang sedang menyaksikan mereka dari rumah sakit. Rafa diakui Robbie merupakan pribadi yang periang. Meski dalam keadaan sakit, Robbie menyebutkan, semangat Rafa tidak surut.
Kemudian ‘Main Hati’ jadi lagu pembuka Andra and The Backbone kala tampil dalam acara tersebut. Meski senar Andra sempat putus di pertengahan lagu ‘Tak Ada yang Bisa’, mereka tetap bisa membuat para penonton bernyanyi bersama. Terlebih saat lagu ‘Sempurna’ dinyanyikan setelah dilelang dengan harga Rp 1 juta.
“Robbie orang baik temannya banyak sekali ini bukti bahwa kebaikan itu selalu ada rewardnya,” kata Dedy Lisan, vokalis Andra and The Backbone.
Barry Likumahuwa dan Adinda. (Foto: Munady Widjaja)
Barry Likumahuwa turut mendapat kesempatan tampil. Petikan bass Barry rapat terdengar membentuk beat yang rapih dalam lagu berjudul ‘Esok Pagi’.
ADVERTISEMENT
“Ketika seseorang menghadapi masalah selalu ada harapan, jadi kita di sini percaya bahwa setiap masalah akan ada penyelesaian,” ungkap Barry.
Sweet Martabak dan Iwa K turut menambah atmosfir positif konser amal ini. Dengan lagu ‘Tididit’ Sweet Martabak membuka penampilan mereka. 'Malam Indah' kemudian jadi lagu yang dilelang dalam penampilan mereka tersebut.
Acara berlanjut dengan penampilan NTRL yang menghentak panggung sederhana itu. Lagu ‘Pertempuran Hati’ berhasil mengundang penonton untuk berkumpul di depan panggung. ‘Terbang Tenggelam’ jadi lagu yang turut dilelang dengan harga Rp 1 juta.
“Buat kesembuhan Rafa,” kata Bagus, vokalis NTRL, sebelum memulai lagu yang dilelang tersebut.
Medley lagu 90an, dari Diskopantera menutup konser amal tersebut. Lagu-lagu yang menjadi hits di era tersebut mampu membuat setiap penonton turut bernyanyi saat itu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan