kumparan
31 Januari 2018 12:25

SM, JYP, dan BigHit Berkolaborasi Ciptakan Platform Distributor Musik

JYP, SM dan BigHit
JYP, SM dan BigHit. (Foto: Wikimedia Commons; Youtube ibighit)
Tiga perusahaan hiburan terkemuka Korea Selatan, SM Entertainment, JYP Entertainment, dan BigHit Entertainment kini berkolaborasi. Bersama perusahaan telekomunikasi Korea Selatan, SK Telecom, ketiga agensi ini bekerja sama dalam hal distribusi musik dan pembentukan platform jasa penyedia musik baru.
ADVERTISEMENT
Pada hari Rabu (31/1), ketiga agensi tersebut menggelar upacara persetujuan bisnis bersama SK Telecom. Persetujuan ini berisi tentang kolaborasi distribusi musik B2B (business-to-business) dan platform jasa penyedia musik B2C (business-to-consumer).
Acara yang dilaksanakan di kantor utama SK Telecom, Seoul, Korea Selatan ini dihadiri oleh General Manager SM Entertainment, Kim Young-min, Representative Director SM, Han Se-min, CEO JYP Entertainment, Jung Wook, serta CEO BigHit Entertainment, Bang Shi-hyuk. Turut hadir pula No Jong-won, Kepala Departemen Unicorn Labs SK Telecom.
Dilansir Soompi, persetujuan ini dibuat untuk membentuk siklus penciptaan konten dan produksi yang baik, juga untuk menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan ramah terhadap pelaku industri musik.
Tujuan lainnya adalah untuk menawarkan jasa penyedia musik yang baru, berbeda, serta menggunakan teknologi termutakhir. Contohnya, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan blockchain atau teknologi mata uang digital.
ADVERTISEMENT
Persetujuan ini akan berlaku sejak Kamis (1/2), konten musik digital dari SM, JYP, serta BigHit akan didistribusikan melalui iriver, anak perusahaan dari SK Telecom.
Metode distribusi yang dilakukan dalam kerja sama ini disebut akan memiliki beberapa perbedaan dengan sistem distribusi tradisional. Misalnya, ketiga agensi hiburan tersebut akan berpartisipasi secara aktif dalam proses distribusi konten, termasuk dalam membentuk peraturan terkait penyediaan dan distribusi, juga dalam pengaplikasian sistem tersebut.
Kerja sama ini diharapkan dapat membantu pengembangan bisnis di industri musik Korea Selatan dalam jangka panjang. Penggunaan teknologi blockchain dipertimbangkan untuk melindungi hak cipta musik, juga untuk meningkatkan transparansi dalam pencatatan transaksi.
Saat ini, baru tiga perusahaan yang tergabung dalam kerja sama ini. Akan tetapi, perusahaan-perusahaan lain diprediksi akan bergabung setelah melihat pelaksanaan dan pengembangan kerja sama.
ADVERTISEMENT
SM, JYP, dan BigHit adalah tiga perusahaan yang menaungi para grup idola yang paling populer di Korea Selatan saat ini. SM Entertainment menaungi grup seperti Super Junior, SHINee, serta EXO, JYP Entertainment menaungi 2PM, Day6, dan Twice. Sementara itu, BigHit Entertainment menaungi BTS.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan