Entertainment
·
5 Agustus 2020 17:01

Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1753)
Syakir Daulay . Foto: Instagram/@syakirdaulay
Syakir Daulay mengembalikan uang Rp 20 juta yang dikirimkan pemilik label musik ProAktif, Agi Sugiyanto, ke rekeningnya. Uang tersebut dikirimkan usai pihak Syakir melayangkan somasi kepada pihak label.
ADVERTISEMENT
"Kemarin saya dapat update dari Syakir. Sudah dikembalikan ke ATM atas nama Sugiyanto. Kalau enggak salah, ada buktinya," kata kuasa hukum Syakir, Haris Azhar, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1754)
Syakir Daulay . Foto: Instagram/@syakirdaulay
Haris mengungkapkan alasan Syakir Daulay mengembalikan adalah karena tidak mengetahui pasti mengenai tujuan pihak label memberikan uang dengan nominal tersebut.
"Kami ingin tertib. Dalam artian, ini uang apa, hasil dari mana, enggak tiba-tiba musuhan terus dikirim uang. Total yang dikirim ke Syakir, pokoknya, udah dikembalikan,” ucap Haris.
“Cara ngitung Rp 20 juta itu sejarah munculnya dari mana, dari keuntungan yang bulan kemarin atau apa. Karena algoritmanya YouTube itu, kan, jela,s konkret, ada perhitungan,” lanjutnya.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1755)
Syakir Daulay . Foto: Instagram/@syakirdaulay
Persoalan antara Syakir Daulay dengan pihak label sudah masuk ke persidangan. Cowok berusia 18 tahun itu menggugat label ProAktif. Perusahaan penyedia layanan Google, terutama YouTube Indonesia, menjadi turut tergugat.
ADVERTISEMENT
Haris mengatakan, selama ini terdapat banyak kejanggalan pada kontrak yang diberikan Proaktif kepada Syakir. Haris beranggapan bahwa isi kontrak tersebut terlalu menekan kliennya.
"Syakir diwajibkan membuat konten empat kali dalam seminggu. Itu sama saja memperbudak. Kalau tidak dapat menyelesaikannya, Syakir diancam akan diberi sanksi. Pihak Proaktif tidak memahami, ketika konten dibuat, tentu membutuhkan waktu untuk diproses. Isi perjanjian juga tidak seimbang karena harus seumur hidup, sementara dalam perjanjian biasanya ada waktu yang ditentukan," tutur Haris.
Dalam gugatannya, Syakir menuntut ganti rugi kepada pihak Proaktif sebesar Rp 100 Miliar. Menurut Haris, banyak kerugiaan yang dialami oleh kliennya, salah satunya terkait pendapatan Syakir di YouTube dari Maret hingga Mei yang tidak diterima.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1756)
Syakir Daulay . Foto: Instagram/@syakirdaulay
Proses persidangan terkait gugatan Syakir akan memasuki agenda mediasi. Nantinya, Syakir akan dipertemukan dengan pihak tergugat. Rencananya, sidang mediasi akan digelar pada 10 Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
Menurut Haris, persoalan antara Syakir dengan pihak label sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat. Asal, kedua belah pihak duduk bersama dan membicarakannya dengan baik-baik.
“Kalau ada yang merasa dirugikan, ya, pasti mediasi bakal deadlock. Ya, tapi, kalau menggunakan rujukan yang sama, misalnya algoritmanya YouTube dihitung di kontraknya, nah, itu sebenarnya enggak susah-susah amat,” ucap Haris.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1757)
Syakir Daulay Foto: Ainul Qalbi/kumparan
Pihak Label ProAktif Bingung Dapat Transferan dari Syakir Daulay
Sementara itu, Abdul Fakhridz Al Donggowi, kuasa hukum pihak label ProAktif, mengungkapkan kliennya justru bingung mendapatkan transferan dari Syakir. Sebab, transferan tersebut dikirimkan tanpa keterangan apa pun.
“Ada transfer masuk uang senilai Rp 20-an sekian juta. Ternyata dicek dari Syakir Daulay, tanpa keterangan,” ungkap Abdul.
Uang tersebut ditransfer langsung ke rekening Sugiyanto. Karena tak tahu uang tersebut untuk apa, Agy menitipkannya pada manajemen yang memproduksi lagu Syakir.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1758)
Syakir Daulay . Foto: Instagram/@syakirdaulay
Pihak Label ProAktif memang sempat melaporkan Syakir ke Polda Metro Jaya terkait penipuan. Lagu Sayiddah Khadijah kala itu tak bisa dirilis karena terbentur masalah izin dari pencipta yang tak lain merupakan relasi Syakir.
ADVERTISEMENT
“Misalnya uang itu terkait uang penipuan di Polda Metro Jaya, maka kami akan segera mencairkan uang itu dan akan kami titipkan ke Polda Metro Jaya sebagai barang bukti juga. Makanya, kita nunggu penjelasan dari mereka,” ujar Abdul.
“Alhamdulillah, kalau mereka mengatakan uang itu terkait masalah penipuan. Nah, itu membuktikan bahwa mereka itu sadar apa yang mereka lakukan itu salah, sehingga mereka mau mengembalikan uang yang mereka ambil terkait dengan penjualan lagu Sayiddah Khadijah,” tambahnya.
Syakir Daulay Kembalikan Uang yang Sempat Diterima dari Label ProAktif (1759)
Syakir Daulay Rilis Singe “Fa Lakal Hamdu”. Foto: Dok. Falcon Music
Abdul lantas menjelaskan uang apa saja yang telah diberikan kepada Syakir. Pertama, terkait pembelian akun YouTube. Kedua, terkait pembelian lagu yang diciptakan oleh Syakir dan relasinya yang berujung pelaporan lantaran pencipta tak mau menandatangani kontrak.
Terakhir, terkait royalti 15 persen dari keuntungan YouTube yang tertulis dalam kontrak. Namun, kata Abdul, Sugiyanto tak mengerti maksud Syakir Daulay mengirimkan uang.
ADVERTISEMENT
“Kalau mau mengembalikan supaya kasusnya itu gugur, ya, saya pikir ini advice yang saya bilang sangat keliru karena pengembalian uang setelah laporan pidana itu sudah berjalan, maka perbuatan pidananya itu tidak menjadi gugur,” tutup Abdul.