Entertainment
·
11 Maret 2020 20:15

Virus Corona Masuk Indonesia, Meisya Siregar Membatasi Ajak Anak ke Mal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Virus Corona Masuk Indonesia, Meisya Siregar Membatasi Ajak Anak ke Mal (8328)
Meisya Siregar saat ditemui di peluncuran 5 produk baru Aisaa ‘Inspirasi Pesonamu’, Rabu (11/3). Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Presenter Meisya Siregar punya cara sendiri dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19 yang sudah masuk ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
Salah satu caranya, dengan tidak terlalu sering mengajak anak-anaknya, yakni Lyrics Syabila Mu Saqeena, Song Louisa Mu'Khadijah, dan Muhammad Bambang Arr Reybach, ke mal.
“Kemarin-kemarin sampai sekarang, aku baru sekali ke mal. Jadi, masih membatasi untuk ke tempat-tempat ramai,” ucap Meisya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3).
Virus Corona Masuk Indonesia, Meisya Siregar Membatasi Ajak Anak ke Mal (8329)
Meisya Siregar saat ditemui di peluncuran 5 produk baru Aisaa ‘Inspirasi Pesonamu’, Rabu (11/3). Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Biasanya, Meisya bersama keluarganya pergi ke mal setiap akhir pekan. Kini, mereka akan pergi ke mal apabila ada keperluan yang penting saja.
“Kalau sekarang, enggak (setiap akhir pekan ke mal)-lah, kalau enggak penting-penting banget, enggak urgent banget, aku enggak bawa anak ke mal,” ujar Meisya Siregar.
Bahkan, setelah istri Bebi Romeo ini dan keluarganya tiba di Indonesia setelah liburan dari Inggris beberapa waktu lalu, anak-anaknya tak diperkenankan untuk masuk sekolah selama dua minggu.
ADVERTISEMENT
“Alhamdulillah, pas kemarin aku pulang dari UK, belum seheboh sekarang keadaannya, masih kondusif. Baru sampai Indonesia, baru gonjang-ganjing. Akhirnya, anak-anak aku kena impact, deh, enggak boleh sekolah 14 hari,” beber Meisya.
Kendati demikian, masih ada sisi positif yang bisa diambil. Kata wanita berumur 40 tahun ini, anak-anaknya menjadi memiliki kebiasaan baik, seperti sering mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.
“Megang lift saja sekarang pakai HP, dipencet. Megang eskalator sudah enggak mau, naiknya kakinya doang. Jadi, ya, mudah-mudahan ini jadi kebiasaan baik yang bisa kita terusin sampai nanti, jangan gegabah dan sembarang untuk megang-megang. Jadi, lebih sehat lagi,” pungkas Meisya Siregar.