kumparan
7 Jun 2018 10:21 WIB

Heize Ungkap Kesulitan yang Dihadapi Sebelum Debut Jadi Penyanyi

Heize (Foto: Instagram @heizeheize)
Para penggemar K-Pop mungkin tak asing lagi dengan nama Heize. Penyanyi solo berusia 26 tahun tersebut dikenal sebagai salah satu solois perempuan K-Pop terpopuler saat ini.
ADVERTISEMENT
Namanya mulai diperhitungkan setelah ia tampil memukau dalam acara survival rapper wanita 'Unpretty Rapstar'. Namun, banyak yang tidak mengetahui jika Heize harus menjalani masa-masa sulit sebelum meraih popularitas seperti sekarang.
Hal ini diungkapkannya saat tampil dalam acara 'Let’s Eat Dinner Together' yang tayang di stasiun TV kabel JTBC.
Dalam episode tersebut ia tampil sebagai bintang tamu bersama mantan anggota Wonder Girls, Yubin. Dalam kesempatan itu, Heize mengatakan rasa penyesalannya yang debut sebagai penyanyi di usianya yang dirasa sudah terlalu dewasa.
"Aku debut diusia 24 tahun. Aku memutuskan untuk mengejar impianku sebagai penyanyi saat berusia 22 hingga 23 tahun, dan memberanikan datang ke Seoul sendirian untuk meraihnya. Tetapi ayahku sangat menentang impianku, jadi aku tidak bisa meminta bantuan kepada keluargaku," ungkapnya seperti dilansir Soompi.
ADVERTISEMENT
Untuk meraih mimpi serta menghidupi dirinya selama di Seoul, Heize bercerita jika ia harus melakukan tiga pekerjaan paruh waktu sekaligus dalam sehari. Setiap harinya ia harus bekerja sebagai pelayan di kafe, toko roti, restoran tuna, dan membagikan selebaran promosi di sebuah apartemen.
Demi menghemat biaya hidupnya, ia biasanya hanya membeli kotak makan siang dari toko swalayan. Satu kotak makan siang tersebut akan dibaginya menjadi tiga bagian agar cukup untuk dimakan tiga kali dalam sehari.
"Saat itu aku mulai putus asa dan ingin menyerah. Namun, ternyata datang kesempatan hingga aku akhirnya muncul di 'Unpretty Rapstar'," tuturnya.
Setelah melalui semua masa-masa sulitnya untuk meraih impiannya sebagai penyanyi, solois yang memiliki nama asli Jang Da-hye ini kini dijuluki sebagai 'ratu chart musik'. Pasalnya semua lagu-lagu yang dirilisnya selalu berhasil menduduki peringkat pertama di chart musik utama baik di Korea Selatan maupun di dunia.
ADVERTISEMENT
Alih-alih membanggakan hal tersebut, Heize mengatakan jika ia tidak pernah merasa gembira jika musiknya mendapat peringkat pertama di chart musik. Ia merasa masih banyak lagu-lagu bagus di dunia yang belum memiliki kesempatan mendapatkan posisi pertama di chart musik.
"Aku tahu bahwa menjadi nomor satu bukan berarti aku adalah penyanyi terbaik atau laguku yang terbaik. Julukan (ratu chart musik) tersebut terlalu berlebihan bagiku dan aku merasa terbebani. Suatu saat pasti akan ada masa ketika musik-musikku tidak dapat menempati posisi satu lagi," ucapnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan