kumparan
2 Jun 2018 10:33 WIB

Hyoyeon 'SNSD' Ungkap Kesulitan yang Dialaminya Saat Debut

Hyoyeon 'SNSD' (Foto: Facebook @girlsgeneration)
Bagi semua trainee yang dipersiapkan menjadi idola K-Pop, masa-masa debut merupakan hal yang paling diimpikan dan menyenangkan. Akhirnya bisa tampil dan meraih popularitas setelah menjalani masa training yang panjang menjadi alasan utama mereka ingin debut.
ADVERTISEMENT
Namun, tidak semua idola merasakan kebahagiaan saat melangsungkan debutnya. Beberapa dari mereka bahkan ada yang merasa tertekan, seperti yang dialami oleh Hyoyeon 'SNSD'.
Hal ini diungkapkannya saat membintangi reality show 'Secret Sister'. Saat itu, Hyoyeon tampil bersama Wheein 'Mamamoo' dan membahas kehidupan mereka saat debut.
Dilansir Soompi, Wheein mengatakan ia merasakan tekanan untuk berhasil saat melangsungkan debut. Ia dan timnya harus selalu berpikir untuk melakukan yang lebih baik setiap harinya.
"Kami (Mamamoo) tidak dapat merasakan kebahagiaan apa pun saat debut. Itu lebih sejalan dengan 'Kami berhasil. Kami harus melakukan yang lebih baik besok',” ungkapnya.
Berbeda dengan Wheein, Hyoyeon mengungkapkan bahwa ketika menjadi trainee, ia sangat memimpikan saat-saat debut. Pasalnya, ia harus menjalani masa training selama enam tahun yang terkadang membuatnya merasa lelah. Saat melangsungkan debut pertama kali, ia menjadi sering menangis jika mengingat kerja kerasnya selama menjadi trainee.
ADVERTISEMENT
Ketika melihat video klip 'Into A New World' yang merupakan lagu debutnya bersama SNSD, ia kembali mengenang masa lalunya. Dancer utama SNSD ini mengatakan, ia bersama timnya memerlukan waktu selama setahun dan berlatih setiap hari selama 10 jam untuk mempersiapkan lagu 'Into A New World'.
Hyoyeon mengaku sebelum melangsungkan debutnya, ia merasa dirinyalah yang terbaik di SNSD. Dan menyadari jika setiap anggota SNSD punya peran serta bagian masing-masing.
Namun pada saat SNSD debut, Yoona dipilih jadi 'pusat' grup karena penampilannya yang cantik dan tinggi. Hal ini membuatnya merasa semakin tertekan dan awalnya dia tidak bisa menerima, jika ia bukan 'pusat' dalam SNSD.
"Karena hal itu merupakan masa yang paling sulit bagiku. Saat itu aku berharap suatu hari nanti orang-orang menyadari dan melihat kemampuanku," ujar perempuan 28 tahun ini.
ADVERTISEMENT
Video
Harus siap untuk selalu dikomentari orang lain merupakan hal yang biasa dialami para selebriti. Hyoyeon mengatakan sebagai selebriti ia harus mendengar hal-hal yang tidak ingin didengarnya, bahkan terkadang dirinya tidak mendengar hal-hal yang ingin didengarnya.
"Pada awalnya, sangat sulit untuk mengendalikan emosi (sebagai selebriti)," ujarnya.
Hyoyeon kemudian melanjutkan, bahwa ia sering mengendarai sepeda di sekitar sungai Han untuk mengatasi rasa stresnya. Berkeliling menggunakan sepeda kadang membuatnya melupakan penderitaan yang dialaminya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan