kumparan
search-gray
Entertainment6 Desember 2018 1:28

Yenny Wahid Berpuisi dan Bernyanyi di Konser KLa Project

Konten Redaksi kumparan
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta. (Foto: Munady Widjaja )
Konser Grup musik KLa Project baru saja digelar di Planary Hall Jakarta Concert, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/12). Konser bertajuk ‘Karunia Semesta’, tersebut digelar untuk merayakan 30 tahun perjalanan karier mereka di industri musik tanah air.
ADVERTISEMENT
Setelah dihibur dengan penampilan Isyana Sarasvati lewat aransemennya dalam lagu berjudul ‘Takluk’, para penonton disuguhi sajian musik etnik. Rupanya lagu tersebut juga turut membuka lagu ‘Saujana’ yang berikutnya mereka bawakan.
Musik etnik tersebut beradu apik dengan alunan musik mereka. Para penonton seolah dibawa larut dengan perpaduan musik KLa dan musik etnik tersebut.
Setelahnya, Katon mengajak para penonton untuk mengenang masa lalu lewat lagu ‘Terkenang’. Sepanjang lagu tersebut foto-foto kenangan masa lalu di tampilkan di Layar LED.
Setelahnya giliran lagu berjudul ‘Waktu Tersisa’ yang menyapa para KLanese. Di pertengahan lagu itu, Yenny Wahid kemudian datang sembari membawakan sebuah puisi yang mampu membuat para penonton terhentak.
“Puisi ini ditulis oleh beliau sendiri ketika kami sedang latihan,” ungkap Katon.
ADVERTISEMENT
Tak hanya sekedar berpuisi putri Abdurahman Wahid itu turut menyanyikan sepenggal reff lagu tersebut bersama Katon. Dia terlihat cukup percaya diri saat berduet dengan Katon di lagu tersebut.
“Selamat ulang tahun KLa 30 tahun semoga tetap menginspirasi,” kata Yenny
Usai lagu tersebut, mereka sempat membahas kostum yang mereka kenalan. Rupanya kostum dengan motif batik tenun berwarna merah itu rancangan dari istri Lilo.
“Enggak apa-apa dong ini bukti kalau kita cinta Indonesia,” kata Katon.
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta. (Foto: Munady Widjaja )
Setelah sempat bercanda ria lewat celotehan para personel, pemain terompet mereka Jordi kemudian maju ke depan menjadi center point dan memainkan lagu ‘Indonesia Pusaka’. Setelahnya ia memainkan melodi yang turut mengantarkan para penonton pada lagu mereka yang berjudul ‘Terpurukku Di sini’.
ADVERTISEMENT
Lagu tersebut nampaknya cukup dinantikan para penonton sejak awal. Mereka langsung bernyanyi bersama dalamn lagu tersebut. Setelahnya tanpa jeda yang begitu panjang, mereka langsung membawakan lagu ‘Lepaskan’ dan ‘Romansa’. Dalam lagu ‘Romansa’ Alunan synthesizer Adi mampu menghipnotis pra penonton yang hadir.
Setelahnya Katon memainkan gitar dalam lagu berjudul yang berjudul ‘Lagu Baru’. Musik etnik dari tanah jawa turut menambah nuansa tradisional di lagu itu.
Kemudian ‘Meski Telah Jauh’ mereka bawakan. Lilo kembali bernyanyi dalam lagu tersebut. Lekingan suaranya benar benar mampu membuat decak kagum para penonton. Usai lagu tersebut, Lilo dibuat kebingunggan saat harus mengulur waktu sembari menunggu sebuah kejutan dipersiapkan.
“Sambil menunggu waktu, saya akan perkenalkan penonton di depan, jadi jangan ngomong, kalau ngomong dia ngomongnya jorok,” kata Lilo disambut tawa penonton
ADVERTISEMENT
Setelahnya penonton cukup dikejutkan dengan kehadiran Ari Burhani drummer pertama mereka. Tak sendiriran Ari masuk bersama Sisca yang merupakan backing vocal pertama mereka.
Ari langsung menempati drum set yang memang telah dipersiapkan untuknya. Lagu ‘Rentang Asmara’ kemudian mereka bawakan bersama. Tak ketinggalan pula Sisca yang turut mengisi vokal di lagu itu.
“30 tahun usia kla 30 tahun usia KLanese,” kata Ari.
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta
Aksi Panggung KLa Project di JCC, Senayan, Jakarta. (Foto: Munady Widjaja )
Sementara itu Sisca mengaku senang dapat menjadi bagian dari perjalanan KLa Project di blantika musik tanah air. Apalagi dia terbilang cukup banyak mengisi suara dalam lagu-lagu KLa Project
“Orang kan kenalnya hanya tentang kita tapi dari lagu pertama sampai terakhir ada suaraku, semua keren banget sampai saat ini Kla masih jaya,” ucap Sisca.
Yenny Wahid, Gus Dur, Joko Widodo, Ma'ruf Amin
Yenny Wahid mewakili keluarga besar dan simpatisan Gus Dur mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon presiden nomor urut satu yaitu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu (26/9/2018). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white