Big Hit Entertainment Bantah Kabar BTS Wajib Militer Tahun Ini

kumparanK-POPverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BTS Foto: Twitter/@bts_bighit
zoom-in-whitePerbesar
BTS Foto: Twitter/@bts_bighit

Big Hit Entertainment, selaku agensi yang menaungi BTS, telah memberikan tanggapan, perihal kabar salah satu artisnya akan berangkat wajib militer tahun ini. Kabar ini berawal dari pernyataan Ahn Min Suk, ketua Komite Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata.

Dilansir Soompi, Ahn Min Suk mengungkapkan hal tersebut dalam inspeksi pemerintah, yang digelar Senin (21/10).

"Sepertinya salah satu anggota BTS masuk wajib militer tahun ini. Seperti yang sudah diputuskan, untuk tidak memberikan perlakuan khusus mengenai wajib militer kepada seniman budaya pop," tutur Ahn Min Suk.

Boyband asal Korea Selatan, BTS Foto: Twitter/@BTS_Bighit

Atas hal ini, seorang sumber dari Big Hit Entertainment mengungkapkan kalau kabar wamil tersebut tidak benar.

"Kami tidak tahu mengapa kabar seperti ini bisa muncul. Tetapi laporan pendaftaran (wajib militer) tahun ini tidak benar," ujar sumber.

Menurut Ahn Min Suk, ada sistem yang berlaku di tahun 1970-an, kalau mereka yang menggeluti dunia seni rupa akan menerima perlakukan khusus mengenai wajib militer. Hal tersebut berlaku jika mereka menempati posisi kedua di kompetisi internasional.

"Pada saat itu, ada perbedaan yang sangat jelas antara seni rupa dan budaya pop. Sekarang tembok-tembok itu telah runtuh. Jadi, tidak masuk akal hanya 'seniman murni' yang mendapatkan perlakuan khusus mengenai dinas militer dan tidak memberikannya kepada seniman budaya pop juga," ujarnya.

BTS. Foto: Twitter/@bts_bighit

Sementara itu, menurut Park Yang Yoo selaku Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, perlakuan istimewa untuk seniman budaya pop ini sudah menjadi bahan diskusi sejak lama. Salah satu permasalahan yang cukup mendasar adalah soal izin atau pembatasan para idola K-Pop yang belum menjalani wajib militer, untuk pergi ke luar negeri.

"Ketika kami berdiskusi dengan (pihak dari) industri budaya pop, dan menyebutkan kesulitan mendapatkan perlakuan khusus. Mereka mengatakan, bahwa masalah paling praktis adalah kesulitan pergi ke luar negeri untuk menggelar konser, bagi mereka yang belum menyelesaikan dinas militer. Mereka meminta keringanan dalam hal ini, jadi kami telah bernegosiasi dengan Asosiasi Tenaga Kerja Militer dan Kementerian Pertahanan Nasional tentang hal itu," ujar Park Yang Yoo.

Kabar pemberian hak istimewa untuk bebas wajib militer kepada BTS memang menjadi topik pembicaraan sejak Mei lalu. Saat itu, muncul usulan bahwa pengecualian untuk wamil diberikan kepada BTS dan idola K-Pop lainnya. Hal ini berkaitan dengan anggapan kalau idola K-Pop turut berkontribusi kepada negara.