kumparan
17 Feb 2019 17:02 WIB

Produser BTS, Pdogg, Jadi Komponis dengan Royalti Tertinggi di 2018

Produser musik, Pdogg, dan BTS. Foto: Instagram/@pdogg428, Twitter/@bts_bighit
Pdogg, produser musik BTS, kembali meraih kesuksesan. Pria ini baru saja dinobatkan sebagai komponis sekaligus penulis lirik dengan royalti terbesar di tahun 2018 oleh Korea Music Copyright Association (KOMCA).
ADVERTISEMENT
Dilansir Yonhap News, hal ini diketahui melalui pengumuman pemenang 'Royalties Awards' oleh KOMCA baru-baru ini. Sejak 2015, KOMCA rutin mengadakan ajang tersebut untuk memberikan penghargaan kepada para musisi dengan pendapatan tertinggi dari royalti di bidang masing-masing.
Dalam penghargaan kali ini, nama Pdogg keluar sebagai komponis dan penulis lirik dengan pendapatan terbesar dari royalti di tahun 2018, dalam kategori musik populer. Ia memenangkan penghargaan ini dan berdiri sejajar dengan pemenang dari bidang lainnya. Misal, dengan Vanilla Man (Jung Jae Won) di bidang aransemen, Park Kyung Hoon di bidang musik tradisional, Lee So Young di bidang musik anak-anak, serta Kim Sung Gyun di bidang musik klasik.
"Kami menggelar penghargaan ini tidak hanya untuk merayakan musisi-musisi yang telah menangkap hati masyarakat, tetapi juga untuk memberikan lebih banyak motivasi kepada musisi yang membuat musik di luar sana," sebut Hong Jin Young, kepala asosiasi tersebut, seperti dikutip Soompi.
ADVERTISEMENT
Video
Pdogg atau Kang Hyo Won adalah salah satu produser musik Big Hit Entertainment yang biasa bekerja sama dengan BTS. Ia telah berpartisipasi dalam pembuatan berbagai musik hits boyband pelantun 'Fire' itu. Beberapa contoh lagu yang turut dibuatnya adalah 'DNA', 'Fake Love', 'IDOL', dan masih banyak lagi.
Sebelumnya, pria ini telah mendapatkan beberapa penghargaan di bidang produksi musik. Misalnya, penghargaan 'Best Producer of the Year' oleh Mnet Asian Music Awards selama 2017 dan 2018, juga penghargaan 'Best Producer' oleh 2018 Asia Artist Awards.
Selamat kepada Pdogg!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan