kumparan
10 Februari 2020 8:58

3 Jenis Nutrisi Makro yang Diperlukan untuk Perkembangan Janin

janin - potrait - NOT COV
Ilustrasi perkembangan janin. Foto: Shutterstock
Demi perkembangan janin yang optimal, ibu wajib memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Tentu saja, ada banyak jenis makanan sehat yang bisa dikonsumsi ibu hamil. Namun, makanan yang mengandung nutrisi makro adalah yang wajib dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
Nutrisi makro sendiri dapat ditemukan dalam makanan yang mengandung karbohidrat, protei, dan lemak. Mengkonsumsi makanan itu tak hanya bermanfaat untuk memberikan tenaga bagi ibu, tapi juga untuk menunjang perkembangan janin.
Nah Moms, lebih lanjut, berikut adalah beberapa informasi seputar jenis-jenis nutrisi mikro yang harus dipenuhi ibu hamil.
  1. Karbohidrat
Ilustrasi Beras Merah
Ilustrasi beras merah. Foto: Freepik
Mengutip Parenting First Cry, karbohidrat biasanya dipecah oleh tubuh menjadi gula sederhana seperti glukosa untuk membantu memaksimalkan fungsi otot dan organ vital tubuh. Adapun jenis makanan yang mengandung karbohidrat antara lain, beras, beras merah, roti gandum, ubi jalar, kentang, bayam, brokoli, susu, yoghurt, pisang, jagung manis, dan kacang-kacangan.
Karbohidrat sendiri sangat bermanfaat untuk perkembangan bayi di dalam kandungan Anda, Moms. Seperti membantu pertumbuhan tulang dan gigi, mencegah bayi cacat lahir, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh janin, Moms.
ADVERTISEMENT
Selama kehamilan, Anda wajib untuk mengkonsumsi setidaknya 9-11 porsi karbohidrat perhari dan idealnya setengah dari porsi tersebut berasal dari kacang-kacangan, Moms.
  1. Lemak
Ilustrasi ibu hamil makan ikan
Ilustrasi ibu hamil makan ikan Foto: Shutter Stock
Lemak yang harus ada di dalam makanan Anda adalah lemak yang baik dan meminimalkan lemak buruk. Mengutip Baby Center, makanan yang mengandung lemak baik bila dikonsumi selama kehamilan akan membantu perkembangan otak dan mata janin Anda.
Selain itu, lemak juga membantu plasenta dan jaringan lainnya tumbuh dengan baik, sehingga mencegah kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Lemak yang baik bisa ditemukan di dalam minyak zaitun, kanola, kacang tanah, alpukat, kacang mentega, biji bunga matahari, jagung, dan kacang kedelai.
  1. Protein
ibu hamil makan telur
ibu hamil makan telur Foto: Shutterstock
Selama kehamilan, protein akan membantu perkembangan janin Anda agar bisa tumbuh secara optimal, Moms. Nutrisi ini membantu menumbuhkan jaringan baru, menguatkan sistem kekebalan tubuh janin, membentuk hormon dan enzim, membantu perkembangan otot bayi di dalam kandungan, dan membantu menyalurkan oksigen ke seluruh tubuhnya.
ADVERTISEMENT
Adapun makanan yang mengandung sumber protein adalah daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur, susu, keju, tahu, yoghurt, dan kacang-kacangan. Makanlah tiga atau empat porsi protein setiap hari atau sekitar 70 gram protein dalam menu makanan Anda, Moms.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan