kumparan
17 Maret 2018 9:29

Alpukat, Pilihan Favorit Ibu untuk MPASI

Ilustrasi alpukat (Foto: Pixabay)
Alpukat memiliki banyak manfaat untuk tubuh, tak terkecuali untuk bayi Anda. Menurut sebuah penelitian yang dikutip dari laman Boldsky, alpukat terbukti dapat membantu dan meningkatkan tumbuh kembang bayi.
ADVERTISEMENT
Alpukat juga tepat dijadikan bahan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Tekstur buah alpukat yang lembut dan rasanya yang netral (tidak terlalu manis dan tidak pahit) sangat cocok untuk bayi yang baru mulai mengenal makanan padat pertamanya setelah 6 bulan secara eksklusif disusui.
"Bayi perlu diberi berbagai macam rasa, tekstur, warna dan kombinasi dalam makanan pertama mereka," kata Robert Murray, Profesor di Ohio State University, AS. Meski begitu, makanan pertama bayi harus memiliki rasa asin dan manis yang tidak terlalu pekat agar anak tidak kaget dengan rasa-rasa yang pertama kali ia coba.
Olahan buah alpukat di restoran Avobar (Foto: Dok. Avobar)
Nah, meski rasanya manis, alpukat hanya mengandung kurang dari 1 gram gula per porsi (0,09 g), yang merupakan jumlah paling sedikit bila dibandingkan dengan buah segar lainnya.
ADVERTISEMENT
Tekstur lembut alpukat juga dapat membantu bayi mengembangkan kemampuan mengunyah dan menelan. Selain itu, alpukat juga memiliki kandungan lemak tinggi dan masuk dalam lemak tak jenuh yang sangat baik untuk perkembangan sel otak bayi.
Bayi tersenyum (Foto: THINKSTOCK)
Kandungan nutrisi lainnya yang ada di dalam buah alpukat adalah asam folat. Asam folat dalam alpukat berfungsi untuk perkembangan otot bayi, sehingga mereka bisa bergerak lebih aktif dari biasanya.
Tidak hanya itu, alpukat memiliki kandungan zat besi yang bagus untuk meningkatkan energi pada bayi agar mereka tetap sehat dan aktif. Dan yang terakhir, alpukat juga memiliki kandungan serat yang tinggi sebesar 4 persen untuk melancarkan sistem pencernaannya.
Jadi tak perlu bingung lagi memilih bahan untuk dibuat MPASI hari ini, Moms. Beli alpukat saja!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan