Entertainment
·
8 Desember 2017 13:01

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Jadi Fans K-Pop

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Jadi Fans K-Pop (152467)
Fans K-Pop. (Foto: Wikimedia Commons)
Menjadi penggemar sebuah grup musik, klub olahraga, atau tokoh anime bukan hal yang mudah. Para penggemar pasti paham bagaimana mereka mendedikasikan waktu hingga uang untuk menikmati hobi tersebut. Tak terkecuali fans K-Pop.
ADVERTISEMENT
Tak bisa dipungkiri dominasi hallyu-wave saat ini masih melanda industri musik di berbagai negara di Asia, bahkan sudah mulai merambah benua Amerika dan Eropa. Satu per satu fans K-Pop bermunculan dan membentuk fandom di negara mereka masing-masing.
Berikut tim kumparan (kumparan.com) merangkum 5 hal yang harus kamu ketahui sebelum menjadi fans K-Pop.
1. Punya ingatan yang kuat
Video
Puluhan bahkan ratusan grup K-Pop bermunculan setiap tahunnya. Dan grup K-Pop dikenal punya banyak anggota. Sebut saja EXO yang debut dengan 12 anggota, Seventeen dengan 13 orang anggota, grup I.O.I dari acara survival show 'Produce 101' juga punya 11 anggota saat mereka debut.
Dengan jumlah anggota yang banyak tentu bukan perkara mudah bagi fans untuk mengingat nama dan wajah para idola. Meski begitu, biasanya karena sering mendengar nama dan melihat penampilan mereka, para fans akan hafal dengan sendirinya nama-nama para idola K-Pop.
ADVERTISEMENT
2. Sub-unit dan anggota grup dari luar Korea Selatan
Video
Agar variasi grup lebih berwarna, agensi K-Pop biasanya akan membentuk sebuah grup kecil yang anggotanya tentu berasal dari grup utama. Ini disebut sebagai grup sub-unit. Mereka akan merilis lagu dan album yang tentu menjadi makanan sehari-hari para fans K-Pop.
Super Junior adalah grup K-Pop pertama yang membentuk sebuah sub-unit. Ada sekitar 5 sub-unit bentukan Super Junior, di antaranya KRY (Kyu-hyun, Ryeo-wook, dan Yesung), Super Junior T (Leeteuk, Heechul, Kangin, Sungmin, Shindong, dan Eunhyuk), Super Junior M (Sungmin, Siwon, Donghae, Kyuhyun, Ryeowook, Zhoumi, dan Henry), Super Junior H (Leeteuk, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, dan Eunhyuk) dan duo sub-unit, Super Junior D & E yang digawangi Donghae dan Eunhyuk.
ADVERTISEMENT
Selain sub-unit, grup K-Pop juga biasanya memiliki dua atau tiga anggota yang berdarah campuran atau bahkan berasal dari luar Korea Selatan. Anggota GOT7 misalnya, mereka punya BamBam dari Thailand, Jackson dari Hong Kong, dan Mark dari Los Angeles.
Twice juga punya anggota dari luar Korea Selatan, mereka adalah Mina, Sana, dan Momo dari Jepang, serta Tzuyu dari Taiwan.
Penambahan anggota dari luar Korea ini biasanya berhubungan dengan daya tarik sebuah grup untuk bisa memikat fans dari luar Korea. Selain itu juga untuk memperkaya budaya dari para anggota dalam sebuah grup.
3. Kurang tidur
Ini adalah salah satu problematika fans K-Pop yang mungkin masih terjadi hingga saat ini. Sebelum muncul peraturan baru soal jam streaming lagu di situs musik Korea seperti MelOn atau Genie, para agensi akan merilis lagu tengah malam waktu Korea Selatan (sekitar pukul 22.00 waktu Indonesia).
ADVERTISEMENT
Agar lagu grup kesayangan fans bisa bertengger di puncak tangga lagu, biasanya fans akan begadang untuk memutar lagu tersebut hingga naik ke posisi yang menjadi target dari fans grup tersebut.
Selain itu, fans juga sering menghabiskan waktu malam mereka untuk menonton variety show atau acara penghargaan seperti Mnet Asian Music Awards yang sering tayang hingga malam hari.
Agensi juga terkadang merilis teaser foto, atau video klip pada tengah malam. Perbedaan waktu di beberapa negara dengan Korea Selatan tak menghentikan fans untuk bisa menikmati sajian musik dan segala hal yang berbau idola kesayangan mereka.
4. Hard disk khusus
Sudah tidak aneh lagi jika melihat fans K-Pop saling bertukar flash disk hingga hard disk. Bagi mereka, ini adalah harta karun terbesar. Biasanya mereka akan membeli hard disk atau memory card yang khusus berisi konten K-Pop kesukaan mereka.
ADVERTISEMENT
Puluhan folder berisi MP3, video, dan foto sudah bisa dipastikan ada di dalam hard disk mereka.
5. Hubungan dengan agensi
Love-hate relatioship biasanya menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan hubungan fans sebuah grup dengan agensi yang mendebutkan grup tersebut. Fans kadang merasa bangga dan senang dengan agensi yang memperlakukan grup idolanya dengan baik atau memberikan konsep album yang bagus. Namun kadang, fans juga bisa mencaci-maki saat agensi tersebut dinilai gagal untuk memberikan fasilitas atau kurang mempromosikan artis mereka.
Video
Meski ini hanyalah sedikit dari banyak alasan yang harus kamu tahu sebelum menjadi fans K-Pop, namun tentu bisa memberikan sedikit gambaran soal kebiasaan dan apa yang ada di dalam kehidupan fans K-Pop.
ADVERTISEMENT